WordPress

Cara Install WordPress

Cara Install WordPress

WordPress dapat diinstall di berbagai platform, dan untuk itu, bacalah tutorial kami terlebih dulu! Di tutorial ini kami akan membahas cara install WordPress di shared hosting, VPS, dan sistem operasi Mac atau Windows.

WordPress adalah software open source yang gratis dan dapat diinstall melalui akun hosting Anda. Umumnya para webmaster menggunakan WordPress untuk membuat berbagai jenis website. Mulai dari blog sederhana hingga situs e-commerce yang kompleks – apa pun dapat Anda buat di WordPress. Karena mudah dan serbaguna, WordPress menjadi salah satu CMS terpopuler dan paling banyak digunakan. Alasan lain yang membuat WordPress menjadi sangat terkenal di kalangan user dan developer adalah proses install atau setupnya yang mudah.

Langkah-langkah Dasar Install WordPress

  1. Unduh file WordPress.
  2. Upload file WordPress ke akun hosting.
  3. Buat database MySQL dan assign user.
  4. Selesaikan proses konfigurasi WordPress dengan menggunakan 5-minute install wizard.

Keempat langkah di atas merupakan cara manual untuk install WordPress. Sebagian perusahaan web hosting, seperti Hostinger, menawarkan opsi khusus untuk menginstall WordPress dengan memanfaatkan auto-installers. Prosesnya sendiri hanya memakan beberapa menit dan dalam beberapa kali klik saja. WordPress pun selesai diinstall dan diaktifkan di akun hosting Anda.

Tutorial ini ditujukan bagi orang-orang yang ingin membuat website berbasis WordPress. Di sini Anda akan mempelajari cara install WordPress dengan menggunakan auto-installers dan juga metode manual yang langkah-langkahnya cepat – hanya lima menit!

Apa yang Anda Harus Dipersiapkan?

Sebelum mempelajari tutorial ini lebih jauh, Anda harus mempersiapkan:

  • Akses ke control panel hosting.
  • FTP client (opsional).

Cara Install WordPress di Hostinger

Opsi 1 – Install WordPress dengan Auto Installer Hostinger

Setup WordPress di WordPress Hosting Hostinger (pilihan yang cerdas untuk membuat dan mengonlinekan website berbasis WordPress) dengan menggunakan Auto Installer tidak akan membutuhkan waktu lama. Bahkan situs WordPress bisa segera dijalankan dalam beberapa menit:

1. Masuk ke control panel Hostinger dan klik ikon Auto Installer.

2. Ketik WordPress di kolom pencarian. Klik versi terbaru WordPress.

3. Lengkapi hal-hal yang wajib diisi:

  • URL – Alamat website WordPress. Jika Anda hendak mengaktifikan WordPress di root nama domain, maka kolom ini tidak perlu diisi.
  • Language – Pilih bahasa yang ditawarkan WordPress.
  • Administrator Username – Username ini akan digunakan untuk login ke dashboard WordPress.
  • Administrator Password – Password ini akan digunakan untuk login ke admin area WordPress.
  • Administrator Email – Alamat email Anda. Kami sarankan untuk menggunakan email bisnis atau email kantor. Nantinya email ini digunakan sebagai penerima notifikasi dan untuk atur ulang password.
  • Website Title – Judul website WordPress.
  • Website Tagline – Slogan website, biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu web.

4. Klik Install.

Selesai! Kini Anda sudah bisa masuk ke dashboard administrator dan mulai mmbuat website.

Opsi 2 – Install WordPress Secara Manual

Jika Anda merasa tidak nyaman atau mungkin tidak mau menggunakan installer WordPress otomatis, maka alternatifnya Anda harus mempelajari cara install platform CMS ini dengan metode manual. Berikut langkah-langkah yang harus Anda ikuti untuk menyelesaikan install WordPress manual:

  1. Unduh file install WordPress.
  2. Gunakan FTP client untuk mengupload file WordPress ke akun hosting.
  3. Buat database MySQL.
  4. Buka domain di web browser dan jalankan 5-minute installation wizard WordPress.

