Cara Membeli Domain Mudah, Lengkap dengan Info Harga

Cara Membeli Domain Mudah, Lengkap dengan Info Harga

Untuk membeli domain dari registrar domain atau provider hosting, Anda perlu mengunjungi registrar domain, menemukan domain yang diinginkan, dan mengikuti petunjuk cara membeli domain.

Ingat, membeli domain adalah salah satu langkah paling penting saat membuat blog, website pribadi, atau bisnis online. Tanpa domain, calon pelanggan atau pengunjung akan kesulitan mengakses website Anda di internet.

Untungnya, proses mendaftarkan domain juga cukup mudah. Bahkan, pemula bisa menyelesaikan prosesnya dalam beberapa menit saja.

Di artikel ini, kami akan menjelaskan cara membeli domain dalam langkah-langkah mudah, mencantumkan info harga domain murah, serta memberikan beberapa tips dan trik untuk memudahkan prosesnya. Yuk, lanjutkan membaca!

15 Tips Penting Sebelum Membeli Domain

Domain yang bagus sangatlah berharga karena bisa meningkatkan kredibilitas website, brand awareness, dan memastikan pengguna bisa menemukan Anda di internet.

Jadi, saat akan membeli domain, cobalah luangkan waktu untuk melakukan riset sebelum memilih domain yang tepat bagi website Anda.

Kami punya 15 tips yang bisa dicoba sebelum Anda memutuskan untuk membeli domain:

  • Pahami niche Anda. Mengetahui keyword dan istilah pencarian paling populer dalam suatu niche akan membantu Anda menemukan nama domain yang sesuai dengan proyek Anda.
  • Gunakan domain yang singkat tapi berkesan. Nama yang catchy dan pendek tentu lebih mudah dieja dan diketik daripada yang panjang. Domain singkat dan unik juga lebih mudah diingat oleh pengunjung. Oleh karena itu, coba buat nama dengan 6 sampai 14 karakter saja.
  • Coba .com, kalau bisa. Ekstensi domain .com saat ini menjadi top-level domain paling populer, jadi coba mulai dengan akhiran ini karena sebagian besar pengguna web lebih familiar dengannya.
  • Pastikan tidak melanggar trademark pihak lain. Agar tidak terjerumus ke dalam masalah hukum, sebaiknya jangan gunakan nama yang serupa dengan brand populer yang sudah mapan. Gunakan tool pencarian merek dagang terdaftar agar terhindar dari situasi semacam itu.
  • Hindari angka dan tanda hubung. URL dengan angka dan tanda hubung lebih sulit diingat dan diketik. Selain itu, URL dengan spasi atau angka juga sulit diucapkan. Gunakanlah domain yang terdiri dari satu kata atau serangkaian kata.
  • Cari alternatif yang paling mirip. Kalau sudah punya nama domain incaran, cobalah membeli variasi salah ketiknya juga untuk memastikan semua traffic turut masuk ke website Anda. Contoh yang bagus adalah amzon.com, yang mengarahkan pengunjung ke website utama Amazon, atau fb.com yang langsung membuka Facebook.
  • Lakukan riset di berbagai platform sosmed. Setelah memiliki gambaran kasar tentang nama domain incaran Anda, carilah nama tersebut di platform media sosial populer seperti Twitter, YouTube, Instagram, dan Facebook. Kalau belum ada yang pakai, langsung beli domain dengan nama tersebut sebelum diambil orang lain.
  • Pikirkan efektivitasnya di masa depan. Domain adalah investasi jangka panjang. Jadi, jangan pilih nama dari slogan yang sedang hits saat ini. Cara ini mungkin tidak akan relevan secara jangka panjang. Sebaiknya pikirkan, kira-kira akan seperti apa kondisi bisnis atau brand Anda pada 5 atau 10 tahun mendatang sebelum memutuskan untuk membeli domain.
  • Hindari huruf ganda. Sebaiknya jangan gunakan huruf dobel dalam domain karena bisa meningkatkan kemungkinan salah eja. Hal ini tentu mengakibatkan hilangnya traffic.
  • Manfaatkan tool pembuat domain. Temukan ide domain lainnya dengan domain name generator. Cukup masukkan kata atau frasa yang menggambarkan proyek Anda, lalu tool akan menampilkan daftar saran untuk Anda. Selain itu, gunakan tool lain seperti Thesaurus untuk menghindari penggunaan kata yang artinya mungkin salah tafsir.
  • Pilih domain premium. Domain premium memiliki value tinggi yang berpotensi menjadi alamat web populer dan menawarkan peluang branding yang kuat. Pertimbangkan untuk membeli domain premium agar website memperoleh peringkat tinggi di mesin pencari dan mendapatkan traffic organik dengan cepat.
  • Cek riwayat domain. Gunakan tool seperti Wayback Machine untuk memastikan domain tidak terkait dengan website palsu. Tool ini akan membantu Anda menemukan informasi tentang latar belakang domain dan siapa pemilik sebelumnya.
  • Coba gunakan TLD lokal. Menggunakan ccTLD bisa membantu website memperoleh lebih banyak traffic melalui pelokalan.
  • Pilih ekstensi domain baru. Coba gunakan gTLD baru, seperti .xyz, yang juga digunakan oleh Alphabet Inc., perusahaan induk Google. Ini adalah salah satu ekstensi baru paling populer yang cocok dengan hampir semua proyek, dari toko online hingga halaman event. Akhiran ini juga lebih terjangkau daripada TLD .com.
  • Diskusikan ide-ide Anda. Kalau masih merasa kesulitan dan belum yakin untuk memilih nama yang tepat bagi website Anda, coba diskusikan ide Anda dengan teman, keluarga, atau kolega. Mereka mungkin bisa memberikan saran yang Anda butuhkan.

