Cara Membuat Website dengan WordPress (7 Langkah Mudah)

Cara Membuat Website dengan WordPress (7 Langkah Mudah)

Website memiliki peranan penting dalam perjalanan suatu bisnis, organisasi, dan bahkan individu. Untuk membuatnya, Anda membutuhkan platform khusus. Dari sekian opsi yang ada, WordPress menjadi salah satu platform yang paling banyak digunakan.

Namun tidak semua orang tahu cara membuat website dengan WordPress. Tapi Anda tidak perlu khawatir, karena langkah-langkahnya sebenarnya cukup mudah. Yup! WordPress adalah CMS yang cukup mudah bagi pemula yang ingin memulai website pertamanya.

Langsung saja yuk, karena di tutorial kali ini kami akan membahas lebih lanjut tentang prosesnya, mulai dari menentukan niche hingga menginstall plugin. Selamat membaca!

Hanya perlu 7 langkah untuk membuat website di WordPress:

  1. Tentukan Jenis dan Niche Website
  2. Temukan Nama Domain
  3. Pilih Web Hosting
  4. Install Platform WordPress
  5. Pilih dan Ubah Tema Website
  6. Install Plugin yang Diperlukan
  7. Optimasi Performa Website

Kalau mau tahu detailnya, mari simak di bawah ini.

Langkah Membuat Website di WordPress

Sebagai seorang pemula, misalnya, apa yang ada di benak Anda ketika membaca artikel tentang cara membuat website di WordPress? Bisa jadi Anda sedang membayangkan betapa sulitnya proses yang harus dilalui.

Padahal sebagai sistem manajemen konten, WordPress sudah memberi kemudahan bagi setiap usernya yang ingin membuat website. Cukup ikuti panduan yang kami jabarkan di bawah ini. Kami jamin website Anda sudah bisa online hanya dalam hitungan jam.

1. Tentukan Jenis Website dan Niche (Topik)

Langkah pertama dan yang paling penting sebelum membuat website dengan WordPress adalah menentukan jenis website, yang bisa berupa blog, website ecommerce, profil perusahaan, dan lain-lain.

Kalau Anda membuat website pribadi, pilihlah topik khusus yang akan menjadi fokus utamanya. Dengan kata lain, pilih tema atau niche untuk konten yang akan dibuat.

Topiknya bisa bermacam-macam, mulai dari fotografi, kisah perjalanan (traveling), hingga kuliner. Pilihlah topik yang benar-benar Anda sukai, karena pasti tidak akan terasa berat untuk melakukan sesuatu yang sudah menjadi hobi.

Terlebih lagi website merupakan proyek jangka panjang. Jangan sampai di tengah jalan Anda merasa terbebani.

Setelah menentukan niche, pikirkan tujuan utama yang ingin Anda capai melalui website yang Anda buat.

Apakah Anda berencana untuk membuat website karena ingin menghasilkan uang online? Atau membuat website karena sekadar ingin mengisi waktu luang? Apa pun tujuannya, Anda harus konsisten sampai akhir.

Pertimbangkan kelompok audiens yang akan menjadi sasaran konten atau website Anda. Coba tanyakan pada sendiri: siapa yang nantinya bisa merasa terbantu dengan tulisan Anda?

Dengan mengetahui target audiens, Anda juga bisa lebih mudah dalam menentukan format, gaya, dan nada penulisan.

2. Temukan Nama Domain

Langkah kedua yang tak kalah pentingnya adalah mencari nama domain. Nama domain merepresentasikan brand dan website Anda. Oleh karena itu, Anda harus mempertimbangkannya secara matang dan memilih dengan cermat.

Nah, mari sama-sama cari kesamaan antara Wikipedia, YouTube, dan Netflix. Benar! Ketiga layanan ini memiliki nama yang singkat dan unik serta mudah diingat, diucapkan, dan diketik di web browser.

Konsep inilah yang harus selalu Anda ingat saat membuat nama domain. Anda tidak ingin, kan, website sepi pengunjung karena namanya susah diingat dan diketik?

Kalau kesulitan menemukan ide nama domain, coba kunjungi website untuk mencari nama domain yang banyak tersedia di internet.

Atau kalau sudah punya ide nama domain, cek melalui tool di bawah ini untuk mengetahui apakah domain incaran Anda masih bisa dimiliki. Cukup masukkan target nama Anda, lalu klik “Cek Domain” atau tekan Enter di keyboard.

Cek Domain Murah

Ketik nama domain yang diinginkan dan segera cek ketersediaannya

Setelah menemukan nama yang pas, segera daftarkan domain incaran Anda. Di Hostinger, ada banyak pilihan, mulai dari domain paling murah seharga Rp16.164, seperti .xyz, .online, dan .store, hingga yang premium seperti .com.

