Cara Membuat Email dengan Domain Sendiri, Gampang!

Cara Membuat Email dengan Domain Sendiri, Gampang!

Mencari cara membuat email dengan domain sendiri agar bisnis Anda terlihat lebih profesional? Artikel ini akan memberikan jawabannya.

Email sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari komunikasi dan digital marketing. Sebab, bagi pemilik bisnis, email merupakan salah satu tool komunikasi terbaik untuk menjembatani konsumen dan partner. Karena itulah, penting bagi pelaku bisnis untuk memiliki email perusahaan yang profesional.

Nah, yang dimaksud dengan email profesional adalah email yang menggunakan nama domain perusahaan atau milik Anda sendiri, misalnya john@namadomain.com. Email gratis yang sangat umum (misalnya john@gmail.com), sama sekali tidak terlihat kredibel. Untuk melakukannya, Anda perlu melakukan 5 langkah.

Berikut cara membuat email dengan domain sendiri:

  1. Daftarkan Nama Domain
  2. Pilih Penyedia Hosting Email
  3. Siapkan Layanan Email
  4. Konfigurasikan Alamat Email
  5. Setting Mail Client

Tanpa basa-basi lagi, kami akan membahas cara buat email perusahaan di bawah ini. Selamat membaca!

5 Cara Membuat Email dengan Domain Sendiri

1. Buat dan Daftarkan Nama Domain

Cara membuat email dengan domain sendiri

Langkah pertama untuk membuat email dengan domain sendiri adalah mendaftarkan nama domain. Nama domain ini akan muncul setelah simbol “@” pada alamat email Anda nanti, misalnya namaAnda@domainanda.com.

Hostinger menyediakan berbagai pilihan domain murah. Harganya sendiri dimulai dari Rp16.164 saja!

Untuk mulai cari nama domain, masukkan ide atau kata kunci yang ingin Anda daftarkan ke tool cek domain di bawah ini.

Cek Domain Murah

Ketik nama domain yang diinginkan dan segera cek ketersediaannya

Setelah itu, tunggu beberapa saat sampai tool tersebut menampilkan beberapa opsi nama domain yang tersedia.

Hasil cari nama domain

Untuk informasi selengkapnya, silakan baca tutorial kami mengenai cara beli domain.

Atau, kalau sudah punya nama domain sendiri, Anda bisa menggunakan nama domain yang dimiliki saat ini. Tambahkan domain Anda ke akun hosting dan arahkan DNS ke server Hostinger. Anda juga bisa transfer nama domain ke Hostinger (opsional).

Transfer nama domain ke Hostinger

Anda juga bisa mencoba tool domain name generator untuk mencari nama domain yang lebih sesuai dengan keinginan.

2. Pilih Penyedia Email Hosting

Cara membuat email pribadi

Setelah nama domain sudah siap, selanjutnya Anda perlu memilih email hosting, yaitu provider yang akan menyediakan dan mengelola server email untuk user. Penyedia hosting email juga akan menyimpan, mengirim, dan menerima email di server mereka untuk user-nya.

Hostinger menawarkan layanan email hosting mulai dari Rp14.129/bulan. Dengan layanan ini, user mendapatkan resource khusus untuk membuat dan mengelola akun email profesional. 

email hosting

Ada dua paket hosting email yang tersedia:

  • Business Starter â€“ Rp14.129/bulan. Paket ini menyertakan tool seperti pengingat dan kolaborasi untuk mencapai target email marketing. Paket ini juga mencakup penyimpanan email sebesar 10 GB, 50 alias email, pemeriksaan antivirus, dukungan beberapa perangkat, dan software anti-spam canggih.
  • Business Premium â€“ Rp35.535/bulan. Paket yang lebih canggih untuk bisnis yang lebih besar. Cocok bagi Anda yang ingin membangun nama brand keren dan profesional serta email marketing. Paket ini memiliki semua fitur paket email bisnis, dengan penyimpanan email 30 GB, 50 alias email, dan filter email unlimited.