Cara Membeli Domain

Sebelum melanjutkan ke langkah-langkahnya, harap diingat bahwa Anda hanya bisa mendaftarkan domain yang sudah ada dengan ekstensi domain valid yang belum dimiliki oleh perorangan atau bisnis mana pun.

Nah, di bawah ini, kami akan membahas lebih lanjut tentang cara mendaftarkan nama domain, mulai dari mendapatkan nama domain hingga memulai proses pendaftaran website.

Berikut adalah 5 langkah cara membeli domain:

1. Temukan Registrar Domain yang Kredibel

Registrar adalah perusahaan yang mendaftarkan dan mengelola domain. Perusahaan ini mendapatkan akreditasi dari ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers), organisasi nirlaba yang mengontrol aturan dan regulasi pendaftaran domain website.

Penting untuk memilih registrar domain yang tepercaya karena bisa berdampak pada proyek atau bisnis secara jangka panjang. Kalau salah pilih, Anda mungkin harus membayar biaya tak terduga, atau bahkan ditipu.

Misalnya, pernah ada kejadian ketika suatu registrar domain memaksa user untuk membeli domain yang serupa dengan yang mereka miliki, tapi dengan alasan palsu.

Ada ratusan registrar domain yang tersedia dan semuanya menawarkan layanan serupa, dan Anda mungkin kesulitan untuk memilih mana yang terbaik. Oleh karena itu, pertimbangkan hal-hal berikut saat memilih registrar:

  • Harga. Sebelum membeli domain website, pastikan Anda membaca ketentuan layanan registrar dan mengecek apakah ada biaya “tersembunyi”. Hindari registrar yang menawarkan biaya awal murah untuk tahun pertama pendaftaran, tapi membebankan tarif perpanjangan (renewal) yang jauh lebih mahal.
  • Kebijakan masa berlaku domain. Domain perlu diperpanjang sebelum tanggal akhir masa berlakunya agar tidak keduluan didaftarkan oleh orang lain. Jadi, pilihlah registrar dengan fitur perpanjangan otomatis dan pengingat.
  • Layanan add-on. Cari registrar domain yang menyediakan add-on berguna lainnya, seperti privasi domain atau domain parking.
  • Kebijakan transfer domain. Anda bisa pindah domain dari satu registrar ke registrar lain, tapi beberapa registrar mungkin mempersulit prosesnya atau membebankan biaya tambahan. Pastikan Anda meninjau kebijakan transfer domain registrar sebelum membeli domain.

