DNS

Cara Mengarahkan Domain ke Name Server Hosting

Cara Mengarahkan Domain ke Name Server Hosting

Pengenalan

Pengunjung yang mengakses website Anda, harus memiliki alamat, yaitu berupa nama domain. Jika Anda telah mendaftarkan nama domain Anda di Hostinger, maka akan secara otomatis diarahkan ke akun hosting Anda dan Anda tidak perlu melakukan apapun. Namun, jika Anda menggunakan nama domain yang didaftarkan di registrar pihak ke-3, Anda harus mengarahkannya ke server Hostinger. Berikut ini adalah cara mengarahkan domain ke name server hosting Anda.

Ada 2 cara untuk mengarahkan domain Anda ke Hostinger:

  • Dengan mengganti nameserver di registrar domain Anda (tempat Anda membeli domain). Metode ini direkomendasikan karena DNS zone akan dikonfigurasi secara otomatis. Dengan mengarahkan nama domain ke nameserver Hostinger, Anda akan bisa mengatur DNS zone di control panel Hostinger.
  • Dengan cara mengarahkan nama domain melalui A record. Metode ini membutuhkan lebih banyak pengetahuan teknis, karena Anda perlu mengganti DNS record secara manual. Terlebih, DNS zone Anda tidak akan langsung secara otomatis terupdate. Sebagai contoh, jika Anda membuat nama subdomain di Hostinger, Anda harus membuat A record yang sesuai di DNS zone Anda secara manual.

PENTING: Tutorial ini akan menunjukkan kepada Anda bagaimana cara pointing domain/mengarahkan domain bila domain Anda BUKAN terdaftar di Hostinger. Untuk tutorial umum mengenai cara mengarahkan domain ke layanan lain, klik disini.

Kosa kata:

Apa itu DNS?

DNS (Domain Name System) akan mengkonversi alamat IP yang berupa angka menjadi format alamat yang mudah diingat. Misalnya, jika Anda mengetikkan www.hostinger.co.id di browser Anda, maka sistem DNS akan mengkonversinya menjadi alamat IP dimana website kita disimpan (host).

Apa itu DNS Zone?

DNS zone adalah file yang mengandung semua record DNS untuk domain tertentu.

Apa itu nameserver?

Nameserver bertugas menyimpan record DNS server untuk domain Anda. Nameserver bertanggungjawab untuk menyediakan alamat IP bagi nama domain. Nameserver akan memungkinkan Anda untuk mengakses website cukup dengan menggunakan nama domain saja, tanpa harus menggunakan alamat IP. Dengan mengganti nameserver, Anda bisa mengarahkan nama domain ke layanan hosting lain, misalnya bila Anda ingin pindah dari hosting Anda saat ini.

Apa itu A record?

A record pada dasarnya merupakan DNS record yang paling banyak digunakan. A record akan mengarahkan domain atau subdomain ke alamat IP. Ini digunakan untuk mengarahkan domain atau subdomain ke sebuah alamat IP jika memang alamat IP tersebut sudah diketahui atau permanen.

Artinya, bila Anda yakin alamat IP tersebut tidak akan berganti-ganti, Anda bisa menggunakan A record ini.

Apa itu MX record?

MX merupakan singkatan dari Mail Exchanger. MX record adalah sebuah item di DNS zone yang menentukan mail server yang bertanggungjawab dalam hal penerimaan pesan email. Misalnya, jika Anda membuat MX record Google untuk domain Anda, maka email apapun yang dikirim ke domain tersebut akan dilewatkan ke server Google.

PENTING: Sebelum Anda mulai tutorial ini, Anda harus paham bahwa perubahan DNS akan membutuhkan waktu hingga 24 jam untuk propagasi secara penuh di seluruh dunia. Maksudnya, dalam waktu 1 menit, perubahan mungkin tidak bisa langsung terlihat di negara lain.

Yang Anda butuhkan:

  • Akses ke control panel Hostinger
  • Akses ke registrar nama domain Anda

Opsi 1 – Mengganti Nameserver Domain (Direkomendasikan)

Opsi ini sangat direkomendasikan karena DNS zone akan dikoonfigurasi secara otomatis. Artinya Anda tidak perlu mengganti DNS record 1 per 1 di registrar Anda. Untuk mengarahkan domain Anda ke nameserver Hostinger, ikutilah langkah berikut ini:

Langkah 1 – Mendapatkan Nameserver Hostinger

Pertama kali, Anda harus menemukan nameserver untuk akun hosting Anda. Luar biasanya, di Hostinger Anda bisa dengan mudah menemukannya di Hosting Account Control Panel -> Details, dibawah bagian Nameserver Details.

hostinger nameservers 1 1

PENTING: Nameserver untuk akun hostinger Anda mungkin akan berbeda, tergantung negara Anda.

Di Hostinger, kami menggunakan 4 buah nameserver agar dapat memastikan stabilitas dan konektivitas maksimal. Jadi, bila 1 nameserver gagal bekerja, yang lain akan bisa menggantikannya.

