Domain

Cara Membeli Domain di Hostinger (Beserta Cara Registrasi)

Cara Membeli Domain di Hostinger (Beserta Cara Registrasi)

Setiap website membutuhkan nama dan alamat yang unik serta berbeda dari website lainnya. Untuk mendapatkan nama yang dimaksud, terlebih dulu Anda harus mengerti dan paham cara membeli domain. Untungnya, sekarang ini registrasi domain tidak begitu susah. Bahkan beli domain menjadi salah satu langkah terpenting yang harus Anda lakukan pertama kalinya saat membuat website.

Singkatnya, untuk membeli nama domain, Anda harus:

  1. Pilih registrar domain tepercaya (misalnya, Hostinger).
  2. Cek ketersediaan domain dengan fitur cek domain.
  3. Cari nama domain yang diinginkan.
  4. Pilih salah satu nama domain yang menurut Anda terbaik.
  5. Selesaikan pemesanan Anda dan lengkapi registrasi domain.
  6. Verifikasi kepemilikan atas domain Anda yang baru.

Melalui tutorial ini, selain cara membeli domain, kami juga akan menjelaskan tips membeli domain.

Pro tip: Anda bisa mendapatkan nama domain gratis jika membeli paket web hosting dengan durasi 12 bulan atau kelipatannya. Dengan cara ini, Anda bisa berhemat dan sekaligus mendapatkan semua hal yang dibutuhkan untuk membuat dan mengonlinekan website!

9 Tips Membeli Domain

Sebelum beli domain, sebaiknya lakukan riset singkat terlebih dulu. Domain yang kemudian akan menjadi nama website merupakan hal pertama yang terlihat oleh para user saat mengakses situs Anda. Berikut beberapa tips membeli domain yang layak untuk Anda terapkan:

  1. Lakukan riset. Kami menyarankan Anda untuk mempelajari niche dan mencari tahu apa yang diinginkan oleh kebanyakan user. Selain itu, Anda dituntut untuk memiliki pemahaman atau pengetahuan akan keyword terpopuler. Sisanya, fitur pencarian domain akan mencarikan nama domain yang menceriminkan proyek atau bisnis Anda.
  2. Buat nama domain yang unik tapi mudah untuk diingat. Jangan buat nama domain yang terlalu panjang atau susah diucapkan bahkan diingat. Pastikan nama domain Anda nantinya tetap singkat. Karena domain yang mudah diingat mampu menarik lebih banyak pengunjung.
  3. Jika memungkinkan, buat nama website dengan ekstensi .com. Saat ini, .com menjadi salah satu ekstensi nama domain yang paling populer dan banyak digunakan. Cobalah untuk membeli nama domain dengan ekstensi .com terlebih dulu. Biasanya sebagian besar pengguna web lebih mudah mengingat nama website dengan ekstensi .com.
  4. Mengecek hak cipta. Agar tidak terjadi pelanggaran hak cipta, sebaiknya daftarkan nama domain yang tidak populer atau tidak sama dengan domain suatu perusahaan atau lembaga. Ada berbagai tool online untuk mengecek informasi hak cipta terhadap suatu domain.
  5. Nama domain tidak boleh memuat angka dan tanda penghubung. Angka dan tanda penghubung memang menjadikan nama domain website Anda terlihat lebih bervariasi. Hanya saja, penggunaan angka dan tanda penghubung lebih sering memberikan risiko daripada manfaat. Sebagai contoh, user bisa saja salah mengetikkan angka nol (0) dengan huruf (O) atau angka (2) dengan kata (dua). Karena itulah, sebaiknya hindari penggunaan angka dan tanda penghubung di nama domain.
  6. Persiapkan alternatif nama domain. Tidak menutup kemungkinan bahwa hampir sebagian besar orang salah mengetikkan alamat website. Pastikan Anda sudah mempersiapkan beberapa alternatif nama domain sehingga meskipun user mengetikkan nama yang salah, mereka tetap diarahkan ke beranda utama situs yang resmi. Misalnya, Anda ingin mengakses situs resmi Amazon tapi malah mengetikkan amzon.com. Alih-alih masuk ke halaman tidak ditemukan, Anda diarahkan ke website resmi Amazon. Sama halnya jika Anda ingin mengetikkan Facebook, tapi yang malah fb.com. Tetap saja Anda akan diarahkan ke beranda utama Facebook.
  7. Riset platform media sosial. Setelah tahu nama domain seperti apa yang diinginkan, maka langkah selanjutnya adalah mencari tahu informasi terkait di platform media sosial, seperti Twitter, YouTube, Instagram, atau Facebook. Meskipun sebelumnya tidak ada niat untuk mencari informasi lebih di media sosial, tak ada salahnya kali ini Anda memanfaatkan platform tersebut untuk memastikan bahwa nama domain Anda belum dipakai oleh user lain.
  8. Investasi jangka panjang. Website dan domain merupakan bentuk investasi jangka panjang. Karena itulah, jangan membuat nama domain berdasarkan apa yang tengah menjadi trend saat ini. Buatlah nama domain yang unik dan berbeda dari domain lainnya.
  9. Diskusikan ide Anda. Apabila Anda merasa bingung untuk memilih mana nama domain yang terbaik untuk website Anda, maka Anda bisa meminta bantuan dari siapa pun, misalnya teman, keluarga, atau rekan kerja. Siapa tahu mereka bisa mengusulkan nama yang unik untuk domain?