Seperti yang tadi disebutkan, orang-orang bisa membeli domain kustom dari perusahaan hosting yang menawarkan layanan pendaftaran domain, seperti Hostinger.

Akan jauh lebih mudah juga kalau Anda beli hosting dan domain dari provider yang sama untuk membuat website.

Di Hostinger, kami menawarkan biaya pendaftaran dan perpanjangan yang rendah untuk sebagian besar domain populer dan tim dukungan khusus yang siap membantu Anda 24/7.

Kalau membeli domain di Hostinger, Anda bisa mengaktifkan perlindungan privasi domain. Fitur ini akan membantu menyembunyikan informasi tertentu agar tidak bisa ditemukan melalui tool domain lookup WHOIS.

Tidak hanya itu, kami juga memiliki tool cek domain canggih yang akan memudahkan Anda mengikuti cara membeli domain. Yuk, coba masukkan kata kunci domain Anda di bawah ini:

Cek Domain Murah

Ketik nama domain yang diinginkan dan segera cek ketersediaannya

2. Cari Nama Domain

Setelah menemukan registrar untuk mendaftarkan domain, sekarang saatnya Anda mencari nama domain.

Saat memilih domain, pastikan juga untuk memilih ekstensi domain yang tepat. Ekstensi adalah bagian akhir di belakang alamat web. Ekstensi domain juga disebut sebagai top-level domain (TLD).

Ada berbagai jenis ekstensi domain yang bisa dipilih, di antaranya:

  • Country Code Top-Level Domain (ccTLD). TLD jenis ini mewakili negara tertentu, sehingga baik pengguna maupun mesin pencari sama-sama tahu kalau website dirancang untuk pengunjung dari negara tertentu. Misalnya, domain .id adalah ccTLD untuk Indonesia dan .us untuk Amerika Serikat.
  • Sponsored Top-Level Domain (sTLD). TLD ini digunakan secara terbatas untuk tipe grup dan organisasi tertentu. Beberapa contoh sTLD adalah .mil, .gov, dan .edu.
  • Generic Top-Level Domain (gTLD). Ini adalah jenis TLD yang paling umum digunakan dan tidak mewakili kode negara tertentu. Beberapa contoh gTLD adalah .com, .org, dan .net.

Saat menentukan ekstensi yang cocok untuk domain Anda, cari TLD yang mewakili tujuan website Anda. Akhiran yang tidak tepat bisa membuat pengunjung bingung dan membuat brand Anda rentan disalahartikan.

Misalnya, ekstensi .com atau .biz mungkin sangat cocok untuk bisnis eCommerce. Tapi, kalau Anda berencana membuat blog untuk menulis jurnal secara online, ekstensi seperti .me bisa menjadi solusi yang tepat.

Setelah menentukan domain dan ekstensi, coba domain checker kami untuk mencari domain sesuai keinginan Anda.

Masukkan nama ke kolom pencarian, lalu tool tersebut akan menampilkan daftar domain yang tersedia. Tool domain checker kami juga akan menampilkan berbagai saran ekstensi dan nama, yang menunjukkan beragam ide domain.

domain tersedia

Kalau alamat web yang Anda inginkan sudah dipakai orang lain, sebaiknya hubungi pemiliknya dan tawarkan harga yang wajar untuk membelinya. Gunakan tool WHOIS untuk cek pemilik domain, seperti nomor telepon atau alamat email bisnis mereka.

