Cara Membuat Brand Sendiri: 10 Strategi Menuju Sukses [2024]

Cara Membuat Brand Sendiri: 10 Strategi Menuju Sukses [2024]

Salah satu faktor utama untuk memulai bisnis yang sukses dalam jangka panjang adalah branding yang kuat. Apalagi, saat ini ada 305 juta startup baru yang muncul setiap tahunnya, sehingga Anda harus tahu cara membuat brand sendiri dan mengembangkannya agar tetap bisa bersaing.

Namun, kalau belum tahu strategi membangun brand yang efektif dan menciptakan identitas brand bagi bisnis Anda, prosesnya mungkin akan cukup panjang dan rumit. Jangan khawatir, kami akan membantu Anda.

Di artikel ini, kami akan membahas 10 cara membuat brand sendiri dengan strategi yang sudah terbukti. Kami juga akan memberikan contoh brand terkenal yang bisa Anda jadikan inspirasi dan menjawab beberapa pertanyaan umum tentang topik ini. Langsung saja, scroll ke bawah yuk!

Apa Itu Brand?

Brand adalah sebuah konsep yang memberikan identitas khas pada bisnis, membuatnya lebih mudah dikenali dan dipercaya oleh calon pelanggan. Biasanya, brand mencerminkan nilai dan ide perusahaan melalui logo, nama domain, slogan, produk yang unik, atau layanan yang luar biasa.

Contohnya seperti saat Anda mendengar nama brand Kapal Api, Anda pasti akan membayangkan logonya yang ikonik, kopi yang enak, atau memori lain saat menikmati secangkir kopi dari brand tersebut.

Nah, proses membangun brand umumnya bertujuan untuk menciptakan reputasi yang baik, meningkatkan rasa kepercayaan dari konsumen, dan menjalin kesan yang terasa lebih erat dengan pelanggan.

Sebuah studi dari UK menunjukkan bahwa ketika konsumen memercayai suatu brand, mereka cenderung lebih yakin untuk melakukan pembelian, merekomendasikannya kepada teman dan keluarga, bergabung dengan program dan campaign yang diadakan, serta memberikan ulasan positif di media sosial.

Jadi, terbukti bahwa brand yang kuat dan mudah diingat bisa menjadi tanda bahwa suatu perusahaan berhasil membangun bisnisnya sampai sukses. Brand inilah yang membedakan bisnis sukses seperti Kapal Api dengan brand kopi lokal yang masih berkembang.

Cara Membuat Brand Sendiri dan Mengembangkannya

Apa pun bisnis Anda dan produk yang akan dijual, baik untuk memulai bisnis online maupun mendirikan toko fisik, Anda harus menciptakan identitas brand yang kuat. Namun, perlu diingat bahwa ini adalah proses jangka panjang yang tidak hanya meliputi pembuatan nama bisnis atau logo yang menarik.

Di bagian ini, kami akan membahas langkah-langkah yang diperlukan untuk membangun brand Anda sendiri.

1. Tentukan Tujuan dan Nilai Bisnis

Sebelum memulai proses membangun brand, tentukan tujuan dan nilai-nilai bisnis Anda lebih dulu. Dengan demikian, Anda akan memahami tujuan utama bisnis Anda beserta arah yang dituju dan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapainya.

Meskipun tidak ada aturan pasti dan format tetap dalam hal ini, cobalah rumuskan poin-poin di bawah ini untuk membantu Anda menentukan tujuan dan nilai-nilai bisnis:

  • Pernyataan visi. Jelaskan secara singkat tujuan utama perusahaan Anda dan target jangka panjang yang harus dicapai. Tuliskan dalam 2-3 kalimat.
  • Pernyataan misi. Sampaikan bagaimana produk bisnis Anda akan membantu konsumen dan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai visi di atas.
  • Pernyataan nilai. Cantumkan prinsip-prinsip perusahaan dan kode etik yang harus diikuti semua karyawan dalam operasional sehari-hari.

Contoh Brand untuk Inspirasi

tujuan perusahaan Coca Cola Company yang menyampaikan visi dan misinya

Mari lihat contohnya dari The Coca-Cola Company. Ringkasan tujuan mereka menyatakan visi perusahaan untuk menciptakan brand yang disukai banyak orang, membangun bisnis yang berkelanjutan, dan merancang masa depan yang lebih baik bagi para pemangku kepentingan dan pemegang saham.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Coca-Cola menetapkan tiga pernyataan misi, yang tiap-tiapnya menunjukkan langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mencapainya.

