Other

6 Control Panel Hosting Paling Populer

Control panel merupakan tool populer yang digunakan untuk mengatur layanan hosting Anda. Dengan tool ini, Anda dapat melakukan serangkaian tindakan seperti: mengatur nama domain, instal aplikasi, membuat dan mengatur akun email, mengunggah file website, dan lainnya. Tentu saja Anda dapat melakukan semuanya dengan cara masuk pada servernya. Hanya saja, dalam menggunakan panel ini Anda memerlukan pengetahuan seperti seorang web developer. Satu kesalahan kecil maka seluruh situs bisa menjadi kacau. Selebihnya, panel web intuitif, sederhana, dan menghemat waktu Anda.

Ada banyak jenis control panel di internet. Semuanya memiliki desain dan lingkup fitur yang berbeda. Pada artikel ini, tim Hostings.info akan menjelaskan tentang panel yang paling sering dan paling mudah digunakan.

Anda juga bisa melihat rating control panel di Hostings.info.

  1. cPanel

    tampilan cpanel

Panel ini tersedia hanya untuk OS Linux. Panel ini merupakan salah satu control panel yang paling populer. Panel ini memiliki antarmuka grafis dan antarmuka manajemen server melalui WHM (Web Host Manager). Karena elemen-elemen ini saling bekerja sama, sangat mungkin bagi Anda untuk mengatur website dengan salah satu antarmuka yang telah disebutkan sebelumnya. Jadi, panel ini sangat sesuai untuk pemula maupun developer yang lebih memilih console daripada desain yang cantik.

cPanel memiliki banyak fitur berbeda, semuanya berada di satu halaman sehingga Anda tidak perlu klik berbagai menu untuk mengarah pada menu yang ingin dituju. Ditambah lagi, semua fitur memiliki deskripsi singkat yang menjelaskan tentang fungsi fitur tersebut. Terlebih lagi, hampir semua fitur memiliki opsi yang memungkinkan Anda untuk membuat apa pun dalam beberapa klik. Berikut beberapa fitur utama yang ditawarkan:

  • Pengaturan, registrasi, dan transfer nama domain;
  • Membuat dan mengelola email, manajemen filter spam, autoresponder, dan set up email forwarder;
  • Catatan pengunjung dan error;
  • Membuat dan mengatur database;
  • Fitur keamanan, seperti IP blocker, leech protection, dan direktori yang dilindungi oleh password;
  • Monitor performa server;
  • Melakukan backup dan otomatisasi;
  • Membuat file manager dan FTP user;
  • Berbagai aplikasi dan tool pihak ketiga untuk menambah fungsionalitas.
  1. Plesk

    tampilan control panel hosting plesk

Control panel ini tersedia untuk Windows dan Linux. Panel ini juga cukup populer, terutama di antara penyedia hosting Eropa. Pada dasarnya, tidak banyak control panel yang ditawarkan untuk Windows. Itu sebabnya Plesk dapat dianggap sebagai salah satu panel paling nyaman dan mudah digunakan khususnya untuk OS ini.

Semua opsi dibagi ke dalam berbagai kategori. Opsi-opsi tersebut ditampilkan dalam bentuk daftar di sisi kiri. Beberapa server dapat dikelola dalam satu panel.

Antarmukanya cukup sederhana dan intuitif, semuanya dapat dibuat dalam beberapa klik. Salah satu fitur khasnya adalah beragamnya tool otomatisasi. Tool otomatisasi ini akan membantu dan menghemat waktu Anda sehingga Anda dapat fokus pada pengembangan situs web dan tidak khawatir tentang pemeliharaan server.

Keunikan lain dari Plesk adalah tingkatan loginnya. Ada 4 tingkatan login di Plesk. Semuanya memiliki permission dan tanggung jawab yang berbeda:

  • Administrator – level tertinggi, dapat mengatur dan membangun sistem dan juga mengelola beberapa server (jika dapat dilakukan);
  • Client/Reseller – memungkinkan untuk membuat dan mengatur sekelompok nama domain, permission-nya diberikan oleh administrator;
  • Domain Owner – memungkinkan untuk hanya mengatur nama domain;
  • Mail User – level paling rendah, dapat masuk pada antarmuka webmail dan mengatur sandi, filter spam, dan lainnya.

cPanel dan Plesk adalah panel terpopuler dan paling umum digunakan di seluruh dunia. Namun, masih ada puluhan control panel lainnya. Beberapa perusahaan membuat control panel sendiri untuk pelanggan mereka. Misalnya, Hostinger yang telah mendesain hPanel. Anda dapat menemukan ulasannya di nomor berikutnya.

  1. hPanel

    contol panel hPanel hostinger

Control panel ini dirancang oleh tim Hostinger untuk klien mereka. Control panel ini tersedia untuk distribusi Linux. Sayangnya, untuk saat ini, hPanel hanya dapat digunakan di shared hosting.

Sekilas tampilan hPanel mirip cPanel, tapi lebih mudah digunakan. Misalnya, meskipun semua opsi berada di halaman depan, ketika Anda memilih salah satu di antaranya, side menu akan muncul di sebelah kiri. Jadi Anda akan lebih mudah untuk bernavigasi di antara berbagai menu.