Selain itu, Hostinger juga menawarkan paket khusus untuk user yang ingin membuat akun email bisnis menggunakan Google Workspace.

google workspace email hosting

Banyak perusahaan atau bisnis yang sudah mulai menggunakan paket Google Workspace untuk kolaborasi yang mudah dengan tim mereka. Layanan email Google Workspace dari Hostinger dibanderol seharga Rp59.600/bulan

Paket ini menyediakan penyimpanan email sebesar 30 GB, 30 alias email, dan filter email unlimited. Kemudian, keamanannya juga terjamin berkat fitur proteksi canggih untuk melindungi email Anda dari phishing dan malware.

Nah, kalau Anda hanya perlu email hosting untuk pemasaran, kami merekomendasikan paket Business Premium. Kalau Anda juga berencana mengonlinekan website, coba paket web hosting atau layanan server cloud hosting yang menyertakan alamat email berbasis domain

3. Siapkan Layanan Email

Cara membuat email sendiri

Tergantung pada layanan email yang Anda pilih, cara membuat email dengan domain sendiri pada langkah 3 ini mungkin akan sedikit berbeda. Di bagian ini, kami akan menjelaskan cara setting paket layanan email Anda.

Email Hostinger

Untuk membuat dan menambahkan alamat email baru, buka Email -> Akun Email. Dari sana, klik Tambah akun email.

buat email di hostinger

Isi Nama email dan Password, lalu klik tombol Buat. Setelah berhasil dibuat, alamat email baru Anda akan muncul di bawah bagian Kelola Akun Email.

Ulangi langkah di atas kalau Anda ingin membuat email dengan domain sendiri lagi dan menambahkannya.

Layanan Email Premium

Selain email Hostinger, kami juga menawarkan tiga layanan email bisnis lainnya. Kalau Anda tidak berencana untuk menghosting website, tool ini akan lebih sesuai, karena merupakan layanan email yang tetap bisa berjalan walaupun tanpa akun web hosting.

Layanan Email Bisnis dan Perusahaan

Setelah membeli paket ini, Anda akan langsung melihat wizard pengaturan di dahsboard hPanel.

Di layar berikutnya, Anda akan diminta memasukkan nama domain dan mengubah pengaturan DNS Anda. Kalau domain sudah diarahkan ke Hostinger, semuanya akan berjalan otomatis. Setelah pengaturan selesai, Anda akan diarahkan ke halaman pengelolaan. 

Di halaman ini, Anda bisa membuat akun email bisnis dan mengakses Webmail.

area manajemen email

Google Workspace

Kalau akhirnya memutuskan membeli paket Google Workspace, wizard setup akan muncul di control panel hosting Anda.

setup google

Jika domain sudah diarahkan ke Hostinger, semua data MX yang diperlukan akan ditambahkan otomatis. Jika tidak, Anda perlu menyiapkan MX record Google secara manual.

Setelah pesanan Anda disiapkan, klik Kelola untuk membuat akun Google Workspace. Sertakan username dan password Anda, lalu login ke area admin Google Workspace.

admin google workspace

Klik tombol yang diberi kotak merah pada screenshot di atas, lalu isikan informasi akun Anda untuk setup Google Workspace. 

Setelah proses selesai, akan ada pop-up yang muncul untuk memverifikasi domain Anda dengan Google. Klik untuk melihat kode verifikasi Anda. Kemudian, sertakan kode dengan TXT record di pengaturan DNS Anda. 

Untuk melakukannya, akses dashboard hPanel lalu buka Tingkat Lanjut -> DNS Zone Editor.

dns zone editor hostinger

Pilih TXT sebagai tipe DNS record. Selanjutnya, masukkan kode verifikasi ke kolom TXT value dan klik Tambah Record. Jika terjadi masalah dengan TXT record, Anda bisa mencobanya dengan CNAME record.

Cara lain untuk memverifikasi domain Anda meliputi:

Menambahkan Meta Tag

Ingat, metode alternatif ini hanya akan berhasil kalau Anda sudah punya website. Pertama, akses Admin Console Google Anda.

Di admin console, klik Domains -> Manage domains. Pilih opsi Add a domain. Selanjutnya, masukkan nama domain Anda, lalu klik Continue and Verify Domain Ownership.