Lebih lanjut, pernyataan nilai mereka menentukan bagaimana setiap karyawan harus selalu bersikap penuh rasa ingin tahu, termotivasi dan percaya diri, inklusif, dan selalu siap untuk menciptakan budaya kerja yang penuh semangat.

2. Lakukan Riset Pasar untuk Menentukan Target Audiens

Dengan melakukan riset terkait target pasar, Anda pun bisa memahami calon pelanggan bisnis Anda dan menentukan strategi pemasaran yang paling efektif bagi mereka.

Salah satu cara riset pasar yang paling efektif adalah dengan membuat user persona, yaitu representasi fiktif yang mewakili pelanggan ideal Anda.

Berikut cara membuat user persona untuk riset pasar:

  1. Apabila Anda sudah memiliki pelanggan, analisis demografinya seperti rentang usia, lokasi, dan jenis kelamin mereka. Namun kalau bisnis kecil Anda masih baru, pilihlah kelompok pasar spesifik di bidang tertentu. Contohnya, kalau Anda membuka toko baju, carilah konsumen penggemar fashion vintage daripada menyasar gaya fashion umum.
  2. Lakukan riset pada brand-brand serupa dan pelajari pelanggan mereka.
  3. Setelah itu, lakukan studi pengguna, wawancara, dan survei untuk memahami kebutuhan, kesukaan, kesulitan yang menjadi masalah pelanggan, dan pola perilaku mereka.
  4. Setelah mengumpulkan cukup informasi, buat persona pembeli berdasarkan karakteristik umum yang Anda temukan selama proses riset.
  5. Jangan ragu untuk membuat beberapa persona untuk melihat kecocokan setiap subkelompok tersebut dengan beberapa produk yang berbeda.

Contoh Brand untuk Inspirasi

halaman mcd menampilkan big mac

Menurut riset, pelanggan umum McDonald’s di Amerika Serikat adalah wanita kaukasia yang sudah menikah, berusia 41-56 tahun, dan tinggal di daerah pinggiran kota. Mereka menyukai menu sarapan, seperti kentang goreng dan sandwich.

Dengan menganalisis demografi dan perilaku konsumennya, McDonald’s bisa membuat campaign pemasaran yang lebih menarik. Contohnya seperti menyediakan menu sarapan dengan harga diskon, dan Happy Meal untuk menarik pelanggan yang masih usia anak-anak.

Memahami target pasar juga membantu brand ini beradaptasi dengan berbagai budaya dan preferensi hidangan pelanggannya. Misalnya, McDonald’s Indonesia menyajikan nasi, ayam gulai, dan bubur ayam, karena penduduk lokal lebih memilih nasi sebagai makanan utama daripada kentang.

3. Analisis Persaingan Pasar

Berikutnya, Anda perlu menemukan celah pasar yang bisa Anda masuki dan mencari peluang baru. Dalam hal ini, lakukan analisis dan pantau pesaing di area bisnis yang sama. Dari sini, Anda mungkin juga akan menemukan inspirasi dari kisah sukses mereka dan menghindari potensi kegagalan.

Untuk menganalisis persaingan dan kondisi pasar, coba langkah-langkah berikut:

  1. Cari niche atau bidang bisnis Anda di Google dan catat semua bisnis yang muncul di hasil pencarian. Atau, gunakan tool analisis kompetitor seperti Similarweb.
  2. Analisis produk dan layanan, struktur harga, lokasi, serta strategi promosi mereka.
  3. Lakukan analisis SWOT untuk mencari tahu keunggulan, kelemahan, tantangan, dan peluang mereka.
  4. Baca-baca website ulasan, platform media sosial, dan forum lainnya untuk menemukan masalah utama yang dihadapi pesaing tersebut.
  5. Berdasarkan hasil temuan Anda, hadirkan produk atau layanan yang lebih baik dan atasi masalah pelanggan yang belum terselesaikan tersebut untuk meraih pasar.

Contoh Brand untuk Inspirasi

homepage Tesla yang menjadi pelopor di industri kendaraan listrik

Industri kendaraan berbahan bakar bensin sudah sangat kompetitif. Di samping itu, industri ini juga menjadi salah satu penyumbang terbesar emisi karbon dan polusi udara yang berdampak negatif pada kesehatan manusia dan menyebabkan perubahan iklim.