Langkah 1 – Unduh File Install WordPress

Pertama-tama, unduh versi terbaru WordPress. File install WordPress di-compress ke dalam format arsip .zip. Ekstrak arsip tersebut ke folder mana pun di komputer. Folder WordPress akan muncul, dan di dalamnya memuat file install WordPress.

Langkah 2 – Gunakan FTP Client untuk Mengupload File Install WordPress

Selanjutnya, upload file WordPress yang telah diekstrak ke akun hosting. Ada beberapa cara upload, tapi metode yang paling mudah adalah dengan menggunakan FTP. Di Hostinger, informasi FTP tersimpan di area FTP Access. Jika butuh bantuan untuk membuat koneksi ke FTP, silakan baca tutorial ini.

Informasi FTP Hostinger untuk mulai upload file install WordPress

Buka folder wordress yang ada di FTP client dan upload semua (all) file dari folder tersebut ke akun hosting.

CATATAN: Meskipun kami menggunakan File Zilla untuk mengupload file, Anda bisa mengaktifkan FTP client lainnya. Tidak perlu terpaku dengan jenis FTP yang kami gunakan.

Langkah 3 – Buat Database MySQL

WordPress memungkinkan konten muncul secara dinamis setiap kali pengunjung situs membuka dan mengakses website. Semua informasi tersimpan di dalam database. Untuk itu, Anda pun harus membuat database sebagai tempat penyimpanan informasi.

Database MySQL dapat dibuat di control panel Hostinger -> MySQL Databases. Buka area ini dan masukkan informasi berikut ini:

  • MySQL database nama.
  • MySQL username.
  • Password.

PENTING: Pastikan Anda mencatat informasi database MySQL di media lain – suatu saat informasi ini akan dibutuhkan.

Langkah 4 – Aktifkan 5-minute Installation Wizard WordPress

Pada langkah ini, sebaiknya semua file WordPress harus sudah diupload ke server dan database MySQL juga telah dibuat. Selanjutnya aktifkan installation wizard dengan membuka nama domain di web browser terlebih dulu.

Ada 6 langkah pada 5-minute installation wizard WordPress:

1. Pilih bahasa dan klik Continue.

2. WordPress akan meminta Anda untuk memasukkan informasi database MySQL. Karena Anda sudah buat sebelumnya, maka klik Let’s go!

3. Pada layar yang muncul beberapa detik kemudian, masukkan informasi database MySQL dan hostname MySQL. Untuk hostname MySQL, dapat Anda cari di Member area Hostinger -> MySQL Databases. Klik Submit jika semuanya sudah seelsai.

4. WordPress akan mengecek kemungkinan untuk terhubung ke database MySQL. Apabila tidak ada error, klik Run the install.

5. Masukkan informasi website dan administrator utama, lalu klik Install WordPress:

  • Site Title – Judul website.
  • Username – Username administrator.
  • Password – Administrator password.
  • Your Email – Alamat email administrator.
  • Search Engine Visibility – Jika Anda memberi tanda centang pada opsi ini, maka WordPress akan mencegah search engine untuk tidak crawling website Anda.

6. Proses install WordPress sudah selesai. Klik Login untuk masuk ke admin area WP.

Cara Install WordPress di cPanel Hosting

Apabila provider hosting Anda menawarkan cPanel untuk manajemen akun – maka bagian dari tutorial ini wajib dibaca dengan saksama. Kami akan membahas dua cara yang berbeda untuk setup WordPress di hosting berbasis cPanel.

Opsi 1 – Install WordPress dengan Softaculous Auto Installer

Karena kemudahan install dan maintenance-nya Softaculous menjadi auto installer yang populer di tengah-tengah provider hosting yang menggunakan cPanel. Dengan Softaculous, Anda dapat menginstall berbagai CMS dan Apps hanya dalam beberapa kali klik saja.

