9 Cara Memulai Bisnis Online untuk Pemula Sampai Berhasil!

9 Cara Memulai Bisnis Online untuk Pemula Sampai Berhasil!

Transaksi online terus meningkat setiap tahunnya, bahkan diperkirakan melampaui $7 triliun pada tahun 2025. Tentu saja, bisnis online pun menjadi ladang cuan yang menjanjikan bagi para calon wirausahawan. Apalagi, kini siapa pun bisa memulai bisnis online di rumah dengan banyaknya platform yang tersedia.

Nah, kalau Anda ingin memulai bisnis online yang sukses tapi belum tahu harus mulai dari mana, artikel ini akan memandu Anda. Kami akan membahas semuanya, mulai dari memilih bidang bisnis hingga menyiapkan platform bisnis online.

Kami juga akan membagikan ide bisnis online terbaik untuk membantu Anda mencari inspirasi dan menjelaskan keuntungan memulai bisnis online yang sebaiknya tidak Anda lewatkan. Langsung saja, simak selengkapnya di bawah ini yuk!

Apa Keuntungan Memulai Bisnis Online?

Pertumbuhan industri e-Commerce termasuk sebagai yang paling stabil beberapa tahun belakangan ini. Penjualan online bahkan diproyeksikan mencapai 20,8% dari penjualan ritel di seluruh dunia pada tahun 2025 berkat meningkatnya tren belanja online.

Salah satu faktor utamanya adalah mudahnya memulai bisnis ini bagi calon penjual baru. Tersedianya berbagai platform jualan online, termasuk website, mendorong pemilik usaha kecil untuk memperluas jangkauan online mereka tanpa harus menguasai skill teknis.

Hasilnya, kini ada semakin banyak brand yang go online untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat, yang turut meningkatkan angka penjualan global.

Model bisnis online memiliki beberapa keuntungan dibandingkan dengan bisnis tradisional. Misalnya, bisnis online lebih mudah mengikuti tren pasar dan umumnya bisa dimulai dengan modal kecil. Selain itu, proses penjualan dan pemasaran yang bisa dilakukan secara otomatis memungkinkan penjual mengatur tokonya seiring dengan pertumbuhan bisnis.

Berikut adalah beberapa keuntungan untuk memulai usaha sendiri:

  • Toko tersedia sepanjang waktu – hadirkan pengalaman pelanggan yang lancar sepanjang waktu untuk menjangkau lebih banyak audiens tanpa harus mempekerjakan karyawan atau terhalang ruang dan waktu.
  • Operasional bisnis yang lebih fleksibel hasilkan uang secara online dari mana saja, baik sebagai pekerjaan sampingan maupun pekerjaan penuh, asalkan ada akses internet. Anda bisa mengatur jam kerja sendiri untuk mencapai keseimbangan yang lebih baik antara kehidupan pribadi dan pekerjaan.
  • Perencanaan dan keputusan berdasarkan data – tersedia tool dan software untuk memperoleh dan menganalisis data yang berguna untuk mengambil keputusan yang tepat dalam pengembangan produk, strategi pemasaran, dan meningkatkan pengalaman pelanggan.
  • Ramah lingkungan – bisnis online biasanya memiliki jejak ekologi yang lebih rendah daripada bisnis tradisional karena membutuhkan lebih sedikit ruang dan sumber daya.
  • Peluang pasar lebih spesifik – jangkauan internet yang luas membantu brand e-Commerce menargetkan pasar khusus yang mungkin tidak tersentuh oleh bisnis tradisional.
  • Aliran pendapatan yang lebih beragam – terapkan berbagai model pendapatan, seperti langganan, produk digital, affiliate marketing, dan iklan online untuk mendiversifikasi sumber pendapatan dan meningkatkan profitabilitas.

Cara Memulai Bisnis Online yang Sukses

Setelah mengetahui manfaat berjualan secara online, mari lanjutkan ke langkah-langkah utama untuk memulai dan menjalankan bisnis online Anda.