Tesla berhasil menemukan celah ini dan memanfaatkannya. Dengan menghadirkan mobil listrik yang tidak memerlukan bahan bakar, mereka sukses menyediakan solusi yang lebih ramah lingkungan.

4. Tentukan Posisi Brand

Posisi brand atau brand positioning adalah proses yang membantu bisnis menentukan nilai-nilai unik yang membedakan mereka dari para pesaing.

Mulailah dengan mencari tahu kelebihan dan manfaat utama yang ditawarkan oleh bisnis Anda tapi tidak ada di perusahaan lain, seperti:

  • Harga yang terjangkau. Produk yang lebih murah biasanya menarik lebih banyak pelanggan. Namun, hal ini sering kali memberikan margin keuntungan dan kualitas produk yang lebih rendah.
  • Produk unik dan inovatif. Kami lebih merekomendasikan agar Anda menciptakan produk yang inovatif dan unik daripada menetapkan harga yang murah. Meskipun mungkin membutuhkan riset dan pengembangan yang tidak sebentar, produk yang unik akan meminimalkan kompetisi sehingga Anda lebih bebas menetapkan harga.
  • Layanan yang luar biasa. Sediakan dukungan selama 24/7 untuk menjawab pertanyaan pelanggan dan membantu mereka menyelesaikan masalah. Selain itu, tawarkan layanan purnajual untuk menjaga hubungan baik dengan klien, yang akhirnya akan membuat mereka menjadi pelanggan setia.
  • Pengalaman pengguna yang menyenangkan. Hadirkan pengalaman yang lancar dalam keseluruhan alur perjalanan pengguna. Misalnya, perusahaan software bisa menyajikan antarmuka yang user-friendly, kompatibilitas lintas platform, dan arsitektur informasi yang jelas.
  • Item dan produk premium. Konsumen kelas atas cenderung lebih melihat kualitas produk daripada harganya. Apabila ingin menargetkan pasar ini, buktikan kualitas produk Anda dengan menunjukkan proses produksi, bahan yang digunakan, dan mempresentasikan manfaat utamanya.

Setelah itu, tulis pernyataan brand positioning yang menjelaskan target pasar dan bagaimana produk atau layanan tersebut bisa memenuhi kebutuhan mereka. Dokumen ini berfungsi sebagai pedoman gaya brand agar para pemangku kepentingan internal tetap sejalan dengan visi yang sama.

Apabila belum tahu cara menulisnya, salin template di bawah ini dan sesuaikan dengan bisnis Anda sendiri:

Untuk membantu [target pasar] yang [kebutuhan dan masalah yang dihadapi pelanggan], [nama bisnis Anda] menyediakan [solusi untuk masalah mereka], karena [meyakinkan pelanggan dengan menjelaskan nilai jual unik bisnis Anda].

Berikut contoh implementasinya:

Untuk membantu pelaku bisnis kecil meraih sukses di internet, Hostinger menyediakan solusi yang mudah dan terjangkau untuk menghosting website. Pelanggan adalah prioritas utama kami, yang menjadi alasan kami menghadirkan layanan terbaik dan dukungan 24/7 untuk terus mendampingi klien dalam perjalanan onlinenya.

Contoh Brand untuk Inspirasi

homepage website Gucci brand fashion mewah terkenal

Gucci bisa menjadi contoh yang sangat baik dalam hal brand positioning yang kuat. Meskipun produk-produknya dibanderol dengan harga premium, perusahaan fashion ini memiliki jutaan pelanggan setia di seluruh dunia.

Faktor utama keberhasilan Gucci adalah nilai jual uniknya, yaitu produk yang berkualitas super premium, desain yang mewah, dan brand ambassador yang terkenal.

5. Bangun Komunikasi Branding yang Efektif

Strategi komunikasi yang jelas dan efektif membantu bisnis menyampaikan tujuan dan nilai-nilai mereka kepada pembeli. Mulailah dengan membuat nama bisnis yang mudah diingat, slogan yang menarik, dan cerita yang meyakinkan.

Kami akan menjelaskannya secara lebih mendetail di bawah ini.

