Apa Itu DNS? Bagaimana Cara Kerja DNS?
access_time
hourglass_empty
person_outline

Apa Itu DNS? Bagaimana Cara Kerja DNS?

Domain Name System atau DNS adalah sebuah sistem yang membantu manusia dan komputer untuk saling berkomunikasi saat mengakses website melalui internet. Manusia menggunakan nama (URL), komputer menggunakan angka (IP), dan DNS berada di antaranya untuk “menerjemahkan” URL menjadi angka yang bisa dipahami oleh komputer.

Contohnya adalah aplikasi Kontak di smartphone yang menampilkan nama untuk nomor telepon. Sulit bagi kita untuk mengingat kontak setiap orang hanya dengan nomor telepon mereka. Nah, sama halnya dengan aplikasi kontak, DNS mengubah URL menjadi sebuah nomor IP yang bisa dipahami komputer agar kita tidak perlu repot-repot mengingat nomor IP setiap situs yang ingin dikunjungi.

Dalam artikel ini, kami membahas secara lengkap tentang pengertian DNS dan fungsinya, serta cara setting DNS domain.

Dapatkan domain gratis dengan paket web hosting murah dari Hostinger! Jaminan uptime hingga 99,9%, bantuan tersedia selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

Mulai Sekarang

Bagaimana Cara Kerja DNS?

Setelah membahas apa itu DNS, selanjutnya kami akan membahas tentang cara kerja DNS. Jadi, sistem ini bekerja dalam beberapa langkah melalui sebuah struktur DNS. Langkah pertama dimulai dengan DNS query, yaitu permintaan informasi tentang alamat IP sebuah website.

Sebagai contoh, kita ingin membuka website (misalnya google.com) menggunakan web browser dengan mengetikkan nama domainnya.

Pertama, server DNS akan mencari informasi alamat IP di filehost, yaitu file teks biasa dalam sistem operasi yang berfungsi untuk mengarahkan hostname ke alamat IP. Jika informasi yang dicari tidak ditemukan, server akan mencari di cache, yaitu komponen hardware atau software yang menyimpan data untuk sementara.

Tempat penyimpanan cache yang paling umum adalah web browser dan Internet Service Provider (ISP).

Cara kerja DNS

DNS Recursor/DNS Recursive Resolver

Apabila informasi yang diminta tidak ditemukan di cache, sistem bisa meminta server lain untuk memenuhi permintaan tersebut atas nama klien (browser) dengan mencari informasi di cache ISP. Inilah yang disebut DNS recursor. Server ini layaknya agen yang berperan untuk menyediakan setiap informasi yang diminta. Dalam proses ini, DNS recursor juga meminta bantuan pada Root Nameserver.

Root Nameserver

Root nameserver berada pada tingkat tertinggi hierarki DNS. Tidak ada nama formal untuknya, dan server ini dilabeli dengan string kosong. Anda bisa menganggapnya sebagai tempat penyimpanan referensi.

Dalam penggunaannya, apabila informasi masih tidak bisa ditemukan di cache ISP, DNS recursive resolver akan mengirimkan permintaan ke Root Nameserver. Kemudian, server ini akan merespons permintaan tersebut dengan memberi tahu agen untuk mengakses area yang lebih spesifik, yaitu top-level-domain name server (TLD nameserver).

TLD Nameserver

Ketika mengakses Google atau Facebook, Anda bisa melihat bahwa nama domain kedua platform ini diakhiri dengan .com. Akhiran ini disebut top-level domain. Server untuk tipe top-level domain ini disebut TLD nameserver, yang berperan untuk mengelola semua informasi terkait ekstensi domain umum.

Seperti saat meminta informasi tentang www.google.com, TLD .com sebagai satu-satunya delegasi akan merespons permintaan dari DNS recursive resolver dengan mengacu pada Authoritative DNS server, atau Authoritative Nameserver. Server inilah yang memiliki resource asli untuk domain tersebut.

Authoritative Nameserver

Ketika DNS recursive resolver bertemu dengan authoritative nameserver, saat itulah jawaban akan diberikan. Authoritative nameserver memiliki semua informasi tentang nama domain yang diladeninya. Server ini menyediakan resolver berulang ke alamat IP yang ditemukan server dalam catatan. Setelah tahap ini selesai, web browser pun akhirnya menampilkan halaman website yang tadi kita minta, yaitu Google.

Bagaimana Cara Setting DNS Domain?

Selanjutnya, setelah membahas apa itu DNS beserta cara kerjanya, kami akan menujukkan cara mengganti setting atau pengaturan DNS domain. Di sini, kami menggunakan control panel Hostinger. Cukup masuk ke control panel di akun Hostinger Anda, lalu akses DNS Zone Editor.

apa itu dns

Pada DNS Zone Editor, Anda akan melihat tipe DNS record yang bisa diedit, ditambahkan, dan dihapus.

Beberapa tipe DNS record ini adalah:

  • A Record
    DNS record dasar yang bisa digunakan untuk menambahkan Host, TTL (Time to Live), dan Points to baru.
  • CNAME record
    Record bagi suatu alias untuk domain lain. Anda bisa menambahkan Host, TTL (Time to Live), dan Points to baru.
  • MX record
    Record untuk mengidentifikasi server yang menangani mail. Anda bisa menambahkan Host, Priority, TTL (Time to Live), dan Points to baru.
  • TXT record
    Dengan record ini, Anda bisa menyimpan informasi teks untuk menambahkan Host, TXT Value, TTL (Time to Live), dan Points to baru.
  • AAAA record
    A record untuk alamat IPV6. Anda bisa menambahkan Host, TTL (Time to Live), dan IPv6 baru.
  • NS record
    Record DNS server untuk domain Anda. Di sini, Anda bisa menambahkan Host, TTL (Time to Live), dan TXT Value.
  • SRV record
    Record untuk spesifikasi data di Domain Name System. Anda bisa menambahkan Priority, Name, Weight, Port, Points to, dan TTL baru.

Kesimpulan

Selesai! Sekarang, Anda sudah tahu apa itu DNS (Domain Name System), cara kerja DNS, juga cara setting DNS domain. Dengan mengetahui pengertian dan fungsi DNS beserta cara menyesuaikan pengaturannya, Anda pun bisa melakukan perubahan pada pengaturan control panel Hostinger sesuai kebutuhan.

Penulis

Author

Faradilla Ayunindya / @faradilla

Faradilla adalah penerjemah bahasa Inggris ke bahasa Indonesia yang menyukai segala hal tentang IT dan senang mengikuti tren seputar teknologi. Ia ingin turut berbagi informasi mengenai topik yang sedang populer di dunia online melalui tutorial yang ditulisnya di blog Hostinger.

Tutorial pilihan

Tutorial terkait

Ketik balasan

Komentar*

Nama*

Email*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jadilah bagian dari Hostinger!