1. Tentukan Bidang Bisnis Online

Penting untuk memilih niche atau ide bisnis online yang tepat agar usaha Anda bisa berhasil dalam jangka panjang. Bidang bisnis akan membantu menentukan target audiens dan strategi pemasaran Anda, serta memengaruhi keberlanjutan bisnis secara keseluruhan.

Tentukan niche dengan merumuskan ide-ide bisnis berdasarkan minat dan keahlian Anda, permintaan pasar, dan potensi keuntungannya. Kemudian, selaraskan dengan kebutuhan pelanggan untuk memastikan bisnis Anda menawarkan manfaat yang jelas, serta membantu Anda membangun kredibilitas. Melakukan hal-hal yang disukai juga akan membantu Anda tetap termotivasi dan menemukan inovasi.

Misalnya, kalau tertarik pada bidang olahraga, Anda bisa menyediakan program latihan dan fitness online. Built By Nando adalah salah satu contoh bisnis online sukses di bidang ini, menyediakan program fitness online dan suplemen untuk orang-orang yang menerapkan gaya hidup sehat.

2. Lakukan Riset Pasar

Setelah menentukan bidang bisnis, kumpulkan data tentang calon pelanggan dan kompetitor untuk menilai permintaan pasar dan tren industri utamanya. Riset pasar online membantu Anda menyesuaikan produk atau layanan untuk memenuhi kebutuhan target audiens dan tetap bisa bertahan di tengah ketatnya persaingan.

Untuk melakukan riset pasar, Anda bisa mengikuti metode umum di bawah ini serta mempelajari informasi spesifik yang dihasilkannya:

  • Survei dan kuesioner – ideal untuk mengidentifikasi preferensi calon pelanggan, masalah utama yang mereka hadapi, dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian mereka.
  • Analisis kompetitor – mencari tahu keunggulan, kelemahan, strategi harga, dan penawaran produk dari bisnis lain untuk mengidentifikasi kesenjangan pasar.
  • Riset sosial – dapatkan informasi terbaru tentang tren, sentimen pelanggan, dan kebutuhan yang muncul di bidang bisnis Anda dari jejaring sosial dan forum.

Selanjutnya, tentukan target pasar Anda menggunakan tool analisis seperti Google Analytics, Facebook Insights, dan platform riset kata kunci. Data ini bisa membantu Anda memahami perilaku belanja online, volume pencarian, demografi, dan minat audiens.

3. Kembangkan Unique Value Proposition

Unique Value Proposition (UVP) atau proposisi nilai unik adalah pernyataan yang menjelaskan manfaat penawaran Anda, bagaimana Anda akan membantu pelanggan memenuhi kebutuhannya, dan apa yang membedakan Anda dari pesaing. Nilai ini membantu calon pelanggan memahami mengapa mereka harus memilih brand Anda dibandingkan dengan yang lain.

Sebagai contoh, UVP Dropbox yang berbunyi “Your stuff, anywhere” menyoroti fitur aksesibilitas file di seluruh perangkat. Sementara itu, UVP Coursera, “Learn without limits,” menjelaskan brand mereka sebagai platform belajar yang bisa diakses di mana saja.

UVP yang menarik harus memiliki minimal salah satu dari elemen berikut:

  • Kebutuhan pelanggan – produk atau layanan Anda bisa mengatasi masalah target pasar.
  • Manfaat khusus – tentukan hal-hal yang menjadi keunikan produk atau layanan Anda dan keunggulannya dibandingkan dengan pesaing.
  • Kredibilitas dan kepercayaan – termasuk dukungan, sertifikasi, atau rekam jejak yang baik untuk membantu membangun kepercayaan.
  • Hubungan emosional – ceritakan keuntungan dan pengalaman pribadi yang bisa dirasakan dari produk atau layanan Anda dengan memanfaatkan hal-hal yang memotivasi keputusan pelanggan.

Pastikan UVP Anda mudah diingat dan mudah dipahami. Hindari penggunaan jargon atau bahasa yang rumit, yang pada akhirnya hanya akan membuat UVP Anda sulit diingat.

4. Pertimbangkan Aspek Hukum terkait Bisnis Online

Sama seperti bisnis fisik, perusahaan online juga harus mengikuti hukum yang berlaku di negara tempatnya beroperasi sesuai jenis bisnis yang dikelola.