Tapi, sebelum membeli nama tersebut, gunakan layanan escrow untuk memfasilitasi kesepakatan di pihak Anda. Escrow akan mempekerjakan pihak ketiga untuk menahan pembayaran sampai kewajiban kontrak dipenuhi. Dengan begitu, Anda bisa terhindar dari kecurangan dan penipuan.

3. Pilih Domain

Selanjutnya, apabila sudah menemukan domain yang cocok untuk proyek Anda, lanjutkan ke proses pembayaran.

Pada langkah ini, Anda juga harus memilih jangka waktu pendaftaran domain. Setiap registrar menawarkan jangka waktu yang bermacam-macam, mulai dari 1 tahun sampai 10 tahun.

Sebelum jangka waktu pendaftaran awal berakhir, registrar akan mengingatkan Anda untuk renew domain.

Selain itu, perusahaan pendaftaran domain biasanya mengharuskan pengguna membayar untuk jangka waktu minimal 1 tahun. Tapi, registrar lain mungkin memiliki jangka waktu pendaftaran minimum yang lebih lama, seperti 2 tahun.

Apabila Anda mengikuti cara membeli domain di Hostinger, klik tombol Tambah ke cart di sebelah harga domain setelah menyelesaikan proses memilih nama domain di halaman domain checker.

ikon tambah ke cart awal

Lalu, klik tombol Tambah ke cart berwarna hijau.

ikon tambah ke cart

Dari jendela shopping cart, pilih drop-down Jangka waktu dan pilih periode pendaftaran. Di sini, Anda juga bisa memilih untuk menambahkan add-on perlindungan privasi. Klik tombol Checkout Sekarang untuk menyelesaikan pesanan.

menyelesaikan pembayaran

Kemudian, Anda perlu login atau membuat akun untuk menyelesaikan proses pembayaran.

buat akun

Setelah itu, lakukan proses checkout dan pilih metode pembayaran.

metode pembayaran domain

Isikan informasi billing dan cek pesanan Anda lagi. Kalau sudah yakin, lanjutkan ke proses menyelesaikan cara membeli domain website.

4. Selesaikan Pendaftaran Domain

Apabila sudah menyelesaikan pembayaran, Anda akan langsung diarahkan ke control panel. Di control panel ini, tersedia kolom setup yang harus Anda isi untuk menyelesaikan pendaftaran domain.

Isi semua kolom dengan detail yang benar, seperti nama, alamat, dan informasi kontak Anda. Data ini akan disimpan di WHOIS, yang merupakan database kepemilikan domain resmi.

detail kontak hostinger

Setelah mengirimkan detailnya, pendaftaran domain akan diproses.

lanjutkan hostinger

Anda bisa mengubah informasi kepemilikan domain melalui bagian pengelolaan domain di dalam control panel. Setelah melakukan perubahan, Anda perlu mengonfirmasinya melalui email.

5. Verifikasi Kepemilikan Domain

Anda sudah sampai di langkah terakhir! Sekarang, verifikasi kepemilikan domain melalui alamat email yang digunakan saat mendaftarkan domain.

Email biasanya diterima dalam beberapa menit setelah menyelesaikan setup domain. Cukup klik link verifikasi di email untuk memverifikasi informasi kontak Anda.

Kalau tidak menerima email, kirim ulang permintaan dari control panel. Sebaiknya lakukan segera, karena kalau sudah 15 hari atau lebih, domain Anda bisa ditangguhkan untuk sementara dari registry.

Selesai! Sekarang Anda sudah tahu cara membeli domain website dan menyelesaikan proses pendaftaran awal. Mudah dan tidak repot, kan?

Daftar Harga Domain

Di Hostinger, kami menawarkan lebih dari 100 ekstensi unik dan daftar TLD yang terus berkembang. Harga yang ditampilkan adalah untuk jangka waktu 12 bulan, dimulai dari Rp16.164 untuk tahun pertama.

Penting! Harga belum termasuk PPN.