Halaman berikutnya akan menampilkan dua opsi untuk memverifikasi nama domain Anda. Pilih Alternate methods dan salin meta tag yang ditampilkan.

verifikasi kepemilikan

Selanjutnya, paste meta tag ke file index.html website Anda. Pastikan Anda menaruh kode tersebut setelah bagian <head> dan sebelum tag </body> pertama. 

Berikut contohnya:

<html>
  <head>
    <title>Your Page Title</title>
    <meta name="google-site-verification" content="your verification 
string">
  </head>
<body>

Upload File HTML

Kalau sudah memiliki website, ada cara lain yang tidak beda jauh dengan cara sebelumnya. Tapi, kali ini jangan memilih metode alternatif; klik opsi Recommended method.

metode yang direkomendasikan

Klik link untuk mulai mendownload file HTML ke komputer. Setelah selesai, Anda bisa mengupload file tersebut ke website Anda melalui klien FTP atau panel admin hosting Anda.

Selanjutnya, akses file dengan memasukkan path direktorinya di web browser; misalnya, domain-situs-anda.com/namafile.html. Kalau sudah melihat teks google-site-verification di layar, kembali ke admin console Google lalu mengklik tombol Verify.

Setelah berhasil menyelesaikan semua petunjuk, Anda akan memiliki akses untuk membuat akun email bisnis, menambahkan pengguna baru, dan melakukan berbagai tugas manajemen.

4. Konfigurasikan Alamat Email

Membuat email dengan domain sendiri

Setelah Anda menyiapkan layanan email bisnis dan menambahkan pengguna baru, konfigurasikan setiap alamat email agar terlihat lebih profesional. Karena campaign yang sukses biasanya sangat erat kaitannya dengan profesionalisme, Anda perlu akun email bisnis khusus. Coba sertakan nama lengkap, diikuti dengan nama bisnis Anda. 

Penting juga untuk membuat beberapa mailbox dengan tujuan khusus, seperti contact@nama-bisnis.com untuk menerima email dari pelanggan seputar topik umum, atau support@nama-bisnis.com untuk email seputar dukungan.

Nah, berikutnya, Anda juga perlu membuat tanda tangan email, yaitu blok teks yang otomatis muncul di bagian akhir email. Tanda tangan email berfungsi untuk menambahkan informasi perusahaan Anda secar otomatis dan meningkatkan brand awareness.

Pengguna Hostinger bisa mengakses Webmail untuk membuat tanda tangan email bisnis. Cukup login dengan username dan password email Anda. Kemudian, klik dashboard dan buka Settings -> Identities.

identitas webmail

Dengan mengklik bagian ini, Anda akan melihat daftar akun email yang aktif. Lanjutkan dengan mengklik akun email bisnis yang ingin Anda sesuaikan.

akun aktif

Mulai buat tanda tangan email Anda di kolom Signature. Setelah puas dengan hasilnya, klik Save. Sekarang tanda tangan Anda akan muncul di bagian bawah setiap email yang Anda kirim.

Anda bisa menggunakan beberapa tool gratis untuk membuat tanda tangan email profesional dengan mudah, seperti Designhill Email Signature GeneratorMySignatureMail-Signatures, dan HubSpot.

Beberapa tool ini menyediakan template yang sudah jadi, dan lainnya dilengkapi dengan fungsionalitas drag-and-drop untuk menyesuaikan desain dengan keinginan Anda.

5. Setting Mail Client

Buat email pribadi

Mail client adalah program atau aplikasi yang mengirim dan menerima email langsung dari berbagai perangkat, termasuk desktop dan ponsel. Program ini bekerja sama dengan server email. Terkadang, beberapa user masih menganggap keduanya sebagai hal yang sama, padahal tidak demikian.

Server email adalah software yang berjalan di server, yang menyimpan semua email dari web. Tool ini umumnya dimiliki oleh perusahaan hosting, penyedia layanan internet, atau penyedia email web. Sementara itu, mail client berfungsi untuk menghubungkan pengguna dengan server email.