Persyaratan hukum dasar pada umumnya meliputi:

  • Pendaftaran usaha – Anda mungkin perlu mendaftarkan usaha online Anda pada lembaga terkait, tergantung pada lokasi dan struktur bisnis Anda.
  • Lisensi bisnis – perusahaan Anda mungkin memerlukan lisensi dan izin untuk berjualan secara online kalau beroperasi di industri yang diatur oleh undang-undang, atau berbentuk kepemilikan perseorangan atau perseroan terbatas (PT).
  • Pendaftaran pajak – penuhi persyaratan pajak dengan mendapatkan NPWP badan usaha atau izin pajak lainnya sesuai kebutuhan.

Apabila bisnis baru Anda nantinya akan menyimpan informasi pribadi pelanggan untuk iklan atau tujuan lain, Anda harus mematuhi undang-undang perlindungan data dan privasi, misalnya GDPR di Eropa. Jelaskan informasi ini di halaman kebijakan privasi Anda terkait cara Anda mengumpulkan, menggunakan, menyimpan, dan melindungi data pelanggan.

Anda juga harus memiliki syarat dan ketentuan layanan untuk bisnis online Anda. Perjanjian hukum ini melindungi hak-hak Anda, membatasi tanggung jawab, dan menjelaskan ketentuan layanan kepada pengguna.

Berkonsultasilah dengan ahli hukum setempat sebelum menentukan struktur bisnis guna memastikan Anda mematuhi undang-undang yang berlaku. Saran mereka juga bisa membantu melindungi kepentingan bisnis dan kekayaan intelektual Anda, termasuk brand dan hak cipta, dalam jangka panjang.

Tahukah Anda?

Hostinger Website Builder menyediakan template untuk membantu Anda membuat halaman legal untuk kebijakan privasi serta syarat dan ketentuan layanan tanpa ribet. Cukup tinjau dan sesuaikan pedomannya guna memastikan kepatuhan bisnis Anda terhadap hukum yang berlaku.

5. Pilih Platform Bisnis Online

Setelah menemukan ide bisnis online dan memastikan persyaratan hukumnya, sekarang saatnya Anda memilih platform untuk berjualan online. Ada beberapa platform yang bisa Anda pilih, termasuk marketplace pihak ketiga dan website sendiri.

Rekomendasi kami, Anda sebaiknya membuat website bisnis online sendiri karena akan lebih fleksibel tanpa harus mengikuti ketentuan platform pihak ketiga, sekaligus membantu Anda meningkatkan branding bisnis.

Tidak perlu khawatir kalau Anda belum memiliki pengetahuan teknis untuk membuat website. Tersedia pilihan platform yang memungkinkan Anda membuat website dengan mudah tanpa coding, seperti CMS dan website builder.

CMS atau sistem manajemen konten adalah aplikasi yang memungkinkan Anda mendesain dan menambahkan fungsi pada website menggunakan tema dan plugin. CMS sangat mudah disesuaikan dan bisa diatur sesuai kebutuhan, tapi Anda perlu membeli nama domain dan web hosting sendiri.

Sementara itu, website builder biasanya sudah menyertakan semua layanan yang diperlukan dalam paket langganannya untuk mengonlinekan website. Tool dan fitur bawaannya mudah digunakan, bahkan bagi pemula yang belum memahami cara membuat website. Anda bisa menyesuaikan paket dengan melakukan upgrade atau downgrade sesuai kebutuhan.

Apabila ingin mencari tahu kelebihan dan kekurangan setiap platform tersebut, Anda bisa menyimak artikel kami tentang perbedaan CMS dan website builder.

Dengan Website Builder Hostinger, Anda bisa membuat website hanya dalam hitungan menit berkat teknologi kecerdasan buatan (AI) yang disertakan. Desain website Anda sendiri menggunakan template siap pakai atau manfaatkan AI untuk merancang desain khusus sesuai kebutuhan brand Anda.