Buat Nama Bisnis

Kalau belum memiliki nama bisnis, buatlah nama bisnis yang mudah diingat. Berikut beberapa tips membuat nama brand yang efektif:

  • Pilih nama brand yang relevan dengan bisnis Anda. Pastikan nama yang dipilih sesuai dengan bidang bisnis Anda. Contohnya, ketika pelanggan mendengar nama Papa Ron’s Pizza, mereka akan langsung tahu bahwa brand tersebut berhubungan dengan restoran pizza.
  • Gabungkan dua kata menjadi satu. Sebagai contoh, Netflix menggabungkan istilah “internet” dan “flicks,” sinonim dari “film.”
  • Gunakan singkatan yang mudah disebut untuk nama yang panjang. Contohnya, Anda mungkin sudah familiar dengan nama RCTI, tapi belum tahu bahwa singkatan tersebut berasal dari Rajawali Citra Televisi Indonesia.
  • Ambil inspirasi dari cerita rakyat, sastra, atau bahasa asing. Dalam mitologi Yunani, Nike adalah dewi kemenangan, yang menginspirasi brand sepatu populer tersebut.
  • Gunakan generator nama domain. Saat membuat website, gunakan generator nama domain untuk menemukan domain yang mencerminkan nama brand Anda. Langkah ini penting untuk membantu pelanggan menemukan website bisnis Anda dengan cepat.

Tulis Slogan yang Menarik

Slogan berfungsi untuk menyampaikan tujuan brand secara ringkas, namun mudah diingat. Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk membuatnya:

  1. Tulis beberapa frasa yang terkait dengan industri dan bidang bisnis Anda. Jangan ragu untuk menggunakan kata-kata bujukan yang membantu menyampaikan pesan brand Anda dan memiliki kesan emosional.
  2. Lihat strategi kompetitor atau gunakan generator slogan online untuk membantu Anda dalam proses ini. Pastikan slogan Anda tetap singkat, jelas, dan langsung menyampaikan intinya.
  3. Setelah membuat beberapa konsep awal, adakan polling internal dengan anggota tim yang relevan untuk mempersempit pilihan. Kemudian, pilih 3 yang paling banyak disukai.
  4. Lakukan A/B testing pada website perusahaan, platform media sosial, dan materi pemasaran lainnya untuk melihat opsi slogan mana yang memiliki performa terbaik.

Ceritakan Kisah Brand yang Menarik

Narasi yang menarik akan memicu reaksi emosional dari target audiens, yang pada akhirnya membantu perusahaan untuk meningkatkan brand awareness (kesadaran brand) dan engagement (keterlibatan).

Anda bisa menceritakan kisah brand Anda melalui postingan blog, iklan video, postingan media sosial, atau bahkan proposal pemasaran. Berikut adalah beberapa ide yang akan membantu Anda membuat kisah brand yang menarik:

  • Ceritakan latar belakang dibangunnya bisnis. Menceritakan kisah tentang pendiri atau awal mula perusahaan secara singkat bisa membuat brand terasa lebih dekat dan relevan dengan audiens.
  • Tunjukkan tantangan yang dihadapi. Beri tahu audiens tentang perjuangan Anda mencari cara membuat brand sendiri dan hal-hal yang Anda lakukan untuk menghadapi tantangan yang ada.
  • Sampaikan tujuan untuk menebar kebaikan. Identifikasi masalah umum di industri Anda dan buat campaign pemasaran terkait solusinya. Contohnya, Toms Shoes memiliki kisah brand yang menarik dan mewakili maksud baik para pelanggan, yaitu mendonasikan sepatu gratis bagi yang membutuhkan sesuai jumlah sepatu yang berhasil terjual.
  • Tekankan kejujuran dan transparansi. 88% konsumen lebih memilih sesuatu yang autentik sebagai faktor penentu saat mendukung suatu brand.

Contoh Brand untuk Inspirasi

iklan dan slogan Nike di youtube Never Done Evolving

Nike dengan slogan terkenalnya yang berbunyi “Just Do It” mendorong orang-orang untuk berolahraga dan mulai menjalani hidup yang lebih sehat.

Perusahaan sepatu ini juga terkenal dengan brand marketing yang emosional. Iklan video “Never Done Evolving” yang menceritakan kisah sukses atlet tenis Serena Williams berhasil meraih lebih dari satu juta tayangan.

6. Desain Identitas Visual Brand

Cara lain untuk memperkuat identitas brand adalah dengan menggunakan elemen visual seperti logo, palet warna, dan font.