Berikut beberapa langkah install WordPress dengan Softaculous:

1. Setelah masuk ke cPanel, cari ikon Softaculous, lalu klik.

2. Klik ikon WordPress. Ikon ini ada di halaman pertama Softaculous.

3. Layar install Softaculous WordPress akan muncul. Di layar ini Anda akan melihat berbagai pengaturan:

  • Choose Protocol – Pilih protokol untuk situs WordPress Anda. Jika sudah lebih dulu menginstall dan mengaktifkan SSL, maka kami sarankan agar Anda menginstall WordPress di protokol HTTPS.
  • Choose Domain – Pilih subdomain atau add-on domain yang Anda punya di cPanel.
  • In Directory – Masukkan direktori install WordPress. Kosongkan pengaturan ini jika Anda hendak install WordPress di root nama domain.
  • Site Name – Buat nama untuk situs WordPress.
  • Site Description – Tulis deskripsi situs.
  • Enable Multisite – Di sini Anda bisa memilih apakah ingin mengaktifkan Multisite WordPress atau tidak. Fitur ini memungkinkan Anda untuk membuat banyak situs berbasis WordPress dengan menerapkan langkah install WordPress yang sama.
  • Admin Username – Pilih username untuk akun administrator.
  • Admin Password – Password untuk akun administrator WP.
  • Admin Email – Masukkan alamat email. Pastikan email yang digunakan adalah email bisnis atau email kantor karena dengan email ini, Anda akan memakainya untuk mengirimkan notifikasi dan juga permintaan atur ulang password.
  • Select Language – WordPress menawarkan berbagai pilihan bahasa. Pilih bahasa yang hendak digunakan.
  • Select Plugins – Pilih plugin yang ingin Anda install dan gunakan.

4. Klik Install, dan Softaculous akan memulai proses install WordPress.

Opsi 2 – Install WordPress Secara Manual di cPanel

Untuk setup WordPress secara manual di cPanel, ada langkah-langkah yang harus Anda ikuti:

  1. Unduh file setup WordPress.
  2. Upload file WordPress dengan menggunakan File Manager cPanel.
  3. Buat database MySQL.
  4. Aktifkan 5-minute installation wizard WordPress.

Langkah 1 – Unduh File Setup WordPress

Versi terbaru WordPress dapat diunduh di website resminya. Klik Download WordPress untuk memulai proses download. Simpan arsip .zip di komputer. Arsip ini akan dibutuhkan di langkah selanjutnya.

Langkah 2 – Upload File WordPress dengan Menggunakan File Manager

Seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya, ada banyak cara untuk mengupload file WordPress ke akun hosting. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan File Manager cPanel:

  1. Masuk ke cPanel dan buka File Manager.
  2. Buka direktori public_html dan klik Upload.
  3. Klik Select File dan pilih arsip .zip WordPress yang telah Anda unduh di langkah pertama.
  4. Jika proses upload berjalan lancar, maka status bar akan berubah warna menjadi hijau. Klik Go Back to “/home/username/public_html”.
  5. Pilih arsip .zip, klik Extract, kemudian Extract File untuk unzip.
  6. File WordPress tersimpan dalam folder wordpress. Jika ingin mengakses blog via http://yourdomain.com/wordpress, maka Anda harus memindahkan file WP ke direktori public_html. Caranya, buka folder wordpress, pilih semua file, dan klik Move.
  7. Hapus wordpress dari file path, tempat di mana file hendak dipindahkan, dan klik Move File(s).
  8. Pilih folder wordpress dan arsip .zip sambil menekan lama tombol SHIFT. Klik Delete.

Langkah 3 – Buat Database MySQL

Ada 2 cara untuk membuat database MySQL di cPanel, yaitu metode manual di area MySQL Databases (silakan baca tutorial ini untuk informasi lebih lanjut) dan penggunaan MySQL Database Wizard. Di tutorial ini, kami akan membuat database MySQL dengan cara kedua:

  1. Buka cPanel dan klik ikon MySQL Database Wizard.
  2. Masukkan nama database MySQL.
  3. Masukkan username dan password. Kami sarankan Anda untuk memanfaatkan tool Password Generator. Secara random, tool ini akan membuat password yang lebih aman untuk Anda. Setelah itu, klik Create User.
  4. Jika ingin memberikan hak akses khusus (privilege) ke user, pilih ALL PRIVILEGES dan klik Next Step.
  5. Selesai! Kini database MySQL berhasil dibuat dan dapat digunakan bersama user lainnya.

PENTING: Catat informasi database MySQL di media lain. Informasi ini akan Anda butuhkan di langkah selanjutnya.