Daftar domain paling populer:

TLD Registrasi Perpanjangan Transfer
.com Rp147900 Rp195900 Rp142900
.co.uk Rp82188 Rp98900 Rp21745
.info Rp57900 Rp286900 Rp241900
.net Rp196181 Rp196181 Rp188900
.xyz Rp28900 Rp203900 Rp139000

Daftar semua domain:

TLD Registrasi Perpanjangan Transfer
.ai Rp1430900 Rp1430900 Rp2303900
.fun Rp15533 Rp313900 Rp255900
.help Rp145471 Rp354900 Rp354826
.icu Rp89299 Rp406900 Rp355000
.ltd Rp140849 Rp305900 Rp305045
.xxx Rp928559 Rp1048900 Rp928559
.ac.id Rp60000 Rp60000 Rp106800
.eu Rp76373 Rp84900 Rp76369
.in Rp95900 Rp133900 Rp95900
.com Rp147900 Rp195900 Rp142900
.es Rp76369 Rp98900 Rp21745
.co.uk Rp82188 Rp98900 Rp21745
.co.in Rp76369 Rp83900 Rp76369
.ca Rp243900 Rp243900 Rp141925
.games Rp158900 Rp287900 Rp287900
.ind.in Rp98219 Rp109900 Rp114900
.biz Rp224899 Rp238900 Rp238965
.info Rp57900 Rp286900 Rp241900
.co.id Rp356900 Rp386900 Rp228990
.mobi Rp108709 Rp195900 Rp141925
.space Rp16164 Rp313900 Rp241900
.name Rp177900 Rp221900 Rp177900
.group Rp143900 Rp176900 Rp176605
.net Rp196181 Rp196181 Rp188900
.services Rp107708 Rp433900 Rp433485
.net.in Rp177900 Rp206900 Rp98219
.top Rp46651 Rp107900 Rp107258
.org Rp142900 Rp196900 Rp141925
.digital Rp49595 Rp395900 Rp396085
.org.in Rp98219 Rp108900 Rp98219
.education Rp158900 Rp330900 Rp330900
.org.uk Rp109149 Rp120900 Rp109149
.zone Rp115900 Rp460900 Rp460900
.pw Rp87295 Rp237900 Rp241900
.vc Rp440000 Rp500900 Rp349509
.ws Rp251179 Rp500900 Rp398900
.us Rp98219 Rp98219 Rp98219
.xyz Rp28900 Rp203900 Rp139000
.sch.id Rp60000 Rp60000 Rp66000
.be Rp76369 Rp76369 Rp76369
.site Rp16164 Rp417900 Rp326900
.ch Rp76369 Rp76369 Rp21745
.shop Rp14900 Rp503900 Rp429900
.co Rp332223 Rp406900 Rp349000
.company Rp71900 Rp144900 Rp144495
.com.co Rp130999 Rp168900 Rp130999
.life Rp43900 Rp449900 Rp449540
.com.es Rp152849 Rp163900 Rp152849
.news Rp143900 Rp337900 Rp337155
.cz Rp294879 Rp294879 Rp294879
.today Rp57997 Rp305900 Rp305045
.de Rp65445 Rp69900 Rp54519
.host Rp15533 Rp1177900 Rp1036900
.fr Rp87295 Rp98900 Rp87295
.click Rp28153 Rp149900 Rp149027
.gr Rp174699 Rp174699 Rp163775
.properties Rp386900 Rp417900 Rp281731
.ist Rp185625 Rp347900 Rp185625
.app Rp228900 Rp258900 Rp228900
.it Rp185625 Rp185625 Rp185625
.academy Rp215900 Rp431900 Rp431900
.nl Rp54519 Rp69900 Rp21745
.expert Rp115900 Rp719900 Rp719900
.nu Rp174699 Rp174699 Rp21745