Cara Membeli Domain (dalam 5 Langkah)

Setelah mengetahui tipsnya, sekarang saatnya membeli dan mendaftarkan nama domain yang Anda inginkan. Bagaimana, sih, cara beli domain? Berikut langkah-langkahnya.

Langkah 1 – Manfaatkan Fitur Cek Domain

Sebelum memutuskan untuk membeli nama domain, cek terlebih dulu ketersediaannya di registrar. Jika Anda ingin beli domain di Hostinger, kami punya tool untuk mengecek apakah domain yang Anda inginkan ada atau sudah digunakan oleh pengguna lain.

Cara membeli domain dengan memanfaatkan tool pengecek ketersediaan domain

Langkah 2 – Cari Nama Domain yang Diinginkan

Masukkan nama domain yang Anda inginkan di kolom pencarian dan klik Cek Domain. Tool cek domain akan menampilkan daftar berbagai nama domain yang tersedia dan dapat Anda daftarkan.

Mencari nama domain yang tersedia

Langkah 3 – Pilih Domain

Setelah mendapatkan nama domain yang diinginkan, maka langkah berikutnya adalah melanjutkan proses registrasi dengan mengklik Tambahkan ke Cart.

Domain ditambahkan ke cart

Jika Anda merasa domain yang dipilih sudah sesuai keinginan, maka silakan checkout dan pilih metode pembayaran, kemudian selesaikan pembayaran.

Pilih metode pembayaran untuk beli domain

Langkah 4 – Registrasi Domain

Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan diarahkan ke control panel. Pada control panel, Anda akan melihat setup box di mana Anda diwajibkan untuk melaukan registrasi nama domain.

Setup nama domain

Pastikan Anda mengisi kolom yang kosong dengan informasi yang benar. Nantinya informasi tersebut disimpan di database kepemilikan resmi domain, atau yang disebut WHOIS.

Formulir registrasi nama domain

Submit informasi yang dimasukkan dan registrasi domain akan diproses.

Langkah 5 – Verifikasi Kepemilikan Domain Baru Milik Anda

Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah memverifikasi kepemilikan domain melalui alamat email yang Anda gunakan pada saat pendaftara. Email verifikasi akan segera dikirimkan setelah proses setup domain selesai.

Jika email verifikasi tak juga masuk ke inbox Anda, maka Anda bisa mengirim kembali permintaan dari control panel. Sebaiknya pengiriman kembali permintaan dilakukan secepatnya karena jika Anda menunda selama 15 hari atau lebih, domain baru Anda akan ditangguhkan oleh registrar.

Verifikasi kepemilikan domain

Sekarang Anda sudah tahu cara membeli domain dan menyelesaikan proses registrasi awal.

Bacaan Terkait

Ingin mengetahui lebih banyak tentang nama domain dan apa yang harus dilakukan untuk membuat website? Bacalah beberapa artikel dan tutorial terkait:

Kesimpulan

Melalui tutorial ini Anda sudah mempelajari cara membeli domain di Hostinger. Langkah dan proses untuk beli domain memang mudah, tapi susahnya ketika Anda harus memikirkan nama domain yang unik dan menarik, serta pada saat Anda memilih ekstensi yang tepat. Semoga informasi beserta tips membeli domain yang telah kami jabarkan bisa memudahkan Anda dalam menentukan nama domain terbaik.

1 Komentar

Klik di sini untuk menulis komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Gabung bersama ratusan ribu pelanggan di seluruh dunia

dan dapatkan tutorial baru langsung di email Anda

Please wait...

Abone olduğunuz için teşekkürler!

Dapatkan harga hemat!

Web Hosting Gratis Domain mulai dari

Rp.10.275
/bln
[href]
[href]