Langkah 4 – Aktifkan 5-minute installation wizard WordPress

Pastikan semua file WordPress telah diupload dan database MySQL sudah berhasil dibuat. Buka nama domain di web browser dan ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Pilih bahasa yang diinginkan dan klik Continue.
  2. Anda akan diminta untuk memasukkan semua informasi yang dibutuhkan agar proses install WordPress manual dapat dimulai. Klik Let’s Go karena Anda sudah punya semua informasi yang dibutuhkan.
  3. Masukkan informasi database MySQL yang telah dibuat di Langkah 3, kemudian klik Submit.
  4. WordPress akan mengecek apakah informasi MySQL yang Anda masukkan sudah benar atau tidak. Klik Run the install.
  5. Anda masih akan diminta untuk memasukkan informasi akun blog dan administrator. Masukkan semua informasi yang dibutuhkan, lalu klik Install. Kami menyarankan agar Anda memasukkan alamat email yang sering digunakan karena email tersebut dipakai untuk mengirimkan permintaan atur ulang password kalau-kalau Anda lupa.
  6. Selamat! Kini Anda sudah berhasil install WordPress secara manual.

Cara Install WordPress di VPS Ubuntu 16.04

Jika saat ini Anda mengaktifkan VPS di Ubuntu 14.04 dan di sisi lain juga membutuhkan cara tercepat dan paling efisien untuk membuat blog, maka menginstall WordPress adalah pilihan yang tepat.

VPS merupakan tool yang sangat berguna bilamana website Anda mendapatkan banyak trafik atau memiliki sejumlah halaman website yang membutuhkan resource tambahan.

Sebelum memulai proses install WordPress, pastikan tiga software di bawah ini sudah terinstall di Ubuntu VPS:

  • Apache Web Server
  • MySQL
  • PHP

Di sini Anda memerlukan SSH client untuk terhubung ke VPS dan juga nano text editor untuk mengedit file konfigurasi WordPress.

Langkah 1 – Install Apache Web Server

Gunakan baris perintah di bawah ini untuk menginstall Apache 2 Web Server di Ubuntu VPS:

sudo apt-get install apache2
sudo service apache2 start

Untuk mengetes apakah Apache sudah berhasil diinstall, buka alamat server ini:

http://serverip_or_domain

Halaman default Apache2 akan muncul.

Halaman Ubuntu default Apache2

Langkah 2 – Install PHP

Jalankan baris perintah di bawah ini untuk menginstall PHP dan juga library yang dibutuhkan di Sistem Ubuntu:

sudo apt-get install php7.0 php7.0-mysql libapache2-mod-php7.0 php7.0-cli php7.0-cgi php7.0-gd

Untuk mengecek apakah PHP sudah berhasil diinstall dan berjalan sebagaimana mestinya, buat file dasar PHP, lalu beri nama test.php di dalam direktori Apache /var/www/html:

sudo nano /var/www/html/test.php

Layar nano editor akan terbuka. Paste kode PHP di bawah ini ke layar tersebut:

<?php
echo "This is a test";
?>

Tekan CTRL+O pada keyboard untuk simpan file. Setelah itu, tekan CTRL+X untuk keluar dari layar.

Buka link http://server_address/test.php. Anda akan lihat adanya tulisan “This is a test” pada layar. Tulisan tersebut menandakan bahwa pemasangan PHP di Sistem Ubuntu berhasil.

Langkah 3 – Install Server Database MySQL

Untuk menginstall server MySQL yang nantinya menyimpan records WordPress, gunakan baris perintah di bawah ini:

sudo apt-get install mysql-client mysql-server

Anda akan diminta untuk membuat password root (administrator) agar bisa mengelola database. Buatlah password yang aman dan kuat, kemudian klik ENTER untuk lanjut ke langkah berikutnya.