.pro Rp57900 Rp287900 Rp287900
.pl Rp43595 Rp163900 Rp21745
.jp Rp524900 Rp524900 Rp149900
.se Rp226900 Rp181740 Rp21745
.tv Rp500900 Rp500900 Rp349509
.online Rp16164 Rp521900 Rp397399
.wf Rp109149 Rp109149 Rp109149
.store Rp16164 Rp775900 Rp638000
.yt Rp109149 Rp109149 Rp109149
.tech Rp16164 Rp730900 Rp553469
.id Rp200000 Rp241900 Rp300000
.cat Rp98219 Rp251900 Rp251179
.web.id Rp60000 Rp60000 Rp106800
.ae.org Rp207475 Rp278900 Rp207475
.or.id Rp60000 Rp60000 Rp106800
.ag Rp1390000 Rp1390000 Rp1015965
.my.id Rp25000 Rp25000 Rp66000
.am Rp715900 Rp715900 Rp480615
.website Rp16164 Rp313900 Rp241900
.at Rp185900 Rp185900 Rp130999
.uk Rp114900 Rp128900 Rp21745
.bz Rp240255 Rp240255 Rp240255
.club Rp200900 Rp406900 Rp150000
.cc Rp120075 Rp120075 Rp120075
.agency Rp57997 Rp304900 Rp305045
.cl Rp141925 Rp141925 Rp141925
.email Rp57997 Rp304900 Rp305045
.com.de Rp65445 Rp65445 Rp65445
.guru Rp386900 Rp465900 Rp465595
.com.mx Rp209900 Rp449900 Rp251179
.live Rp57997 Rp337900 Rp337155
.com.pl Rp43595 Rp130900 Rp130999
.network Rp74567 Rp304900 Rp305045
.com.pt Rp207475 Rp207900 Rp207475
.rocks Rp64625 Rp176900 Rp176605
.com.se Rp120075 Rp120075 Rp120075
.solutions Rp71900 Rp305900 Rp305045
.cx Rp179725 Rp237900 Rp207475
.world Rp57997 Rp433900 Rp433485
.dk Rp98219 Rp98219 Rp98219
.press Rp15533 Rp940900 Rp780900
.fm Rp1287900 Rp1287900 Rp884859
.uno Rp15533 Rp313900 Rp241900
.in.net Rp114900 Rp114900 Rp87295
.com.au Rp133488 Rp226900 Rp207676
.info.pl Rp43595 Rp130900 Rp130999
.link Rp28153 Rp149900 Rp149027
.la Rp349509 Rp349509 Rp349509
.cloud Rp257900 Rp281900 Rp281731
.li Rp76369 Rp76369 Rp76369
.business Rp100900 Rp183900 Rp183889
.lt Rp174990 Rp174990 Rp130999
.io Rp586900 Rp715900 Rp715900
.lu Rp207475 Rp207475 Rp207475
.dev Rp215900 Rp215900 Rp215900
.lv Rp174699 Rp174699 Rp87295
.ro Rp477900 Rp477900 Rp477900
.me Rp143900 Rp223900 Rp212900
.center Rp129900 Rp287900 Rp287900
.mx Rp601900 Rp601900 Rp360435
.exchange Rp158900 Rp431900 Rp431900
.net.pl Rp43595 Rp130900 Rp130999
.finance Rp215900 Rp719900 Rp719900
.pm Rp109149 Rp109149 Rp109149
.media Rp86900 Rp431900 Rp431900
.pt Rp207475 Rp207475 Rp207475
.studio Rp215900 Rp359900 Rp359900
.re Rp98219 Rp98219 Rp98219
.fi Rp194900 Rp194900 Rp74900
.tf Rp109149 Rp109149 Rp109149
.pk Rp749900 Rp749900 -
.asia Rp141925 Rp166900 Rp185900

Kapan Saat yang Tepat untuk Beli Domain?