Ikuti tips berikut ini saat membuat visual untuk identitas brand Anda:

  • Buat logo brand yang berkesan. Logo brand yang unik membantu perusahaan membangun brand awareness, menarik perhatian audiens, dan menciptakan kesan pertama yang baik. Pelajari cara membuat logo dengan tool seperti AI logo maker.
  • Pilih skema warna website yang sesuai. Riset menunjukkan bahwa warna mampu meningkatkan brand recognition hingga 80% dan memengaruhi 85% keputusan pembelian calon konsumen. Jadi, gunakan kombinasi warna website yang baik untuk menciptakan tampilan yang konsisten.
  • Pilih tipografi yang khas. Jenis font bisa benar-benar memengaruhi daya tarik suatu desain. Anda bisa menemukan opsi gratis dari Google Fonts untuk memilih tipografi yang tepat.
  • Cocokkan dengan citra brand. Gunakan elemen visual yang mewakili persona dan ciri khas brand Anda. Misalnya, perusahaan makanan organik bisa menggunakan palet warna hijau atau gambar sayuran segar di logonya.
  • Pelajari strategi pesaing. Lihat bagaimana perusahaan lain di industri Anda mendesain logonya. Identifikasi kelemahan identitas visual mereka, lalu buat konsep yang lebih baik.
  • Buat pedoman brand. Pedoman brand akan menjadi standar dan aturan bagi karyawan dan mitra bisnis Anda untuk menampilkan logo, identitas visual, dan tipografi brand Anda. Dokumen ini membantu menjaga keseragaman dan konsistensi di seluruh channel pemasaran.

Contoh Brand untuk Inspirasi

homepage Apple yang memiliki logo dan tampilan brand yang ikonik

Logo Apple sangat terkenal sebagai salah satu pelopor di industri perangkat elektronik. Kebanyakan orang langsung mengaitkannya dengan perangkat canggih yang berkualitas, fitur inovatif, serta desain yang modern dan elegan.

Dalam hal palet warna, Apple terutama menggunakan warna putih untuk website, produk, dan kemasannya karena mewakili kesederhanaan dan keanggunan.

7. Tambahkan Ciri Khas Brand pada Website Bisnis

Setiap bisnis membutuhkan website untuk membangun reputasi online dan kredibilitas yang solid, yang tentunya sangat penting untuk mendapatkan lebih banyak calon pelanggan.

Untungnya, ada banyak tutorial website mudah yang bisa diikuti, bahkan oleh pemula. Salah satu platform yang paling praktis adalah AI website builder seperti yang disediakan Hostinger dan platform CMS seperti WordPress.

Beberapa platform ini sudah dilengkapi dengan konfigurasi yang praktis dan template yang mudah disesuaikan sehingga mempercepat proses pembuatan website.

Agar lebih optimal dan efektif, website bisnis harus memiliki konten dan halaman berikut:

  • Homepage. Untuk memberikan kesan pertama yang baik, homepage harus langsung memberi tahu pengunjung tentang perusahaan Anda dan produk atau layanan yang ditawarkan.
  • Halaman About Us (Tentang Kami). Jelaskan misi, kisah brand, target audiens, dan pernyataan posisi perusahaan Anda. Tampilkan nama, latar belakang, peran, dan foto setiap anggota tim untuk membangun koneksi emosional yang lebih dekat dengan pelanggan.
  • Halaman produk atau layanan. Jelaskan struktur harga produk atau layanan, fitur utamanya, dan nilai jual unik perusahaan Anda.
  • Landing page. Dengan membuat landing page, Anda bisa mendorong calon pelanggan untuk melakukan tindakan tertentu, misalnya mendaftar uji coba gratis, berlangganan newsletter, dan melakukan pembelian.
  • Testimoni. Tunjukkan ‘social proof’ (bukti sosial) dengan menampilkan ulasan dari pelanggan lama dan pelanggan saat ini. Strategi ini akan meningkatkan kepercayaan pelanggan sehingga mereka tergerak untuk membeli produk Anda.

Setelah siap, terapkan tips berikut saat mendesain website:

  • Ciptakan desain yang konsisten. Letakkan nama perusahaan dan logo brand di seluruh website. Selain itu, gunakan palet warna yang konsisten agar pengunjung bisa lebih mudah mengingat identitas brand Anda.
  • Hadirkan desain yang rapi. Hindari elemen-elemen yang bisa mengalihkan perhatian pengunjung. Sebaliknya, gunakan tata letak yang sederhana, font yang mudah dibaca, dan copywriting yang ringkas agar pengunjung tetap fokus pada informasi bisnis, produk, dan layanan Anda.
  • Maksimalkan pengalaman pengguna. Sistem navigasi website dan fitur pencarian bawaan yang jelas membantu pengunjung untuk dengan cepat menemukan konten yang relevan, menghadirkan pengalaman browsing yang menyenangkan.
  • Optimasi halaman website. Setelah membuat website, Anda perlu mempromosikannya. Terapkan strategi SEO terbaik untuk menaikkan peringkat website di mesin pencari dan mendatangkan lebih banyak traffic organik.

