Cara Membuat User di MySQL dan Cara Membuat Hak Akses Bagi Pemula
access_time
hourglass_empty
person_outline

Cara Membuat User di MySQL dan Cara Membuat Hak Akses Bagi Pemula

Ingin tahu lebih jauh tentang dasar-dasar pengoperasian MySQL? Di tutorial ini, ada banyak hal yang akan Anda pelajari mulai dari cara membuat user di MySQL hingga cara membuat hak akses user. Tak hanya itu, kami juga akan membahas beberapa command atau perintah untuk memberikan hak akses, menghapus (revoke) hak akses, dan menghapus user.

Beli paket web hosting Premium atau Bisnis dari Hostinger dan nikmati unlimited database MySQL! Dapatkan juga domain gratis untuk 1 tahun.

Mulai Sekarang

Sebelum lanjut ke pembahasan utama, pastikan MySQL sudah terinstall. Jika belum, silakan baca tutorial cara install MySQL baik di Ubuntu maupun CentOS.

Catatan: Kami akan menggunakan baris perintah untuk mengakses Linux VPS sebagai root. Pilih PuTTY (Windows) atau terminal (macOS, Linux) dan login dengan menggunakan informasi login SSH root yang disediakan oleh provider hosting Anda.

Cara Membuat User dan Cara Membuat Hak Akses User di MySQL

Begitu MySQL digunakan, Anda akan langsung diberikan username dan password. Dengan adanya informasi login ini, Anda akan memperoleh akses root atau kendali penuh atas semua database dan tabel.

Seiring dengan berjalannya waktu dan proyek online yang makin berkembang, pastinya Anda berencana untuk memberikan akses database ke user lain. Namun, dalam hal ini Anda tidak ingin mengizinkan user tersebut memegang kendali penuh.

Misalnya, Anda meminta bantuan developer untuk mengelola database. Akan tetapi, Anda tidak ingin mereka punya hak untuk menghapus atau memodifikasi informasi yang bersifat sensitif.

Maka dari itu, tipe informasi login yang sebaiknya diberikan adalah yang bersifat non-root user. Nantinya Anda bisa melacak apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh developer terhadap data Anda.

Nah, di bagian ini, kami akan menjelaskan cara membuat user MySQL dan cara memberikan hak akses kepada user tersebut agar dapat mengakses database Anda. Meskipun memberikan kendali penuh kepada non-root user bukanlah keputusan yang bijak, tidak ada salahnya Anda mempelajari beberapa hal tentang pemberian hak akses user.

Berikut langkah-langkah untuk membuat akun user baru di MySQL:

  1. Buka baris perintah dan tambahkan server MySQL:
mysql
  1. Script akan menampilkan notifikasi di bawah ini sebagai tanda bahwa Anda sedang mengakses server MySQL.
mysql>
  1. Jalankan perintah di bawah ini:
CREATE USER 'new_user'@'localhost' IDENTIFIED BY 'password';
  1. new_user adalah nama yang diberikan untuk akun user baru dan IDENTIFIED BY ‘password’ merupakan passcode atau kata sandi untuk user tersebut. Kedua value ini dapat diganti. Cukup tambahkan value yang sudah Anda buat ke dalam tanda kutip.
  2. Jalankan perintah ini untuk memberikan semua akses database kepada user baru:
GRANT ALL PRIVILEGES ON * . * TO 'new_user'@'localhost';
  1. Flush hak akses yang diberikan dengan mengaktifkan perintah ini:
FLUSH PRIVILEGES;

Kini user baru punya hak akses yang sama seperti yang dimiliki root user.

Cara Membuat Hak Akses Tertentu untuk User MySQL

Pada saat membuat nama database dan nama tabel, pisahkan kedua nama tersebut dengan tanda titik (.) dan tidak perlu ditambahkan spasi. Dengan demikian, root user akan memperoleh fine-grain control terhadap data tertentu.

Ganti value PERMISSION_TYPE dengan tipe akses yang ingin Anda berikan ke akun user baru.

Berikut perintah yang paling sering digunakan di MySQL:

  • CREATE – memperbolehkan user untuk membuat database atau tabel.
  • SELECT – memperbolehkan user untuk mengambil data.
  • INSERT – memperbolehkan user untuk memodifikasi entri yang ada di tabel.
  • DELETE – memperbolehkan user untuk menghapus entri tabel.
  • DROP – memperbolehkan user untuk menghapus semua tabel database.