Saat yang paling tepat untuk beli domain tergantung pada proyek dan urgensi Anda. Tapi, sebaiknya belilah segera sebelum ada orang lain yang membelinya. Sebab, satu rangkaian nama domain dan TLD-nya hanya bisa dimiliki oleh satu owner.

Menurut Verisign, ada lebih dari 363 juta pendaftaran domain dengan semua TLD pada akhir kuartal pertama 2021. Angka ini masih bisa bertambah setiap tahunnya, karena ada lebih banyak orang dan bisnis yang bersaing untuk mendapatkan nama domain incarannya.

Selain itu, banyak pengusaha yang menganggap nama domain sebagai aset digital. Mereka membeli banyak domain bagus sebagai investasi, lalu menunggu nilainya meningkat sebelum menjualnya kembali.

Apabila Anda ingin memulai bisnis online baru tapi tidak punya waktu untuk membuat website toko online, daftarkan domainnya saja dulu lalu buat websitenya nanti. Nama ini akan tetap menjadi milik Anda asalkan terus diperpanjang.

Selain itu, pertimbangkan untuk membeli domain yang menyertakan nama Anda meskipun belum akan membuat website portofolio. Dengan begitu, hasil yang ditampilkan di mesin pencari akan lebih baik apabila calon klien, perusahaan, atau orang lain mencari nama Anda.

Kesimpulannya, membeli nama domain harus menjadi prioritas bagi Anda yang ingin serius membangun online presence atau memulai bisnis baru. Langkah ini akan membantu melindungi identitas brand dan ide bisnis Anda di masa depan.

Bisakah Saya Transfer Nama Domain Saat Ini ke Hostinger?

Tentu saja Anda bisa mentransfer nama domain dari registrar lain ke Hostinger.

Akan tetapi, ada beberapa persyaratan yang harus terpenuhi sebelum mentransfer domain ke akun web hosting Anda:

  • Sudah lebih dari 60 hari sejak pendaftaran atau tanggal transfer terakhir.
  • Anda harus memiliki kode auth (EPP) domain dari registrar Anda saat ini.
  • Perlindungan privasi WHOIS domain harus dinonaktifkan.
  • Anda harus mengarahkan nama domain ke Hostinger.
  • Status domain tidak boleh Pending Delete atau Redemption.

Untuk mentransfer domain ke Hostinger, buka halaman Transfer Domain Hostinger dan masukkan nama domain Anda. Kemudian, klik Transfer.

Setelah menyelesaikan pesanan dan memasukkan kode EPP domain, proses transfer akan dimulai dan Anda akan menerima email tentang transfer domain yang harus Anda konfirmasi.

Registrasi domain juga akan diperpanjang selama satu tahun setelah transfer, kecuali untuk ccTLD seperti .es, .co.uk, atau .com.br.

Perlu diingat bahwa website Anda mungkin tidak tersedia selama perubahan DNS, yang bisa menghabiskan waktu sampai 24 jam untuk dipropagasi sepenuhnya.

Bacaan Terkait

Ingin tahu lebih lengkap tentang nama domain dan apa saja yang dibutuhkan untuk buat website? Yuk, baca beberapa tutorial di bawah ini:

Kesimpulan

Baik Anda akan membuat blog maupun membuat website, memiliki nama domain yang bagus adalah sebuah keharusan.

Hal yang paling sulit saat akan membeli nama domain adalah memilih nama yang sesuai dan ekstensi yang tepat. Setelah menyelesaikan proses ini, pendaftaran domain hanya perlu waktu beberapa menit saja.

Untuk meringkas kembali pembahasan di atas, berikut lima langkah untuk mendaftarkan nama domain:

  1. Temukan registrar yang kredibel. Luangkan waktu untuk melakukan riset sebelum memilih registrar guna memastikan domain Anda aman untuk jangka panjang.
  2. Cari berbagai pilihan nama domain. Gunakan tool domain checker untuk menemukan domain yang ingin Anda beli.
  3. Pilih nama domain. Tentukan periode pendaftaran domain dan lanjutkan ke proses checkout.
  4. Selesaikan pendaftaran domain. Kirim informasi kontak Anda, yang akan disimpan di WHOIS.
  5. Verifikasi kepemilikan domain baru. Verifikasikan kepemilikan domain Anda dan tunggu nama domain dipropagasi sebelum mulai menggunakannya.