Sebagai website builder toko online terbaik, Hostinger Website Builder menawarkan fitur-fitur berikut ini:

  • Fungsi toko online – tersedia tool terintegrasi seperti daftar produk, keranjang belanja, dan payment gateway yang aman untuk transaksi online yang lancar.
  • Galeri template website – gunakan template e-Commerce buatan desainer untuk membuat website yang mobile-friendly.
  • Editor drag-and-drop – atur ulang dan sesuaikan elemen website dengan mudah tanpa perlu coding, cukup dengan menggeser dan meletakkan elemen di layar.
  • Tool AIbuat logo brand Anda, pantau perilaku pengguna dengan heatmap, serta buat deskripsi produk yang unik dan postingan blog dalam satu platform.
  • Optimasi mesin pencari (SEO) – mungkinkan website Anda muncul di halaman hasil mesin pencari untuk menarik lebih banyak pelanggan dan meningkatkan potensi penjualan.
  • Integrasi media sosial – maksimalkan strategi social media marketing dengan menambahkan ikon sosial, feed, dan tombol share ke toko online Anda.
  • Analisis dan pelaporan – manfaatkan tool analisis bawaan kami atau integrasikan website Anda dengan Google Analytics untuk melacak traffic web dan memantau perilaku pengguna.
  • Dukungan pelanggan – Tim Customer Success Hostinger menyediakan dukungan 24/7 dalam lebih dari 10 bahasa melalui live chat dan email.

Di samping itu, layanan hosting kami sudah menyertakan website builder dan nama domain gratis sehingga Anda hanya perlu memilih paket web hosting yang paling sesuai dengan kebutuhan toko online Anda.

6. Persiapkan Proses Operasional Bisnis

Bisnis yang sukses membutuhkan kerangka kerja operasional yang solid. Hal ini termasuk mempersiapkan sistem pembayaran online, manajemen stok barang, dan penjadwalan, tergantung pada model bisnis Anda.

Mulailah dengan memilih payment gateway yang andal untuk diintegrasikan ke website Anda. Gateway yang aman dan mudah digunakan akan turut mempermudah proses checkout dengan berbagai opsi pembayaran, membantu pelanggan melakukan transaksi.

Dengan Website Builder Hostinger, Anda bisa menerima pembayaran online melalui PayPal dan Stripe. Namun, ketersediaan ini akan bergantung pada wilayah tempat toko dan pelanggan Anda berada.

Anda juga wajib menerapkan langkah-langkah keamanan seperti enkripsi SSL/TLS untuk melindungi data dan transaksi pelanggan. Untungnya, Hostinger sudah menyertakan SSL gratis untuk pengguna paket hosting premium, cloud, dan WordPress. Fitur keamanan ini membantu membangun kepercayaan pelanggan dengan melindungi informasi pribadi dan keuangan mereka dari ancaman cyber.

Untuk bisnis online berbasis produk, penting untuk mengelola stok barang jualan Anda. Website Builder Hostinger menyertakan fitur manajemen stok barang sehingga Anda bisa dengan mudah menyetok ulang item dan mengaturnya.

Apabila bisnis Anda berbasis layanan, pertimbangkan menggunakan tool penjadwalan online untuk mempermudah pemesanan janji temu. Fitur janji temu di builder kami menyediakan opsi pemesanan yang mudah sehingga Anda tidak perlu mengintegrasikan tool pihak ketiga.

7. Tentukan Strategi Digital Marketing

Ada banyak strategi digital marketing yang bisa Anda terapkan untuk mempromosikan bisnis online Anda. Cari tahu campaign pemasaran online yang paling efektif dengan melakukan A/B testing. Anda juga bisa melakukan riset pasar guna melihat strategi kompetitor yang berhasil.

Nah, agar bisa lebih unggul dari kompetitor dalam hal peringkat SEO, Anda bisa menerapkan strategi SEO toko online, seperti:

  • Riset kata kunci – identifikasi istilah yang paling banyak dicari oleh target audiens Anda, lalu tulis deskripsi produk, alt text, dan meta tag dengan menyisipkan kata kunci target yang relevan untuk menaikkan peringkat website.
  • Optimalkan kecepatan website – percepat loading untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan menurunkan bounce rate.
  • Pantau kondisi dan tren pasar – selalu ikuti tren e-Commerce terbaru untuk mengantisipasi perubahan perilaku pelanggan dan permintaan pasar.
  • SEO lokal – buat dan optimalkan profil Google Bisnisku agar bisnis Anda lebih mudah ditemukan melalui hasil pencarian lokal.