Kenapa Anda perlu mail client? Jawabannya agar Anda bisa lebih efisien mengelola beberapa akun email di satu tempat. Mail client juga biasanya menyediakan integrasi dengan berbagai aplikasi, seperti Google Calendar dan Dropbox, untuk meningkatkan produktivitas Anda.

Untuk setup mail client, user bisa mendownload aplikasi email gratis, seperti Mozilla Thunderbird dan Mac Mail. Kami akan menunjukkan cara setting aplikasi tersebut sebagai mail client di bawah ini.

Cara Mencari Pengaturan Server IMAP/POP3 dan SMTP

Sebelum setup mail client, kita perlu mencari pengaturan server IMAP/POP3 dan SMTP. Ketiganya adalah protokol email yang digunakan mail client untuk mengambil pesan dari server email.

Untuk melakukannya, akses control panel hosting Anda. Tapi ingat, tergantung pada layanan email Anda, konfigurasinya mungkin akan berbeda.

Email Business Starter dan Business Premium Hostinger

Buka Email -> Akun Email dan klik nama domain Anda. Pada layar berikut, pilih opsi Pengaturan Konfigurasi.

pengaturan konfigurasi

Kemudian, klik Konfigurasi Manual. Di sini, Anda akan melihat tabel yang memuat semua pengaturan server email.

konfigurasi server manual

Google Workspace

Masuk ke akun Gmail Anda dan klik ikon roda gigi di sisi kanan atas layar. Klik Settings dan temukan tab Forwarding and POP/IMAP. Pastikan Anda mengaktifkan akses IMAP dengan mengklik tombol dan menyimpan perubahan. 

pengaturan google

Untuk informasi lebih lanjut, silakan cek panduan penyiapan IMAP Google resmi.

Menambahkan Mailbox ke Mail Client

Setelah mendapatkan semua informasi server masuk dan keluar, tambahkan informasi tersebut ke mail client Anda. Di Thunderbird dan Mac Mail, tampilannya akan terlihat seperti di bawah ini.

Thunderbird

Buka Mozilla Thunderbird atau download jika belum punya. Setelah itu, buka aplikasi lalu mulailah dengan mengklik Email.

mozilla thunderbird

Masukkan nama lengkap Anda, alamat email saat ini, password, lalu klik Continue.

cara setting thunderbird

Thunderbird akan menentukan pengaturan akun berdasarkan nama domain Anda. 

setting akun thunderbird

Kalau sistem tidak bisa menemukan pengaturan akun Anda, klik Manual Configuration untuk mengedit nama server, lalu masukkan port IMAP/POP3 yang tadi sudah Anda temukan. Kemudian, klik Done.

setting akun thunderbird manual

Selesai! Anda sudah berhasil menyelesaikan cara membuat email dengan domain sendiri dan menambahkannya ke klien Mozilla Thunderbird.

Mac Mail

Ingat, Mac Mail atau Apple Mail hanya tersedia di Mac OS 10.0 atau versi lebih baru. Kalau Anda sudah memastikannya, buka klien Mac Mail Anda dan buka Mail -> Add Account. Kemudian, klik Other Mail Account

Sebuah layar pop-up akan muncul. Pilih penyedia akun email Anda, lalu klik Continue

mac mail

Isikan informasi yang diperlukan, seperti nama, alamat email, dan password Anda. Setelah itu, klik Sign In.

sign in ke mac mail

Mac Mail akan mencoba terhubung dengan server email Anda secara otomatis. Kalau sistem mengalami kegagalan, akan ada pesan error yang mengatakan “Unable to verify account name or password“.

Kalau Anda menjumpai masalah ini, tidak perlu khawatir. Cukup masukkan value dan port incoming/outgoing mail server secara manual. Setelah selesai, klik tombol Sign In berwarna biru untuk menyelesaikan setup.

setting akun mac mail manual

Selesai! Anda sudah berhasil membuat email dengan domain sendiri dan menambahkannya ke Mac Mail. Sekarang, Anda bisa mengelola semua mailbox secara efektif di satu tempat. Dengan Mac Mail, Anda juga bisa menyertakan beberapa aplikasi lain dari smartphone Anda, seperti kontak, catatan, dan kalender.

