Cara Memperpanjang Domain (Renew) yang Aktif & Expired

Cara Memperpanjang Domain (Renew) yang Aktif & Expired

Nama domain adalah salah satu komponen penting bagi website karena berfungsi sebagai alamat website Anda. Namun, tahukah Anda kalau domain tidak bisa dimiliki selamanya? Yap, Anda harus memperpanjang (renew) domain secara rutin.

Nah, karena prosesnya tidak sama dengan membeli domain baru, kami akan menjelaskan cara memperpanjang domain di artikel ini.

Untuk memulai, kami akan membahas lebih dulu kenapa Anda harus renew domain secara teratur dan menjelaskan siklus aktif domain sehingga Anda tidak kehilangan domain secara tiba-tiba saat expired. Mari mulai!

Cara Memperpanjang Domain yang Masih Aktif

Domain yang expired (kedaluwarsa) bisa turut menghentikan layanan yang terkait, seperti website dan email Anda. Tentu saja, reputasi dan brand Anda juga pasti akan turut terdampak. Jadi, Anda perlu memperpanjang semua domain Anda sebelum langganannya berakhir.

Prosesnya akan mirip-mirip untuk sebagian besar registrar domain. Berikut cara melakukannya kalau Anda membeli nama domain dari Hostinger:

  1. Buka TagihanLangganan dari hPanel.
  2. Klik Perpanjang Sekarang di samping domain yang ingin Anda perpanjang.
  1. Atur periode pendaftaran, lalu lanjutkan dengan memilih metode pembayaran.
  2. Cek halaman Domain untuk melihat apakah tanggal berakhir domain sudah diperbarui sesuai dengan periode perpanjangan Anda.

Atau, Anda juga bisa memperpanjang domain dari halaman Domain:

  1. Buka halaman Domain dari hPanel.
  2. Klik Kelola di samping domain yang ingin Anda perpanjang.
  1. Di halaman Ringkasan Domain, pilih Perpanjang sekarang di samping tanggal berakhir domain. Untuk beberapa TLD, perpanjangan hanya bisa dilakukan dalam 28 hari sebelum kedaluwarsa. Kalau tombol tersebut tidak muncul, penyebabnya mungkin adalah jangka waktu ini.
memilih perpanjang sekarang di halaman ringkasan domain di hpanel
  1. Pilih metode pembayaran Anda, lalu ikuti petunjuk berikutnya untuk menyelesaikan proses perpanjangan.
  2. Cek halaman Domain untuk melihat apakah tanggal berakhir domain telah diperbarui sesuai dengan periode perpanjangan Anda.

Cara Memperpanjang Domain yang Kedaluwarsa

Apabila sudah masuk tanggal expired, domain akan beralih ke masa tenggang hingga 45 hari. Selama waktu ini, pemilik domain bisa mengaktifkannya lagi dengan tarif perpanjangan standar.

Untuk memperpanjang domain yang sudah dalam masa tenggang di Hostinger, Anda bisa membuka bagian Domain atau Tagihan. Berikut cara melakukannya melalui halaman Domain:

  1. Buka Domain pada menu bagian atas hPanel.
  2. Arahkan kursor ke status domain untuk melihat apakah domain tersebut masih dalam masa tenggang.
melihat status domain dalam masa tenggang di hpanel
  1. Pilih tombol Perpanjang di samping domain yang expired untuk memulai proses perpanjangan domain. Pilih metode pembayaran Anda, lalu ikuti petunjuk berikutnya.
  2. Untuk memastikan bahwa perpanjangan berhasil, kembali ke halaman Domain dan lihat apakah statusnya sudah berubah dari Kedaluwarsa menjadi Aktif.

Penting! Beberapa TLD mungkin tidak memiliki masa tenggang dan akan langsung memasuki periode penebusan (redemption) setelah kedaluwarsa. Masa tenggang domain juga berbeda-beda, tergantung pada penyedia layanan registrasi dan TLD domain.

Apabila domain Anda sudah dalam periode penebusan, langkah-langkah perpanjangannya akan tetap sama. Klik tombol Pulihkan di samping domain yang kedaluwarsa, kemudian bayar biaya penebusan dan perpanjangan. Domain akan aktif sekitar 24 jam setelah pembayaran.

Cara Memperpanjang Domain Secara Otomatis

Kalau Anda mengisi informasi kontak dengan benar saat pendaftaran domain, biasanya registrar akan memberikan pengingat perpanjangan untuk menghindari downtime. Namun, Anda tetap harus memperpanjang domain secara manual.

Jadi, agar prosesnya lebih mudah, sejumlah registrar menyediakan fitur perpanjangan otomatis. Di Hostinger sendiri, perpanjangan domain otomatis akan dilakukan 30 hari sebelum tanggal berakhir apabila Anda mengaktifkan fitur ini.

Untuk mengaktifkan perpanjangan otomatis domain, buka TagihanLangganan, lalu klik ikon panah di samping domain yang ingin Anda kelola. Setelah menambahkan metode pembayaran, klik tombol Aktifkan perpanjangan otomatis.

halaman di hpanel untuk mengaktifkan perpanjangan otomatis domain

Atau, buka menu Domain dan aktifkan opsi Perpanjangan otomatis.

Beberapa registrar terkadang membebankan biaya tambahan untuk perpanjangan. Akhirnya, banyak pengguna yang memilih untuk mentransfer domain mereka.

Untuk mengurangi risiko downtime saat beralih registrar, lakukan transfer domain setidaknya sebulan sebelum masa berlakunya habis.