Selain itu, maksimalkan strategi SEO Anda dengan social media marketing. Aktiflah di platform sosial dengan mengupload konten yang menarik dan mencerminkan brand Anda. Kemudian, berinteraksilah dengan audiens di platform yang paling sering mereka gunakan untuk memaksimalkan keterlibatan dan memperluas jangkauan brand Anda.

Pertimbangkan juga strategi digital marketing lainnya seperti email marketing dan content marketing.

Email marketing ideal untuk menghasilkan prospek dan menjaga hubungan dengan pelanggan, sementara content marketing mencakup pembuatan konten yang berguna dan informatif untuk audiens Anda. Keduanya bisa membantu meningkatkan traffic website dan angka konversi.

Sebagai inspirasi, Anda bisa melihat Red Zebra Coaching yang berhasil menggunakan Hostinger Website Builder untuk campaign newsletter dan blog sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka.

Setelah mengidentifikasi channel pemasaran terbaik, rangkum tujuan bisnis dan strategi pemasaran Anda dalam rencana bisnis. Strategi bisnis yang terencana dengan baik akan berkontribusi pada pertumbuhan bisnis yang efektif dan membantu meyakinkan calon investor untuk mendukung usaha Anda.

8. Luncurkan Bisnis Online Anda

Setelah selesai merumuskan strategi bisnis dan menyiapkan platform toko online, saatnya meluncurkan bisnis baru Anda. Untuk memastikan kesuksesannya, Anda perlu menerapkan strategi yang akan menarik calon pelanggan dan menaikkan tren brand Anda.

Pertimbangkan faktor-faktor berikut saat merencanakan peluncuran bisnis kecil Anda:

  • Target yang jelas – tetapkan target yang realistis untuk brand awareness, keterlibatan pelanggan, dan penjualan. Pilih metrik yang relevan untuk mengukur performa bisnis Anda.
  • Timeline – selaraskan timeline dengan target peluncuran Anda untuk memastikan setiap fasenya berkontribusi secara strategis terhadap tujuan bisnis Anda.
  • Kesiapan operasional – uji persiapan bisnis online Anda untuk memastikan semua fitur dan operasionalnya berfungsi penuh.
  • Rencana pemasaran – tentukan saluran mana yang akan digunakan untuk memicu antisipasi dan antusiasme. Misalnya, bagikan teaser produk di media sosial sebelum hari peluncuran serta adakan acara peluncuran virtual dengan sesi tanya jawab dan demo langsung produk Anda.
  • Rencana cadangan – siapkan rencana cadangan untuk tantangan yang mungkin muncul, seperti downtime website dan masalah payment gateway.

9. Tingkatkan Jangkauan Bisnis Online

Mengonlinekan bisnis Anda di internet hanyalah permulaan. Tantangan besar berikutnya adalah bagaimana Anda bisa mengembangkan dan meningkatkan skala bisnis Anda untuk mencapai potensi maksimalnya.

Fokuslah untuk meningkatkan upaya pemasaran Anda, memasuki pasar baru, dan memperbaiki strategi penjualan untuk mendapatkan lebih banyak klien. Otomatiskan beberapa area operasional bisnis untuk meningkatkan produktivitas dan penawaran Anda. Jaga komunikasi yang baik dengan klien untuk memahami kebutuhan mereka dan membangun loyalitas.

Ingat, pengembangan bisnis adalah proses yang bertahap, jadi jangan berkecil hati kalau hasilnya belum sesuai harapan. Etsy, misalnya, membutuhkan waktu sekitar 10 tahun untuk dikenal secara global sebagai marketplace karya seni. Pantau progres Anda secara konsisten, analisis data, dan buat keputusan yang tepat untuk meningkatkan peluang kesuksesan.

Selain itu, Anda harus mampu terus beradaptasi, yang berarti selalu siap melakukan perubahan rencana atau diversifikasi berdasarkan tren pasar, masukan dari pelanggan, dan performa bisnis.