TLD Registrasi Perpanjangan Transfer
.com Rp147900 Rp195900 Rp142900
.co.uk Rp82188 Rp98900 Rp21745
.info Rp57900 Rp286900 Rp241900
.net Rp196181 Rp196181 Rp188900
.xyz Rp28900 Rp203900 Rp139000

3. Pilih Web Hosting

Untuk membuat website dengan WordPress, Anda membutuhkan platform web hosting. Sebelum membeli hosting yang akan digunakan, pertimbangkan dulu beberapa poin di bawah ini:

  • Kebutuhan website Anda – perkirakan resource yang dibutuhkan website Anda, rencana untuk 12 bulan ke depan, dan apakah Anda berniat untuk mengembangkan website dan memperoleh lebih banyak traffic. Misalnya, kalau ingin membuat server game Minecraft, Anda harus memilih layanan Minecraft server hosting dan bukannya shared hosting yang hanya menawarkan sedikit resource.
  • Uptime tinggi – website harus bisa online sepanjang waktu dan tidak sering down. Penting bagi Anda untuk memilih layanan web hosting dengan uptime dan server yang stabil. Misalnya, layanan hosting cloud Indonesia yang servernya terus dipantau 24 jam sehingga website jarang down.
  • Bantuan pelanggan (customer support) – apabila website down atau mengalami kendala, Anda bisa meminta bantuan dari tim customer support.
  • Mudah digunakan – tidak semua pemilik website memahami coding atau punya latar belakang pemrograman. Jadi, pilihlah layanan hosting yang memiliki control panel yang mudah digunakan.
  • Harga bersahabat – website biasanya merupakan proyek jangka panjang. Jadi, Anda harus menghitung jumlah biaya yang akan dikeluarkan. Jangan membuang-buang uang untuk hosting yang tidak bisa memenuhi kebutuhan Anda. Kalau masih awam soal hosting dan baru belajar membuat website, Anda mungkin bisa mencari provider yang menawarkan layanan super murah tapi berkualitas.

Kalau memilih Hostinger, Anda tidak perlu khawatir dengan kelima poin di atas karena kami menawarkan hosting dengan harga yang terjangkau dan berkualitas. Kami juga punya dukungan live chat yang akan menghubungkan Anda dengan tim Customer Support.

Berikut daftar harga paket hosting yang ditawarkan Hostinger:

Hostinger juga menyediakan layanan hosting untuk WordPress. Paketnya beragam dan dilengkapi dengan berbagai tool yang dioptimasi khusus untuk WordPress.

Selain itu, tersedia juga paket gratis bagi yang baru mengenal dunia hosting dan ingin belajar buat website.

4. Install WordPress

Anda tidak perlu repot-repot menginstall WordPress apabila menggunakan control panel Hostinger. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Setelah login ke dashboard Hostinger, klik Kelola pada hosting Anda.
  1. Temukan bagian Website di sidebar kiri hPanel, lalu pilih Instalasi Otomatis.
  1. Setelah itu, temukan WordPress dari opsi yang ditampilkan, lalu klik Pilih di bawahnya untuk memulai proses penginstalan awal.
  1. Isi kolom yang tersedia dengan informasi Anda seperti di bawah ini, lalu klik Selanjutnya kalau sudah selesai. Jangan lupa untuk membuat password yang aman.
  1. Setelah itu Anda akan diminta untuk memilih versi dan bahasa WordPress yang diinginkan beserta opsi jadwal update. Apabila tidak yakin, biarkan semuanya sesuai rekomendasi lalu klik Install.
  1. Tunggu beberapa saat dan Anda pun sudah selesai! Sekarang WordPress sudah terinstal di akun hosting Anda.

5. Pilih dan Ubah Tema Website

Cara membuat website WordPress tak berhenti di langkah penginstalan saja. Anda harus mempercantik tampilannya agar semakin menarik dan berfungsi sepenuhnya.

Apa pun tipe blog atau website yang dipilih, semuanya membutuhkan layout dan tema. Misalnya untuk situs ecommerce, desain web yang diperlukan mungkin akan lebih kompleks daripada blog.

Nah, salah satu keunggulan WordPress adalah platform ini memiliki banyak sekali pilihan tema untuk berbagai jenis website.

Ada yang gratis, ada pula yang berbayar. Beberapa tema WordPress yang gratis di antaranya adalah Zakra, Shapely, dan Flash. Sementara itu, Uncode, Divi, dan X adalah contoh tema berbayar yang kami rekomendasikan.

Anda bisa menjelajahi galeri tema WordPress dan memilih yang paling sesuai dengan keinginan serta kebutuhan Anda.

Untuk menginstall tema, buka Dashboard WordPress dan arahkan kursor ke tab Appearance. Pilih Themes dan klik Add New. Cari tema WordPress yang diinginkan, lalu arahkan kursor pada tema, kemudian klik tombol Install.