Contoh Brand untuk Inspirasi

homepage paypal sebagai contoh branding website

PayPal adalah salah satu contoh brand sukses dengan website yang efektif. Homepage mereka langsung memberi tahu pengunjung tentang fungsi bisnisnya dan kemitraan promo eksklusif yang sedang berlangsung dengan sejumlah brand di seluruh dunia.

Dari segi desain, website PayPal mengimplementasikan antarmuka yang sederhana dan palet warna yang konsisten, yaitu warna putih untuk latar belakang, hitam untuk teks, dan biru untuk CTA.

8. Terapkan Strategi Content Marketing untuk Membangun Otoritas

Setelah membuat website, jaga hubungan dengan pembaca dengan membuat postingan blog yang informatif. Konten seperti ini memungkinkan bisnis menunjukkan keahlian dan otoritasnya tentang suatu topik.

Mulailah dengan riset kata kunci untuk mengidentifikasi masalah utama audiens menggunakan tool seperti Google Keyword Planner. Cukup masukkan niche atau industri bisnis Anda, kemudian tool ini akan menampilkan daftar ide kata kunci beserta volume pencariannya.

Atau, lakukan pencarian Google dan lihat bagian saran, Pencarian Terkait, serta Orang Juga Bertanya untuk menemukan ide topik blog. Sebaiknya carilah kata kunci untuk membuat konten evergreen, yaitu konten yang tidak musiman dan tetap relevan dalam jangka panjang.

Setelah menentukan topik, Anda bisa mencoba menulis postingan seperti berikut:

  • Artikel panduan. Buat artikel tutorial yang lengkap dan mendetail, terutama yang berhubungan dengan produk dan industri Anda sehingga pembaca tidak perlu mencari artikel dari kompetitor.
  • Laporan industri. Laporan, studi, dan artikel lainnya yang menyertakan berita dan fakta akan sangat berguna bagi pembaca dan membantu Anda mendapatkan backlink.
  • Studi kasus. Ceritakan kisah sukses dari klien sebelumnya dan klien saat ini untuk menggaet lebih banyak calon pembeli.

Ciptakan Brand Voice yang Unik

Ada jutaan postingan blog yang dirilis setiap harinya. Oleh karena itu, Anda perlu membangun citra brand yang unik untuk membedakan bisnis Anda dari kompetitor. Hal ini juga memungkinkan Anda membentuk persepsi audiens terhadap brand perusahaan dan mendorong mereka melakukan transaksi melalui konten tertulis.

Salah satu cara paling efektif untuk membentuk persona brand adalah dengan menciptakan brand voice yang khas, yaitu gaya komunikasi brand dengan audiens melalui kontennya.

Ketika menentukan brand voice, pertimbangkan target audiens Anda. Gunakan nada profesional saat menulis konten untuk audiens dari entitas bisnis. Sebaliknya, tunjukkan sedikit persona yang asyik dan cerdas dalam tulisan Anda bagi target audiens yang lebih santai.

Contoh Brand untuk Inspirasi

Blog hubspot sebuah perusahaan software pemasaran

Sebagai perusahaan software pemasaran, HubSpot memosisikan brand bisnisnya sebagai pakar industri melalui konten-konten edukatif.

Dengan menggunakan brand voice yang formal namun penuh pengetahuan, Blog HubSpot secara konsisten menyajikan konten yang relevan dan informatif untuk membantu pembaca menangani masalah pemasaran, bisnis, dan layanan pelanggannya.

9. Integrasikan Brand secara Efektif di Channel Lainnya

Media sosial, email, dan mesin pencari merupakan beberapa channel pemasaran lainnya yang tidak kalah efektif dari website untuk mempromosikan bisnis. Terapkan strategi branding Anda di seluruh channel ini untuk hasil yang lebih maksimal.

Social Media Marketing

Berkat popularitasnya, platform sosial seperti Twitter/X, Facebook, dan Instagram bisa menjadi titik awal yang baik untuk membangun brand awareness dan interaksi pelanggan.