Catatan: Jika permission type diganti dengan ALL PRIVILEGES, semua perintah yang disebutkan di atas akan diaktifkan.

Ganti PERMISSION_TYPE dengan tipe perintah yang Anda pilih. Apabila Anda ingin mengaktifkan banyak perintah, pisahkan setiap perintah dengan tanda koma. Sebagai contoh, kami akan memberikan hak akses CREATE dan SELECT ke akun non-root user MySQL dengan menjalankan perintah ini:

GRANT CREATE, SELECT ON * . * TO 'user_name'@'localhost';

Gunakan perintah di bawah ini jika Anda ingin menghapus (revoke) hak akses yang telah diberikan:

REVOKE PERMISSION_TYPE ON database_name.table_name FROM ‘user_name’@‘localhost’;

Misalnya, Anda hendak menarik kembali semua hak akses yang telah dihibahkan ke non-root user. Maka perintah yang sebaiknya digunakan adalah:

REVOKE ALL PRIVILEGES ON * . * FROM 'user_name'@'localhost';

Jalankan perintah ini bila Anda ingin menghapus akun user sepenuhnya:

DROP USER ‘user_name’@‘localhost’;

Catatan: Untuk menjalankan perintah di atas, pastikan Anda sudah punya akses root terlebih dulu. Setelah melakukan perubahan, segera jalankan FLUSH PRIVILEGES.

Menampilkan Tipe Hak Akses yang Telah Diberikan Kepada User MySQL

Untuk mengecek kembali hak akses apa saja yang sudah dibagikan ke user MySQL, gunakan perintah SHOW GRANTS:

SHOW GRANTS FOR 'user_name'@'localhost';

Hasilnya akan seperti ini:

Output

Apa Itu Database MySQL?

Untuk memahami sistem kerja MySQL, Anda harus tahu pengertian database terlebih dulu. Database adalah tempat penyimpanan virtual bagi sejumlah data penting untuk pembuatan website dan aplikasi web.

Database MySQL menyimpan informasi akun user, seperti username, password, alamat email, dan informasi lainnya yang nantinya digunakan.

Hanya saja, data yang disimpan di dalam database harus sesuai dengan urutan tertentu. Di sinilah peran penting sistem manajemen database. Tool ini digunakan untuk menciptakan koneksi ke database dan memperbolehkan developer untuk menyusun, menyimpan, menghapus, dan memodifikasi data.

MySQL adalah salah satu sistem manajemen database yang populer dan paling banyak digunakan.Hal ini dikarenakan kemudahan penggunaan yang ditawarkan serta besarnya dukungan komunitas. Facebook dan Twitter adalah contoh platform yang memaksimalkan penggunaan MySQL.

Kesimpulan

Database menjadi bagian penting dari setiap website dan aplikasi web karena dapat menyimpan semua data user. Untuk mengelola dan menciptakan koneksi ke database secara efisien, Anda membutuhkan sistem manajemen database. Dari sekian opsi yang ada, kami merekomendasikan MySQL. Selain karena sistem ini sudah sangat populer, MySQL juga dapat diandalkan dan mudah digunakan.

Di tutorial ini, Anda sudah mempelajari penggunaan beberapa perintah dasar untuk mengoperasikan MySQL, seperti:

  • Cara membuat user di MySQL dan memberikan hak akses user.
  • Cara membuat hak akses user tertentu, menghapus hak akses, dan menghapus user MySQL sepenuhnya.
  • Cara melihat dan mengecek hak akses apa saja yang sudah diberikan ke user MySQL.

Selamat mencoba! Jangan lupa untuk tinggalkan komentar pada kolom di bawah ini.

Penulis

Author

Ariata C. / @ariata

Ariata suka sekali menulis dan menerjemahkan, dan sekarang ini bekerja sebagai translator di Hostinger Indonesia. Lewat artikel dan tutorial yang diterbitkan di blog Hostinger, Ariata ingin membagikan pengetahuan tentang website, WordPress, dan hal terkait hosting lainnya kepada para pembaca.

Tutorial pilihan

Tutorial terkait

Ketik balasan

Komentar*

Nama*

Email*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jadilah bagian dari Hostinger!