Kami sarankan agar Anda meningkatkan keamanan sebelum proses install dijalankan. Gunakan baris perintah di bawah ini untuk menginstall plugin tertentu (termasuk plugin validate_password). Jawab Y (Ya/Yes) untuk semua pertanyaan yang dimunculkan, kecuali pertanyaan yang menanyakan apakah Anda ingin mengubah password root. Jawab N (Tidak/No) untuk pertanyaan mengubah password root tersebut. Kemudian klik Enter.

sudo mysql_secure_installation

Langkah 4 – Install WordPress

Pertama-tama, unduh dan unpack file install. Caranya gunakan baris perintah di bawah ini:

cd /tmp
wget -c http://wordpress.org/latest.tar.gz
tar -xzvf latest.tar.gz

Pindahkan folder tersebut ke direktori Apache Server.

sudo cp -R wordpress/* /var/www/html/

Selanjutnya, ambil kepemilikan file WordPress:

sudo chmod -R 755 /var/www/html/

Langkah 5 – Buat Database WordPress

Login ke MySQL shell:

mysql -u root -p

Untuk membuat database yang diperlukan, Anda harus menjalankan beberapa perintah. Masukkan dan ketik setiap perintah, kemudian tekan ENTER. Ingatlah bahwa Anda harus mengisi value sendiri yang valid untuk placeholder db_name, db_user, dan db_user_password:

CREATE DATABASE db_name;
GRANT ALL PRIVILEGES ON db_name.* TO 'db_user'@'localhost' IDENTIFIED BY 'db_user_password';
FLUSH PRIVILEGES;
EXIT;

Ganti nama wp-config-sample.php ke wp-config.php:

cd /var/www/html/
sudo mv wp-config-sample.php wp-config.php

Perbarui pengaturan menggunakan nano text editor:

sudo nano wp-config.php

dengan memasukkan pengaturan yang dibutuhkan untuk nama database, username MySQL, dan password. Pengaturan baru ini harus sesuai dengan apa yang sudah Anda buat sebelumnya (db_name, db_user, dan db_user_password).

// ** MySQL settings - You can get this info from your web host ** //
/** The name of the database for WordPress */
define('DB_NAME', 'database_name_here');

/** MySQL database username */
define('DB_USER', 'username_here');

/** MySQL database password */
define('DB_PASSWORD', 'password_here');

/** MySQL hostname */
define('DB_HOST', 'localhost');

/** Database Charset to use in creating database tables. */
define('DB_CHARSET', 'utf8');

/** The Database Collate type. Don't change this if in doubt. */
define('DB_COLLATE', '');

Restart Apache dan MySQL:

sudo service apache2 restart 
sudo service mysql restart

Langkah 6 – Menyelesaikan Proses Install WordPress

Masuk ke browser dan akses alamat server. Anda akan melihat layar WordPress 5-minutes install. Masukkan informasi yang dibutuhkan dan selesaikan proses install WordPress.

5-minute installation wizard WordPress di Ubuntu VPS

Selamat! Kini WordPress sudah diaktifkan di Ubuntu 16.04!

Cara Install WordPress di Sistem Operasi Komputer

Jika Anda hendak menginstall WordPress di komputer, maka pastikan testing environment-nya memadai. Environment ini akan memudahkan Anda dalam mengetes setiap perubahan yang dilakukan daripada harus mengonlinekan website terlebih dulu, lalu melihat kesalahan atau error yang terjadi. Selain itu, environment yang memadai juga akan membantu Anda yang masih pemula dalam dunia web hosting dan ingin belajar lebih dalam lagi tentang CMS WordPress. Apa pun alasan dan tujuan yang dimiliki saat ini, install WordPress di komputer punya banyak kelebihan dan kegunaan.

Install WordPress di Mac Menggunakan MAMP

Untuk menginstall WordPress di sistem operasi Mac, kita akan menggunakan MAMP. MAMP adalah singkatan dari Macintosh, Apache, MySQL, PHP. Tool ini memungkinkan Anda untuk mengaktifkan local PHP dan server MySQL. Singkatnya, tool ini menyediakan semua kebutuhan yang Anda perlukan untuk mengetes environment WordPress di komputer. Ada banyak cara untuk menginstall WordPress di komputer, tapi dengan MAMP-lah semuanya akan terasa lebih gampang dan juga efisien.

Langkah 1 – Install MAMP

Pertama-tama, unduh dan install MAMP di Mac. Kami akan menggunakan MAMP versi 4.4.1 sebagai contohnya.

Install WordPress dengan MAMP

Installation wizard mudah dilakukan, tidak ‘ribet’, dan tidak perlu setup pengaturan sendiri. Selesaikan langkah-langkahnya sampai selesai.