5 Tips Meningkatkan CTR Email dan Performa

Mengirimkan banyak email dalam sekali klik memang bukan perkara yang sulit. Hanya saja, mempersiapkan email dengan konten serta campaign berkualitas membutuhkan usaha dan dedikasi.

Berikut beberapa tips untuk menaikkan performa dan click-through-rate email:

  1. Perbaiki kolom subjek. Meskipun terkesan sepele, subjek memainkan peranan yang cukup besar terhadap performa email. Menurut suatu penelitian tentang email, sekitar 70% pengguna melaporkan email sebagai spam hanya dengan membaca subjek saja.
  2. Personalisasi email. Dengan menambahkan nama penerima di kolom subjek atau badan teks, maka Anda memperbesar kemungkinan email untuk dibaca. Jangan berhenti sampai di sini saja. Gunakan kesempatan ini untuk lebih mengenal audiens dan lakukan optimasi konten agar sesuai kebutuhan mereka.
  3. Tambahkan CTA. Idealnya, user yang membaca email Anda akan melakukan sebuah aksi. Inilah yang menjadi tujuan dari pembuatan marketing campaign. Oleh karena itu, membuat CTA yang meyakinkan sangatlah penting demi tercapainya visi dan misi Anda.
  4. Buat email yang mobile-friendly. Menurut sebuah artikel yang ditulis di CampaignMonitor, konversi pengguna smartphone lebih baik daripada mereka yang membuka email melalui komputer atau laptop. Bahkan orang-orang kini lebih suka membuka dan membaca email melalui smartphone daripada dengan komputer.
  5. Periksa email sebelum dikirimkan. Karena ada banyak hal yang harus diatur dan disesuaikan, maka mengirim email uji coba ke email Anda yang lain merupakan tindakan yang sangat diperlukan. Pastikan Anda juga mengecek bagaimana tampilan email jika dibuka di smartphone!

Apakah Perlu Website untuk Buat Email Domain Sendiri?

Anda tidak perlu website untuk melakukan cara membuat email dengan domain sendiri. Anda hanya perlu nama domain dari registrar domain dan mendaftar ke layanan email hosting. Kemudian, Anda bisa menambahkan pengguna baru ke domain Anda dan mengelolanya di satu dashboard.

Namun, Anda akan mendapatkan lebih banyak keuntungan bisnis dengan membuat website. Sebab, website bisa membantu Anda meningkatkan online presence dan otoritas di internet. Dengan website, Anda juga bisa menerapkan lebih banyak strategi digital marketing dan menjangkau lebih banyak audiens.

Kalau Anda sudah menghosting website dengan penyedia hosting, misalnya Hostinger, Anda biasanya akan mendapatkan akun email gratis. Jadi, Anda tidak perlu menggunakan layanan email hosting; cukup buat akun email gratis dari panel admin hosting Anda.

Kesimpulan

Sampai di sini, Anda sudah mempelajari cara membuat email dengan domain sendiri untuk mempromosikan bisnis Anda dan meningkatkan brand awareness. Ya, membuat alamat email perusahaan atau bisnis sudah pasti akan membantu membangun kredibilitas.

Dengan alamat email bisnis, Anda akan menggunakan nama perusahaan Anda di belakang simbol “@”, bukan alamat email umum seperti Gmail atau Hotmail. Setelah akun email bisnis Anda siap, mulailah mengirim email ke audiens Anda. Selain itu, Anda juga bisa membuat email di HP Android agar bisa mengelolanya dengan mudah di mana saja.

Masih punya pertanyaan seputar cara membuat email dengan domain sendiri? Silakan sampaikan di kolom komentar di bawah ini, ya! 😃

Author
Penulis

Faradilla A.

Faradilla, yang lebih akrab disapa Ninda, adalah Content Manager di Hostinger. Ia suka mengikuti tren seputar teknologi, digital marketing, dan belajar bahasa. Melalui tutorial Hostinger ini, Ninda ingin berbagi informasi dan membantu pembaca menyelesaikan masalah yang dialami.