Silakan baca artikel kami tentang cara menginstal tema WordPress apabila Anda membutuhkan tutorial yang lebih lengkap dan mendetail.

6. Install Plugin yang Diperlukan

Saat membuat web dengan WordPress, Anda juga harus memilih dan menginstall plugin yang diperlukan. WordPress memiliki sejumlah plugin yang mendukung dan menyempurnakan fungsionalitas situs, seperti kemampuan untuk menambahkan admin, perlindungan dan keamanan website, dan lain sebagainya.

Berikut beberapa contoh plugin WordPress:

  • WooCommerce – plugin untuk membuat web toko online. Pilihan yang tepat bagi para pelaku bisnis online yang ingin menjual produk atau layanan mereka di website berbasis WordPress.
  • Yoast SEO – salah satu plugin terbaik untuk Optimasi Mesin Pencari (SEO). Tulis dan terbitkan konten berkualitas dan teroptimasi mesin pencari.
  • W3 Total Cache – ketika pengunjung membuka website Anda untuk kesekian kalinya, mereka tidak perlu lagi menunggu. Website akan dimuat dengan cepat di browser pengunjung.
  • Keyy Two Factor Authentication – plugin ini akan mengamankan dan melindungi website Anda dari akses yang tidak sah. Pemberitahuan konfirmasi akan dikirimkan melalui perangkat sekunder.

Cara install plugin:

  1. Klik opsi Plugins yang bisa Anda temukan di dashboard WordPress.
  2. Klik tombol Add New yang ada di atas halaman.
  3. Ketik kata kunci atau nama plugin yang Anda inginkan di kolom pencarian. Setelah itu, klik tombol Install New di samping plugin. Apabila sebelumnya Anda sudah mengunduh plugin, klik Upload Plugin. Pilih Choose File untuk menambahkan plugin dari komputer, lalu klik Install Now.
  4. Untuk mengaktifkan plugin setelah proses instalasi berhasil, klik Activate Plugin.

Untuk informasi selengkapnya tentang cara install plugin WordPress, silakan baca artikel ini.

7. Optimasi Performa Website

Mudah, bukan, cara membuat website dengan WordPress?

Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan agar perjalanan online terasa makin menantang tapi menyenangkan adalah membangun audiens.

Dengan kata lain, buatlah website yang mampu mendatangkan traffic. Untuk mewujudkannya, mulailah dengan mempromosikan website di platform media sosial dan menulis konten yang bagus secara rutin.

Install plugin Google Analytics untuk melacak perkembangan website WordPress.

Amati status dan keadaan website dan kenali pembaca konten. Apabila sudah tahu bagaimana orang-orang mengakses dan menggunakan situs Anda, traffic bisa ditingkatkan dengan mudah dan cepat.

Selalu pastikan website WordPress Anda beserta elemennya hadir dalam versi terbaru. Jangan sampai ketinggalan informasi pemeliharaan atau maintenance untuk tema dan plugin serta WordPress secara keseluruhan.

Dengan begitu, Anda bisa memperoleh performa website yang memuaskan, bug yang diperbaiki, fitur baru yang ditambahkan, dan sistem keamanan yang ditingkatkan.

Kesimpulan

Kini Anda sudah tahu cara membuat website di WordPress. Prosesnya tidak rumit, bukan? Meskipun memang ada banyak hal yang perlu Anda ketahui dan lakukan. Berikut 7 langkah membuat website dengan WordPress yang kami rangkumkan untuk Anda:

  1. Tentukan jenis website dan niche (topik) – pilih niche, tentukan tujuan pembuatan website, dan tetapkan target audiens.
  2. Buat nama domain – singkat, sederhana, dan mudah diingat.
  3. Pilih web hosting – Hostinger menawarkan paket web hosting dengan harga terjangkau.
  4. Install WordPress – install WordPress melalui control panel Hostinger.
  5. Pilih tema – sesuaikan tampilan situs dengan konten yang Anda buat. Pilih tema WordPress yang unik dan menarik.
  6. Install plugin – sempurnakan fungsionalitas website dengan penggunaan plugin WordPress.
  7. Optimasi performa – gunakan tool seperti Google Analytics untuk memantau performa website WordPress Anda.

Saatnya membuat website dengan WordPress dan jadikan titik awal kesuksesan Anda di dunia online!

Author
Penulis

Ariata C.

Ariata suka sekali menulis dan menerjemahkan, dan sekarang ini bekerja sebagai translator di Hostinger Indonesia. Lewat artikel dan tutorial yang diterbitkan di blog Hostinger, Ariata ingin membagikan pengetahuan tentang website, WordPress, dan hal terkait hosting lainnya kepada para pembaca.