Web panel ini memiliki semua fungsi dasar yang Anda butuhkan, seperti manajemen domain dan email, editor zona DNS, manajer file dan database, dll. Anda juga dapat mengelola keamanan akun: mengatur kata sandi untuk direktori, memblokir IP, dan mengonfigurasi hotlink protection . Terlepas dari semua opsi ini, kekhasan utamanya adalah kemampuan hPanel untuk mengelola semua produk Anda dalam satu panel. Misalnya, Anda dapat melihat riwayat pembayaran, membeli paket hosting baru, dan meng-upgradenya.

  1. Direct Admin

    direct admin control panel

Control panel ini tersedia untuk sistem Linux dan BSD. Control panel ini merupakan salah satu panel yang paling stabil, mudah, dan cepat. Antarmuka panel ini sangat user friendly. Ditambah lagi, panel ini juga panel termurah.

Semua opsi dikelompokkan dan diletakkan pada bagian atas. Control panel ini juga mendukung beberapa level akses: Administrator, User, dan Reseller. Selain itu, panel ini memiliki tool anti-spam bawaan. Terlebih lagi, Anda dapat menggunakan panel ini untuk melihat statistik penggunaan secara lengkap dari setiap resource. Pada dasarnya, panel ini memiliki banyak opsi dan fitur, seperti manajemen DNS, pembuatan database, dan manajemen, pembuatan dan pengelolaan akun reseller, pembuatan backup, pengelolaan file, dll. Kekhasan utama panel ini terletak pada kesederhanaannya. Anda tidak harus paham teknologi untuk memahami dan menggunakannya.

  1. Webmin

    tampilan panel webmin

Control panel hosting satu ini tersedia untuk semua sistem Unix, termasuk tapi tidak terbatas hanya pada sistem BSD, seluruh sistem Linux dan Solaris. Terlebih lagi, panel ini juga tersedia untuk sebagian OS Windows. Ini berarti bahwa mungkin bagi Anda untuk menginstal Webmin pada Windows, tapi tidak semua fungsi akan ditampilkan.

Sangat jelas bahwa desain Webmin tidak bisa dibilang sebagai desain yang sangat user-friendly dan sederhana, tapi desain panel ini membebaskan Anda untuk mengkustomisasi apa pun. Contohnya, panel ini memiliki web server Apache untuk mengonfigurasi instruksi dan fitur Apache. Terlebih lagi, developer webmin membuat beberapa panel berdasarkan cPanel Webmin untuk menyesuaikan dengan tujuan dan tipe hosting:

  1. Usermin – antarmuka web untuk mengelola email, pengaturan filter email dan kata sandi dll;
  2. Cloudmin – antarmuka pengguna untuk mengelola server virtual;
  3. Virtualmin – digunakan untuk mengelola beberapa host virtual (seperti Plesk).

Webmin mungkin tidak semudah panel lain yang dijelaskan dalam artikel ini, tetapi panel ini sepenuhnya gratis dan dapat diinstal pada sebagian besar sistem operasi.

  1. ISPmanager

    tampilan control panel isp manager

ISPmanager adalah control panel berbasis Linux yang banyak digunakan di kalangan perusahaan hosting Eropa Timur. Panel ini memiliki desain yang sangat sederhana, tapi sama sekali tidak mengurangi kemudahan yang ditawarkannya.

Web panel ini memiliki dua versi: Lite dan Business. Versi pertama, Lite, terlepas dari fitur-fitur lain yang kurang lebih umum untuk setiap panel, dapat digunakan untuk manajemen server web, menentukan level akses untuk user, mengimpor data dari server jarak jauh, dll. Oleh karena itu, panel Lite sebagian besar digunakan untuk server khusus dan VPS. Sementara itu, versi ISPmanager Business lebih baik digunakan untuk shared hosting atau reseller karena memungkinkan untuk mengelola beberapa server (cluster) serta dengan mudah membuat dan mengelola akun user.

Kesimpulan

Semua panel yang disebutkan di atas memiliki keunikan, kelebihan, dan kekurangannya masing-masing. Cukup sulit untuk menentukan mana control panel yang terbaik. Akan tetapi, semua ini merupakan masalah pilihan. Namun, panel-panel web ini memiliki satu kesamaan, yaitu mempermudah serta mempercepat pengelolaan server dan hosting. Karena itulah, keenam control panel ini merupakan solusi yang baik bagi user pemula dan developer.

Tentang penulis

Nadia Agatha

Nadia merupakan penerjemah lepas sejak 2016, kini ia menjadi penerjemah untuk Hostinger. Ia gemar membaca dan melakukan penelitian seputar penerjemahan dan sosiolinguistik. Disamping itu, ia juga suka bermain dengan kucingnya dan bercengkrama bersama teman-temannya di waktu senggang.

Tambah Komentar

Klik di sini untuk menulis komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dapatkan harga hemat!

Web Hosting Gratis Domain mulai dari

Rp.8.739
/bln