MAMP berhasil diinstall

Langkah 2 – Mengonfigurasikan MAMP

Langkah selanjutnya adalah setup software. Agar prosesnya lebih mudah, kami akan menggunakan port dan pengaturan default yang ada di MAMP. Di langkah ini kita hanya harus membuat database. Untuk membuat database, buka MAMP dan klik Start Server. Setelah itu, pilih Open WebStart page.

Menjalankan server MAMP

Buka Tools -> phpMyadmin.

MAMP phpMyAdmin

Setelah phpMyadmin terbuka, klik New dan buat database untuk WordPress. Di sini kami akan menggunakan w0rdpr3ss.

Membuat database WordPress dengan MAMP phpMyAdmin

Selanjutnya setup WordPress di komputer.

Langkah 3 – Menjalankan Pemasangan WordPress

Untuk install WordPress, unduh dan ekstrak versi terbarunya. Root dokumen MAMP default adalah Applications/MAMP/htdocs. Di dokumen inilah Anda harus meletakkan file WordPress.

Memindahkan folder install WordPress ke root dokumen MAMP

Ketikan localhost:8888 pada browser untuk membuat installation wizard WordPress.

Install WordPress di komputer via MAMP

Berikut informasi database untuk menginstall WordPress:

  • Database name – value yang Anda buat di langkah 2. Pada contoh yang kami gunakan, value tersebut ditulis w0rdpr3ss.
  • Username – root.
  • Password – root.
  • Database Host – localhost.
  • Table Prefix – secara default, value ini adalah wp_. Namun, Anda bisa mengubah value tersebut untuk alasan keamanan.

Selesaikan langkah-langkah berikutnya dan Anda pun bisa mengetes WordPress di komputer.

Install WordPress di Windows Menggunakan WampServer

Untuk menginstall WordPress di komputer Windows, kami akan menggunakan WampServer. WampServer adalah singkatan dari Windows, Apache, MySQL, PHP. Software ini adalah tool terbaik untuk setup WordPress di komputer Windows.

Langkah 1 – Install WampServer

Pertama-tama, unduh dan install WampServer di komputer. Installation wizard-nya mudah diikuti dan tidak ada konfigurasi yang harus dibuat atau bahkan diatur sendiri. Anda cukup menjalankan langkah-langkahnya sampai selesai. Pada subbab ini, Anda harus menyiapkan default browser dan text editor yang nantinya digunakan untuk mengelola WampServer.

Langkah 2 – Membuat Database untuk WordPress

Sebelum menginstall WordPress, kita harus membuat database terlebih dulu. Buka WampServer dari taskbar dan jalankan phpMyadmin.

Toolbar WampServer

Layar login akan muncul dan di sanalah Anda harus memasukkan informasi berikut ini:

  • Username: root
  • Password: (kosongkan)

Layar login WampServer phpMyAdmin

Buka Databases dan buat database yang dibutuhkan situs WordPress.

Buat database WordPress dengan menggunakan Wamp phpMyAdmin

Selesai! Kini saatnya setup WordPress di komputer.

Langkah 3 – Menjalankan Pemasangan WordPress

Unduh versi terbaru WordPress dan jalankan pemasangannya. Upload dan ekstrak filenya ke direktori C:/wamp64/www yang ada di komputer. Folder tersebut adalah root dokumen Anda.

Ekstrak folder install WordPress ke root Wamp

Setelah proses ekstrak selesai dilakukan, kini saatnya install WordPress. Buka browser, masuk ke localhost/wordpress, dan pilih bahasa yang hendak digunakan. Anda kemudian akan diminta untuk memasukkan informasi database.

Install WordPress di komputer via WampServer

Lengkapi informasi database berikut ini:

  • Database name – masukkan nama yang telah Anda buat di langkah 2. Di sini kami menggunakan nama w0rdpr3ss.
  • Username – root.
  • Password – kosongkan saja (empty).
  • Database Host – localhost.
  • Table Prefix – pengaturan defaultnya wp_. Namun, Anda bisa mengubahnya untuk alasan keamanan.