Ada banyak strategi social media marketing yang bisa Anda terapkan. Misalnya, Anda bisa membuat postingan yang menghibur dan terkait dengan masalah pelanggan, membalas komentar followers, ikut bergabung dalam topik yang sedang tren, dan bekerja sama dengan influencer.

Email Marketing

Email marketing adalah strategi pemasaran dengan mengirimkan materi promosi atau informasi melalui email untuk membangun koneksi dengan pelanggan, menyampaikan update bisnis, dan mempromosikan produk.

Untuk memulai campaign email marketing, Anda bisa mendaftar ke layanan seperti Sendinblue atau Drip. Kemudian, ajak pengguna untuk berlangganan newsletter email dengan imbalan seperti eBook gratis atau kode kupon.

Saat mengirimkan newsletter, gunakan judul yang menarik untuk meningkatkan persentase email dibaca. Copywriting yang menarik dan CTA yang jelas juga bisa mendorong penerima untuk melakukan tindakan yang dimaksud.

Search Engine Marketing (SEM)

Meskipun ada strategi SEO yang umumnya gratis, prosesnya bisa cukup lama dan perlu dilakukan dalam jangka panjang. Apabila menginginkan hasil yang lebih cepat, pertimbangkan untuk membeli ruang iklan di SERP (halaman hasil mesin pencari).

Model iklan berbayar yang paling populer adalah PPC (pay-per-click), di mana Anda membayarkan biaya tertentu pada penyedia iklan sesuai jumlah klik yang diterima di iklan Anda. Gabung ke jaringan iklan seperti Google Ads dan tayangkan iklan untuk menarik lebih banyak pengunjung.

Contoh Brand untuk Inspirasi

halaman gopro menampilkan popup diskon untuk berlangganan email

GoPro berinteraksi dengan pelanggan melalui konten gambar dan video yang unik, menghasilkan jutaan followers di Instagram, Facebook, dan Twitter.

Untuk membuat daftar email, perusahaan kamera ini menampilkan banner pop-up di websitenya. Mereka memberikan diskon 15% bagi pengunjung yang bersedia mendaftar untuk mendapatkan promosi email.

Selain itu, meskipun brand ini sudah sangat populer, mereka masih menggunakan strategi SEM untuk mempromosikan toko onlinenya.

10. Pertahankan Reputasi Brand

Setelah membuat brand, Anda wajib menjaga reputasinya agar bisnis bisa terus berkembang. Untuk menjaga reputasi brand, pertimbangkan tips berikut:

  • Berikan layanan yang luar biasa. Pelanggan yang merasa puas biasanya akan tergerak untuk mempromosikan brand secara sukarela. Bahkan, 72% konsumen akan menceritakan pengalaman positifnya dengan setidaknya enam orang terdekatnya.
  • Pantau sebutan yang ditujukan pada brand Anda. Cari bisnis Anda secara rutin di Google untuk memantau ulasan baik dan buruk di website lain dan forum diskusi. Tool seperti Agile CRM bisa membantu Anda memantau sebutan brand di media sosial.
  • Tangani komentar negatif dengan segera. Tanggapi komentar negatif sesegera mungkin setelah Anda menerimanya. Hubungi pelanggan yang tidak puas, berikan solusi, dan tawarkan kompensasi untuk mengembalikan kepercayaan mereka.
  • Tingkatkan kepuasan karyawan. Staf yang tidak bahagia mungkin mengungkapkan ketidakpuasan mereka di media sosial. Untuk mencegah hal ini, mintalah umpan balik secara rutin kepada mereka untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik.
  • Dapatkan bukti sosial. Ajak klien lama dan klien saat ini untuk memberikan testimoni positif di website ulasan populer. Sebab, 9 dari 10 konsumen cenderung membaca ulasan online lebih dulu sebelum melakukan pembelian.

Manfaat Mengembangkan Brand yang Kuat

Apabila masih ragu mengapa harus susah-susah menghabiskan waktu, usaha, dan resource untuk memahami cara membuat brand sendiri, di bagian ini kami akan menjelaskan manfaat luar biasa yang akan Anda dapatkan dengan branding yang kuat:

  • Brand bisa menjadi pedoman bisnis yang jelas. Identitas brand membantu pelaku usaha menentukan visi dan misi perusahaan dari awal, memberikan arah yang jelas menuju sukses.
  • Meningkatkan kredibilitas. Sebagian besar orang menganggap bahwa brand yang terkenal pasti lebih kredibel dan bisa diandalkan, membuat mereka lebih yakin untuk melakukan pembelian.
  • Memperluas jangkauan dan exposure bisnis. Pelanggan cenderung merekomendasikan brand yang mereka sukai kepada teman dan keluarganya. Pemasaran gratis melalui mulut ke mulut ini bisa membantu memperluas jangkauan perusahaan dan memperoleh lebih banyak calon pelanggan.
  • Membantu mendapatkan pelanggan ideal. Pelanggan akan merasa lebih terkait dengan suatu brand apabila mereka merasa sejalan dengan nilai dan misi brand tersebut.
  • Meningkatkan peluang repeat order. Memberikan nilai jual yang unik bisa membantu bisnis mendapatkan lebih banyak pelanggan setia yang senang melakukan pembelian berulang.
  • Menambah peluang pendapatan. Dengan cara membangun brand yang kuat, Anda bisa meningkatkan penjualan dan pendapatan bisnis. Bahkan, 46% konsumen di Amerika Serikat merasa tidak masalah untuk mengeluarkan lebih banyak uang pada bisnis yang mereka percaya.

Kesimpulan

Membangun brand yang kuat dan efektif adalah salah satu langkah terpenting untuk membangun reputasi bisnis. Namun, proses dan cara membuat brand sendiri memerlukan waktu dan upaya yang tidak sedikit.

Untuk membangun strategi brand yang sukses, Anda bisa mengikuti tips terbaik berikut ini:

  1. Tentukan tujuan bisnis, target, dan nilai-nilainya.
  2. Lakukan penelitian pasar untuk memahami target audiens dan kompetitor. Kemudian, tawarkan nilai penjualan yang unik untuk menempatkan bisnis Anda di posisi pasar yang baik.
  3. Buat citra dan identitas brand yang kuat melalui nama yang mudah diingat, logo, slogan yang menarik, cerita yang meyakinkan, dan desain visual yang konsisten.
  4. Promosikan brand menggunakan berbagai channel pemasaran, termasuk situs web, platform sosial, dan email. Tingkatkan traffic website melalui strategi SEO dan iklan berbayar.
  5. Pertahankan reputasi brand dengan menangani ulasan negatif dan memberikan kompensasi kepada pelanggan yang tidak puas.

Nah, setelah membaca artikel ini, Anda pun sudah memahami cara membuat brand sendiri untuk membangun bisnis yang sukses. Dengan membuat brand dan mengembangkannya, Anda tak hanya akan meraih sukses, tapi juga bisa mempertahankannya untuk jangka panjang. Semoga sukses selalu!

Tanya Jawab (FAQ) Cara Membuat Brand Sendiri

Bagian ini akan menjawab beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang langkah-langkah membangun brand.

Berapa Biaya untuk Membuat Brand?

Biayanya tergantung pada paket branding yang dipilih. Agensi desain mungkin mengenakan biaya sekitar Rp20 juta – Rp50 juta, yang biasanya sudah mencakup pembuatan logo, website, brosur, alat tulis dan kantor, kartu bisnis, template email, dan desain visual media sosial. Untuk opsi yang lebih terjangkau, gunakan jasa desainer grafis freelance dengan tarif mulai dari Rp200.000 – Rp2 juta/pekerjaan.

Apa Faktor yang Menentukan Kekuatan Suatu Brand?

Brand yang kuat semestinya memiliki identitas yang jelas untuk membedakannya dari kompetitor. Nilai-nilai utama brand, desain yang unik, kisah yang menarik, dan posisi pasar yang baik akan sangat memengaruhi identitasnya.

Bagaimana Cara Membuat Brand Pribadi?

Untuk membuat personal brand yang baik, Anda perlu menemukan nilai jual yang unik, menunjukkan keahlian Anda melalui berbagai channel pemasaran, dan membangun reputasi yang bagus. Pertimbangkan untuk membuat website, karena merupakan salah satu platform terbaik untuk membangun personal brand. Anda bisa menemukan berbagai contoh website pribadi untuk mencari inspirasi.

Author
Penulis

Faradilla A.

Faradilla, yang lebih akrab disapa Ninda, adalah Content Marketing Specialist di Hostinger. Ia suka mengikuti tren teknologi, digital marketing, dan belajar bahasa. Melalui tutorial Hostinger ini, Ninda ingin berbagi informasi dan membantu pembaca menyelesaikan masalah yang dialami. Kenali Ninda lebih dekat di LinkedIn.