Cara Install Tomcat di Ubuntu (Tutorial 2024)

Tomcat, atau yang lebih sering disebut Apache Tomcat adalah salah satu aplikasi terpopuler yang didesain untuk menjalankan Java servlet dan me-render web server dengan Java page coding.

Aplikasi yang disukai di kalangan developer ini bersifat open source dan dirilis oleh Apache Software Foundation. Di artikel ini, kami akan membahas cara install Tomcat di Ubuntu dan mengatur penggunaannya di VPS.

Tomcat mengubah file JSP (laman web yang dihasilkan server dan menyerupai file PHP dan ASP) menjadi kode Java, kompilasi lanjutan dari file .class oleh server, yang kemudian dieksekusi oleh perangkat virtual Java. Hingga hari ini, Tomcat dikenal sebagai salah satu satu container servlet yang bisa digunakan.

Keunggulan Apache Tomcat

  • Dengan adanya Tomcat, aplikasi dapat dijalankan dengan mudah dan cepat di Ubuntu. Software ini menawarkan waktu loading yang rendah dan membantu server agar berfungsi secara lebih efisien.
  • Tomcat memuat rangkaian kustomisasi bawaan yang komprehensif yang memampukan user-nya agar bisa lebih leluasa dalam bekerja.
  • Apache Tomcat adalah aplikasi gratis dan open-source yang menawarkan kustomisasi canggih melalui akses ke kode.
  • Tomcat memiliki level keamanan yang lebih tinggi.
  • Berkat kondisinya yang stabil, Tomcat tidak akan menghentikan kerja server meskipun terjadi masalah.

Cara Install Tomcat Ubuntu

Di tutorial ini, Anda akan mempelajari cara install Tomcat di Ubuntu dan juga cara mengonfigurasikan penggunaannya.

Sebelum memulai tutorial ini, siapkan user non-root dengan hak akses istimewa sudo lebih dulu di server Anda. Gunakan SSH untuk mengakses server. Apabila menemui kendala saat mengakses server, silakan cek tutorial PuTTY kami. Atau, Anda bisa mengakses terminal SSH berbasis browser langsung dari hPanel:

La página de resumen de VPS en hPanel. El botón Browser terminal está resaltado

Langkah 1: Install Java

Sebelum install Tomcat di Ubuntu, Anda harus menginstall Java terlebih dulu agar bisa menjalankan kode aplikasi web Java. OpenJDK adalah pengembangan Java default di Ubuntu. Cara install Java mudah dan cepat, cukup gunakan command di bawah ini:

sudo apt update

Install package OpenJDK dengan mengaktifkan command:

sudo apt install default–jdk

Kini JDK sudah diinstall ke sistem. Selanjutnya, buat user tomcat dengan mengikuti langkah berikutnya.

Langkah 2: Buat User Tomcat

Dengan alasan keamanan, Anda tidak disarankan untuk menggunakan Tomcat tanpa user yang unik. Buat grup tomcat yang baru yang akan menjalankan service:

sudo groupadd tomcat

Prosedur selanjutnya adalah membuat user tomcat yang baru. Untuk menjalankan service Tomcat, buat anggota user dari grup Tomcat dengan menggunakan home directory opt/tomcat:

sudo useradd -s /bin/false -g tomcat -d /opt/tomcat tomcat

Langkah 3: Install Tomcat di Ubuntu

Cara terbaik untuk install Tomcat 9 di Ubuntu adalah dengan mengunduh versi binary terbaru melalui halaman unduh Tomcat 9 dan mengonfigurasikannya secara manual. Apabila versi binary-nya bukan 9.0.17 atau bukan versi terbaru, unduh saja versi yang paling stabil. Salin link file inti tar.gz yang berlokasi di bawah Binary Distributions.

Pada server, ubah ke direktori /tmp untuk mengunduh item yang tidak akan dibutuhkan setelah mengekstrak konten atau isi Tomcat:

cd /tmp

Untuk mengunduh dari link yang disalin (dari website Tomcat), gunakan perintah curl berikut ini:

curl -O https://www-us.apache.org/dist/tomcat/tomcat-9/v9.0.17/bin/apache-tomcat-9.0.17.tar.gz

Langkah 4: Memperbarui Permission

Setelah berhasil install Tomcat Ubuntu, atur dan kelola user Tomcat agar mendapatkan akses penuh ke instalasi Tomcat. User ini memerlukan akses ke direktori. Jalankan perintah di bawah ini:

sudo mkdir /opt/tomcat
cd /opt/tomcat
sudo tar xzvf /tmp/apache-tomcat-9.0.*tar.gz -C /opt/tomcat --strip-components=1

Beri hak kepemilikan atas seluruh direktori instalasi ke grup Tomcat dengan menggunakan command chgrp:

sudo chgrp -R tomcat /opt/tomcat

Beri hak akses ke user Tomcat agar bisa masuk ke direktori conf untuk melihat kontennya dan mengeksekusi akses ke direktori itu sendiri:

sudo chmod -R g+r conf
sudo chmod g+x conf

Jadikan user Tomcat sebagai owner direktori web apps, work, temp, dan logs:

sudo chown -R tomcat webapps/ work/ temp/ logs/

Langkah 5: Buat Unit File systemd

Agar Tomcat dapat dijalankan sebagai service, buatlah file unit yang baru. Buka text editor dan buat file dengan nama tomcat.service di /etc/systemd/system/:

sudo nano /etc/systemd/system/tomcat.service

Salin dan tempelkan konfigurasi di bawah ini:

[Unit]
Description=Apache Tomcat Web Application Container
After=network.target

[Service]
Type=forking

Environment=JAVA_HOME=/usr/lib/jvm/java-1.8.0-openjdk-amd64/jre
Environment=CATALINA_PID=/opt/tomcat/temp/tomcat.pid
Environment=CATALINA_Home=/opt/tomcat
Environment=CATALINA_BASE=/opt/tomcat
Environment=’CATALINA_OPTS=-Xms512M -Xmx1024M -server -XX:+UseParallelGC’
Environment=’JAVA_OPTS.awt.headless=true -Djava.security.egd=file:/dev/v/urandom’

ExecStart=/opt/tomcat/bin/startup.sh
ExecStop=/opt/tomcat/bin/shutdown.sh

User=tomcat
Group=tomcat
UMask=0007
RestartSec=10
Restart=always

[Install]

WantedBy=multi-user.target

Simpan dan tutup file setelah mengaktifkan command atau perintah di atas.

Beri tahu sistem bahwa Anda telah membuat file baru dengan menambahkan perintah di bawah ini ke baris perintah:

sudo systemctl daemon-reload

Perintah di bawah ini memperbolehkan Anda untuk menjalankan service Tomcat:

cd /opt/tomcat/bin
sudo ./startup.sh run

Langkah 6: Atur Firewall

Supaya permintaan (request) sampai ke service, firewall harus diatur. Tomcat menggunakan port 8080 untuk menerima permintaan konvensional. Izinkan trafik datang ke port tersebut dengan menggunakan UFW:

sudo ufw allow 8080

Dengan mengetikkan domain atau alamat IP yang diikuti oleh :8080 di kolom browser web, gunakan command berikut untuk mengakses halaman splash  – http://IP:8080.

Langkah 7: Mengonfigurasikan Interface Manajemen Web Tomcat

Jalankan command berikut ini untuk menambahkan info login di user Tomcat dan edit file tomcat-users.xml:

sudo nano /opt/tomcat/conf/tomcat-users.xml

Tentukan user yang boleh mengakses file dan tambahkan username beserta password:

tomcat-users.xml — Admin User
<tomcat-users . . .>
<tomcat-users . . .>
<user username="admin" password="password" roles="manager-gui,admin-gui"/>
</tomcat-users>

Untuk Manager app, ketik:

sudo nano /opt/tomcat/webapps/manager/META-INF/context.xml

Untuk Host Manager app, ketik:

sudo nano /opt/tomcat/webapps/host-manager/META-INF/context.xml

Untuk restart service Tomcat dan melihat perubahan atau efeknya, etik:

sudo systemctl restart tomcat

Langkah 8: Mengakses Interface Online

Setelah punya user, Anda bisa mengakses interface manajemen web di browser. Sekadar mengingatkan, interface dapat diakses dengan menambahkan nama domain atau alamat IP server yang diikuti port 8080 di browser – http://server_domain_or_IP:8080

Cek Manager App yang dapat diakses melalui link: http://server_domain_or_IP:8080/manager/html.

Pastikan Anda sudah menambahkan informasi akun di file tomcat-users.xml.

Kami menggunakan Web Application Manager untuk mengelola aplikasi Java. Di dalam manager tersebut, Anda bisa memulai (Begin), menghentikan (Stop), memuat kembali (Reload), Deploy, dan Undeploy semua aplikasi. Tak hanya itu, web app manager juga menampilkan data server di bagian bawah halaman.

Cek Host Manager yang dapat diakses melalui link: http://server_domain_or_IP:8080/host-manager/html/

Melalui halaman Virtual Host Manager, Anda juga bisa menambahkan virtual host dengan mengikuti panduan formulir aplikasi.

Kesimpulan

Ubuntu mendukung Tomcat 6 dan versi terbaru Tomcat 9 yang menawarkan fitur baru untuk membebaskan user bekerja di aplikasi.

Di tutorial ini, Anda sudah mempelajari cara install Tomcat Ubuntu. Instalasi software ini sepenuhnya berfungsi tapi belum dienkripsi sehingga pihak lain bisa melihat atau bahkan mengubah informasi, data, password, dan data sensitif lainnya melalui web browser. Untuk itu, satu-satunya cara agar data sensitif aman dan dienkripsi adalah dengan memasang SSL pada koneksi web Anda.

Author
Penulis

Ariata C.

Ariata suka sekali menulis dan menerjemahkan, dan sekarang ini bekerja sebagai translator di Hostinger Indonesia. Lewat artikel dan tutorial yang diterbitkan di blog Hostinger, Ariata ingin membagikan pengetahuan tentang website, WordPress, dan hal terkait hosting lainnya kepada para pembaca.