Selesaikan langkah-langkah selanjutnya, dan WordPress otomatis terinstall di komputer Windows Anda.

Setup yang Harus Dilakukan Setelah Install WordPress

Install WordPress hanyalah satu dari sekian langkah serta proses dalam perjalanan Anda sebagai pemilik website. Bahkan WordPress menjadi pintu bagi Anda untuk mengejar berbagai kesempatan yang menunggu di depan.

Salah satu keunggulan WordPress adalah usernya atau Anda bebas mengkustomisasi website dari berbagai sisi, tentunya dengan cara apa pun yang dianggap nyaman dan mudah. Ada banyak opsi yang tersedia untuk mengelola website, entah itu menginstall plugin pihak ketiga agar situs memiliki performa lebih baik dan lebih cepat atau mengutak-atik tampilan situs agar terlihat lebih menarik serta profesional.

Install Tema WordPress

Mulailah mengelola website dengan menginstall tema WordPress terlebih dulu. Pilih tema yang sesuai dan mampu merepresentasikan situs Anda secara keseluruhan. Ada banyak pilihan tema di WordPress, tapi karena Anda masih pemula, maka tema default bisa jadi opsi terbaik. Hanya saja, terkadang tema default seperti ‘membatasi’ kreativitas Anda dalam memberikan tampilan terbaik dan menarik bagi website. Karena itulah, Anda perlu menginstall tema yang dapat diedit dan dikonfigurasikan sesuai dengan kebutuhan website untuk memaksimalkan retensi user. Dengan tema yang dikustom sendiri, Anda pun dapat menampilkan informasi yang mendetail – kelebihan yang membuat website Anda terlihat berbeda dari kompetitor. Dengan begini, menjaring pelanggan dan klien baru pun akan terasa menyenangkan.

Install tema WordPress

Di WordPress tersedia ribuan tema baik yang gratis maupun berbayar (premium). Cara termudah untuk menginstall tema baru adalah dengan masuk ke Direktori Tema WordPress. Di dalam direktori ini, Anda bisa mencari tema gratis dan menginstall serta menerapkannya dengan cepat ke website. Untuk mengaktifkan tema, buka admin panel WordPress dan pilih Appearance. Anda kemudian akan diarahkan ke halaman Themes – klik Add New. Untuk informasi selanjutnya tentang install tema WordPress, silakan baca tutorial ini.

Install Plugin WordPress

Untuk memaksimalkan fungsi website, Anda tentu memerlukan berbagai fitur. Meskipun kita sudah tahu bahwa, untuk standar sistem manajemen konten, WordPress kaya akan fitur, tetap saja yang ditawarkannya masih kurang ideal, apalagi kalau Anda ingin mengeluarkan semua potensi yang ada pada framework ini.

Install plugin WordPress

Plugin adalah ekstensi bagi situs WordPress dan biasanya digunakan untuk berbagai tujuan. Tool ini tersedia di dalam Direktori Plugin WordPress dan memiliki sejumlah fungsi, misalnya untuk kontrol admin panel, optimasi SEO, status dan analytics situs, menaikkan performa dan kecepatan website, atau mengupgrade fungsionalitas situs secara keseluruhan. Sama seperti ketika hendak menginstall tema baru, cara termudah untuk menginstall plugin adalah dengan masuk ke admin panel. Di area dashboard, pilih Plugins, lalu klik Add New. Untuk informasi selanjutnya tentang install plugin, silakan baca tutorial ini.

Kesimpulan

Di tutorial ini Anda sudah mempelajari cara install WordPress baik dengan metode manual maupun menggunakan auto-installers. Sebelum mengonlinekan blog, mungkin ada baiknya Anda membaca beberapa artikel kami di bawah ini:

Tentang penulis

Ariata C.

Ariata suka sekali menulis dan menerjemahkan, dan sekarang ini bekerja sebagai translator di Hostinger Indonesia. Lewat artikel dan tutorial yang diterbitkan di blog Hostinger, Ariata ingin membagikan pengetahuan tentang website, WordPress, dan hal terkait hosting lainnya kepada para pembaca.

1 Komentar

Klik di sini untuk menulis komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dapatkan harga hemat!

Web Hosting Gratis Domain mulai dari

Rp.10.275
/bln