Kenapa Domain Harus Diperpanjang?

Domain hanya aktif selama jangka waktu tertentu. Tergantung pada pendaftaran dan registrarnya, masa aktif domain bisa berlangsung dari 1 tahun sampai 10 tahun. Setelah itu, domain akan expired (kedaluwarsa) beserta semua layanan terkait, seperti website dan email, meskipun akun hostingnya aktif.

Kalau sudah telanjur expired, website Anda pun berisiko kehilangan pengunjung, yang tentunya akan turut merusak reputasi bisnis Anda.

Selain itu, kalau Anda tidak memperbarui domain selama beberapa minggu setelah kedaluwarsa, bisa jadi orang lain akan membelinya dan menggunakannya untuk keperluan mereka sendiri.

Siklus Masa Aktif Domain

Semua domain akan melalui tahapan tertentu dalam masa aktifnya, mulai dari pendaftaran, kedaluwarsa, hingga tersedia kembali. Tahapan ini biasanya disebut siklus masa aktif domain atau domain lifecycle.

Penting untuk memahami siklus ini agar Anda tahu kapan harus renew domain tanpa membayar biaya ekstra.

Secara umum, ada lima tahapan dalam domain lifecycle:

  • Available (Tersedia). Pada tahap ini, domain belum didaftarkan. Anda bisa mengecek ketersediaan domain yang Anda inginkan menggunakan tool domain checker.
  • Active (Aktif). Setelah membeli domain dan mengonfigurasinya, domain Anda akan memasuki masa aktif. Tergantung pada pendaftaran dan TLD nama domain, masa aktif ini bisa berkisar dari 1-10 tahun.
  • Grace period (Masa tenggang). Setelah expired, domain akan memasuki masa tenggang, yang berlangsung antara 0 hingga 45 hari. Pada masa ini, website Anda tidak akan bisa diakses, tapi Anda masih bisa memperpanjang domain dengan proses biasa tanpa biaya tambahan.
  • Redemption period (Periode penebusan). Setelah masa tenggang berakhir, domain akan memasuki masa penebusan, yang berlangsung antara 0 hingga 30 hari. Di saat ini, Anda harus menghubungi registrar untuk renew domain dan membayar biaya tambahan.
  • Pending delete (Menunggu penghapusan). Ini adalah tahap terakhir dalam siklus masa aktif domain. Pada tahap ini, Anda sudah tidak bisa memperpanjang domain. Pada akhirnya, user lain bisa membeli domain tersebut.

Cek Domain Murah

Ketik nama domain yang diinginkan dan segera cek ketersediaannya

Kesimpulan

Domain yang kedaluwarsa bisa mengganggu performa website dan layanan email Anda. Jadi, Anda sebaiknya memperpanjang domain sesegera mungkin. Durasi dan biayanya akan berbeda-beda tergantung pada ekstensi, registrar, dan status domain saat ini.

Berikut rangkuman cara memperpanjang domain yang bisa Anda coba:

  • Memperpanjang domain yang masih aktif – berlaku untuk domain yang belum jatuh tempo perpanjangannya.
  • Memperpanjang domain yang kedaluwarsa – berlaku untuk domain yang sudah memasuki periode penebusan.
  • Memperpanjang domain secara otomatis – fitur yang disediakan oleh sebagian besar registrar untuk memperpanjang domain secara otomatis sebelum masa berlakunya habis.

Semoga artikel ini bisa membantu Anda memahami proses perpanjangan domain dengan lebih baik. Kalau masih memiliki pertanyaan, lihat bagian FAQ atau sampaikan melalui kolom komentar di bawah artikel ini, ya.

Pelajari Lebih Lanjut tentang Domain

Cara Mencari Tahu Pemilik Domain
Perbedaan Domain dan Hosting

Tanya Jawab (FAQ) Cara Perpanjang Domain

Di bagian ini, kami akan menjawab beberapa pertanyaan umum tentang cara perpanjangan domain.

Berapa Harga Memperpanjang Domain?

Biaya perpanjangan domain akan berbeda-beda tergantung pada ekstensi, registrar, dan layanan tambahannya, seperti perlindungan WHOIS. Biaya standarnya biasanya berkisar antara Rp180.000-Rp850.000/tahun.

Berapa Lama Proses Memperpanjang Domain?

Domain aktif biasanya bisa langsung diperpanjang tanpa downtime. Namun, untuk domain yang sudah kedaluwarsa, prosesnya bisa memakan waktu hingga 48 jam sampai selesai dipropagasi.

Apa yang Terjadi saat Domain Kedaluwarsa?

Saat memasuki tanggal kedaluwarsa, domain akan beralih ke masa tenggang 45 hari untuk diperpanjang. Kalau tidak diperpanjang, akan ada periode penebusan 30 hari yang membebankan biaya penebusan tambahan bagi pemilik. Setelah itu, domain akan tersedia untuk dibeli lagi oleh orang lain. Baca tutorial kami lainnya untuk mengetahui berapa harga domain dan semua detailnya.

Author
Penulis

Faradilla A.

Faradilla, yang lebih akrab disapa Ninda, adalah Content Marketing Specialist di Hostinger. Ia suka mengikuti tren teknologi, digital marketing, dan belajar bahasa. Melalui tutorial Hostinger ini, Ninda ingin berbagi informasi dan membantu pembaca menyelesaikan masalah yang dialami. Kenali Ninda lebih dekat di LinkedIn.