Kemudian, Anda juga bisa membeli nama domain saja tanpa membeli paket web hosting atau langsung membuat website. Jadi, pertimbangkan untuk membeli domain impian Anda segera sebelum dimiliki oleh orang lain.

Semoga artikel ini bisa membantu Anda mempelajari cara membeli nama domain untuk website Anda, ya. Kalau masih memiliki pertanyaan, silakan beri tahu kami melalui kolom komentar di bawah ini.

Pertanyaan Umum Seputar Cara Membeli Domain

Setelah membaca langkah-langkah membeli domain, Anda mungkin masih memiliki pertanyaan yang ingin diajukan. Oleh karena itu, di bawah ini kami sudah menyediakan beberapa tanya jawab umum seputar domain.

Apa Itu Domain?

Setiap website dan server di internet memiliki alamat IP sendiri sebagai identitasnya. Nah, angka ini mungkin cukup sulit diingat oleh pengguna.

Jadi, domain bertindak sebagai pengganti alamat IP yang lebih user-friendly, yang berupa URL atau alamat online website. Agar orang lain bisa mengunjungi website Anda, mereka perlu mengetikkan domain ini ke kolom alamat browser.

Struktur domain terdiri dari 2 bagian utama. Yang pertama adalah second-level domain (SLD), yang biasanya merupakan nama website atau brand. Sedangkan yang kedua adalah TLD dengan format seperti .com atau .org. Sebagai contoh, domain Hostinger adalah hostinger.com.

Anda bisa mempelajari domain lebih lanjut di sini.

Bagaimana Cara Membeli Domain .com Gratis?

Anda hanya perlu mendaftar ke salah satu paket web hosting yang menawarkan domain gratis. Penawaran domain gratis Hostinger mencakup banyak TLD, dan .com adalah salah satunya.

Misalnya, kalau membeli paket Premium atau Bisnis dari Hostinger, Anda akan mendapatkan domain gratis selama 1 tahun dengan nilai yang setara dengan TLD .com.

Bisakah Saya Membeli Domain Tanpa Hosting?

Ya, tentu saja bisa. Pendaftaran domain dan web hosting adalah 2 layanan yang berbeda. Anda tidak perlu membeli atau memiliki paket hosting untuk mendaftarkan domain.

Cek apakah domain pilihan Anda tersedia, lalu beli dan daftarkan di registrar domain.

Baik punya website maupun tidak, domain akan menjadi milik Anda selama Anda memperpanjang registrasi domain sebelum masa berlakunya habis.

Bagaimana Cara Membeli Domain Permanen?

Anda tidak bisa membeli domain secara permanen karena ini bukanlah pembelian satu kali. Periode maksimum pendaftaran adalah 10 tahun. Anda harus membayar dan memperpanjang langganan kalau ingin tetap menggunakan domain yang sama.

Hal ini dimaksudkan agar bisa menutup biaya pemeliharaan atau “pajak domain” yang disetorkan kepada ICANN.

Pajak tersebut akan meningkat seiring bertambahnya jumlah domain terdaftar. Oleh karena itu, registrar perlu menyesuaikan harga mereka, sehingga biaya perpanjangan lebih mahal daripada biaya pendaftaran.

Author
Penulis

Faradilla A.

Faradilla, yang lebih akrab disapa Ninda, adalah Content Manager di Hostinger. Ia suka mengikuti tren seputar teknologi, digital marketing, dan belajar bahasa. Melalui tutorial Hostinger ini, Ninda ingin berbagi informasi dan membantu pembaca menyelesaikan masalah yang dialami.