Perubahan rencana mungkin diperlukan kalau bisnis Anda tidak memenuhi target, atau saat perilaku konsumen berubah. Di sisi lain, diversifikasi bisa menjadi strategi pertumbuhan yang sangat baik untuk mencoba produk atau pasar baru dan mendapatkan lebih banyak pelanggan.

Kesimpulan

Banyak penjual dan perusahaan kini memulai bisnis online karena potensi keuntungan industri e-Commerce yang terus meningkat. Tidak seperti bisnis fisik konvensional, model bisnis ini menawarkan peluang tak terbatas bagi siapa pun untuk mulai berjualan hanya dengan sedikit modal.

Berikut adalah langkah-langkah untuk memulai bisnis online yang bisa Anda coba:

  1. Tentukan bidang bisnis online.
  2. Lakukan riset pasar.
  3. Kembangkan unique value proposition.
  4. Pertimbangkan aspek hukum terkait bisnis online
  5. Pilih platform bisnis online
  6. Persiapkan proses operasional bisnis
  7. Tentukan strategi digital marketing
  8. Luncurkan bisnis online Anda
  9. Kembangkan dan tingkatkan skala bisnis online

Di artikel ini, kami juga membahas beberapa ide bisnis online terbaik yang bisa Anda jadikan inspirasi. Semoga tips dan langkah-langkah ini bisa membantu Anda membangun bisnis online yang sukses dan sesuai dengan keahlian, minat, dan tujuan Anda, ya. Semoga sukses selalu!

Tanya Jawab (FAQ) Cara Memulai Bisnis Online

Bagian ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang paling sering diajukan tentang langkah-langkah memulai bisnis online.

Berapa Modal untuk Memulai Bisnis Online?

Modal untuk memulai bisnis online kecil akan berbeda-beda. Apabila menangani persiapannya sendiri, Anda bisa menekan biaya cukup dengan membeli hosting dan domain. Namun, biayanya akan meningkat kalau Anda menggunakan jasa web developer dan web designer profesional, atau kalau Anda memilih tool premium.

Apakah Bisa Memulai Bisnis Online Tanpa Modal?

Ya, Anda bisa menggunakan platform online gratis, tapi platform seperti ini biasanya memiliki fitur yang sangat terbatas dan keamanan yang lemah. Hal ini bisa menghambat pertumbuhan bisnis dan berpotensi merusak brand Anda dalam jangka panjang. Sebaiknya gunakan hosting dan tool standar, lalu upgrade seiring pertumbuhan bisnis Anda.

Apa Bisnis Online yang Paling Menguntungkan?

Jenis bisnis online yang paling menguntungkan tergantung pada permintaan pasar, keahlian, dan usaha Anda. Produk digital seperti eBook, kursus online, dan aplikasi sangat menguntungkan karena modalnya kecil dan margin keuntungannya tinggi. Sementara itu, layanan seperti marketing, konsultasi, dan penulisan bisa menguntungkan kalau Anda sudah berhasil membangun reputasi di bidang tersebut. Oleh karena itu, penting untuk menjalankan ide bisnis yang sesuai dengan minat dan keahlian Anda.

Bagaimana Cara Memilih Model Bisnis yang Tepat untuk Bisnis Online?

Langkah ini akan mengharuskan Anda menilai target audiens dan jenis produk atau layanan Anda. Misalnya, B2B ideal untuk perusahaan yang menargetkan bisnis lain, sedangkan B2C sangat bagus untuk menjual produk yang cepat berputar seperti makanan dan pakaian. Selaraskan model ini dengan target pasar, produk, dan kapasitas Anda untuk mengelola permintaan pelanggan dan memenuhi proses penjualan.

Author
Penulis

Faradilla A.

Faradilla, yang lebih akrab disapa Ninda, adalah Content Marketing Specialist di Hostinger. Ia suka mengikuti tren teknologi, digital marketing, dan belajar bahasa. Melalui tutorial Hostinger ini, Ninda ingin berbagi informasi dan membantu pembaca menyelesaikan masalah yang dialami. Kenali Ninda lebih dekat di LinkedIn.