Langkah 2 – Mengganti Nameserver

Setelah Anda mendapatkan nameserver, Anda bisa menggantinya di registrar domain Anda. Registrar adalah sebuah perusahaan yang mengantu perihal registrasi/pendaftaran nama domain. Bahasa sederhananya, ini adalah perusahaan tempat Anda membeli nama domain Anda. Jika ternyata Anda lupa nama tempat Anda membeli domain, gunakan saja whois lookup.

Cara mengganti nameserver di berbagai registrar sebenarnya hampir mirip:

1. Masuk ke control panel registrar Anda

2. Cari opsi untuk mengganti DNS. Nama menu/bagiannya mungkin akan sedikit berbeda, tergantung dari registrar. Biasanya kebanyakan mengandung: DNS editor, MAnage DNS Settings, Change Nameservers, DNS Details, dll.

3. Hapus semua nilai yang terisi di kolom nameserver dan masukkan nameserver Hostinger. Klik tombol simpan.

4. Proses propagasi akan berlangsung maksimal dalam 24 jam kedepan.

Berikut ini dalah cara mengganti nameserver di beberapa registrar:

Opsi 2 – Mengarahkan Domain dengan A record

Langkah 1 – Mengganti A record

Jika Anda ingin membiarkan DNS zone Anda tetap di registrar domain, maka Anda perlu mengganti A record domain (Address Record). A record akan mengarahkan domain ke alamat IP yang sesuai dan digunakan untuk menentukan letak server dari nama, sehingga Anda tidak perlu repot memasukkan alamat IP langsung setiap Anda ingin membuat website. Cukup dengan domain.

Alamat IP untuk akun Hostinger Anda bisa ditemukan di dalam bagian Details yang sama seperti nameserver Anda:

hostinger a record 1 1

Dalam kebanyakan kasus, Anda perlu membuat 2 A records untuk nama domain Anda: satu dengan subdomain www dan satu lagi tidak. Contoh sederhananya, jika Anda memiliki domain example.com dan Anda ingin mengarahkannya ke alamat IP 31.220.104.172, maka Anda perlu membuat A record berikut ini:

NameTTLTypeAddress
example.com14400A31.220.104.172
www.example.com14400A31.220.104.172

 

Hal lain yang juga mungkin dilakukan adalah bahwa subdomain www Anda diarahkan via CNAME record. Dalam kasus seperti ini, Anda hanya perlu mengganti A record untuk root nama domain Anda:

NameTTLTypeAddress
example.com14400A31.220.104.172
www.example.com14400CNAMEexample.com

 

Jangan khawatir jika Anda mungkin melihat sedikit perbedaan di registrar Anda, cukkup isikan informasi yang kira-kira sama/mirip dengan yang ada di contoh di atas atau edit record yang sudah ada agar cocok dengan alamat IP Anda yang baru.

  • Name – nama domain atau subdomain yang ingin Anda arahkan
  • TTL – singkatan dari Time to Live. Time to Live menentukan periode waktu, karena server me-refresh informasinya yang terkait dengan DNS. Nilai default pada kebanyakan layanan adalah 14400 detik.
  • Type – tipe record
  • Address – Domain diarahkan ke alamat IP ini

Langkah 2 – Mengganti MX Record untuk Email

Jika Anda telah mengarahkan nama domain Anda ke Hostinger menggunakan A record dan ingin menggunakan server Hostinger untuk menerima email, Anda perlu mengganti MX record (Mail Exchanger) dengan yang sesuai. MX record akan menentukan server mail masuk (incoming mail server), yang akan menerima email yang dikirimkan ke domain Anda.

Di Hostinger, MX record bisa ditemukan di bagian Details, dibawah panel Email Details.

hostinger mx record 1 1

Dalam kebanyakan kasus, Anda bisa mengatur MX record di bagian yang sama. Mengatur MX record caranya hampir sama dengan men-settng A record, cukup dengan mengganti Address agar sesuai dengan Address pada Hostinger Anda:

NamePriorityTypeAddress
yourdomain.com0MXmx1.hostinger.com

 

  • Name – nama domain Anda.
  • Priority – kolom ini digunakan untuk menentukan alamat mana yang harus digunakan untuk menerima email jika Anda memiliki lebih dari 1 MX record. Nilai yang paling rendah artinya memiliki prioritas yang paling tinggi.
  • Type – tipe record
  • Address – tujuan / alamat (address) dari server, berfungsi untuk menerima email.

Kesimpulan

Dengan menyelesaikan tutorial ini, maka Anda telah mempelajari 2 cara untuk mengarahkan nama domain Anda ke Hostinger. Setelah propagasi DNS selesai dalam waktu maksimal 24 jam, website Anda bisa langsung diakses di seluruh dunia.

Tambah Komentar

Klik di sini untuk menulis komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Gabung bersama ratusan ribu pelanggan di seluruh dunia

dan dapatkan tutorial baru langsung di email Anda

Please wait...

Abone olduğunuz için teşekkürler!

Dapatkan harga hemat!

Web Hosting Gratis Domain mulai dari

Rp.10.275
/bln
[href]
[href]