VPS

Cara Membuat FTP Server di Ubuntu VPS

Cara Membuat FTP Server di Ubuntu VPS

Pengenalan

Tutorial kali ini akan menjelaskan cara membuat FTP server di Ubuntu VPS. Server vsftpd akan digunakan, yang secara luas dianggap sebagai server FTP tercepat dan teraman untuk sistem seperti UNIX.

FTP atau File Transfer Protocol berfungsi untuk mengirim dan menerima file melalui koneksi jaringan. Dengan memanfaatkan framework klien/server dan keamanan SSL/TLS, FTP memperbolehkan pengguna berbagi file untuk (dan menerima dari) remote komputer melalui transfer data yang aman, efisien, dan dapat diandalkan (menggunakan protokol TCP/IP).

FTP berfungsi seperti halnya HTTP atau SMTP; hanya saja FTP bertanggung jawab atas keamanan pengiriman file dari pengirim ke penerima, bukan halaman web dari server ke pengguna atau surat elektronik melalui internet. Tutorial ini akan membantu pengguna memahami dan membuat FTP server di Ubuntu 16.04.

Catatan: Tutorial ini ditulis berdasarkan pada penggunaan Ubuntu 16.04. Namun, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut ini pada saat membuat FTP server di Ubuntu 14.04.

Langkah 1 – Menginstall Vsftpd

Lakukan update terlebih dulu sebelum melakukan langkah selanjutnya, yaitu penginstall vsftpd daemon. Untuk memulainya, jalankan perintah di bawah ini:

Tunggu sampai prosesnya selesai. Anda akan melihat konfirmasi segera setelah update selesai.

mempersiapkan-ubuntu-vps-untuk-ftp

Setelah itu, install vsftpd daemon menggunakan perintah di bawah ini:

Pesan konfirmasi akan muncul dan meminta Anda untuk mengetikkan dan tekan Enter untuk melanjutkan penginstallan.

menginstall-vsftpd-di-ubuntu-vps

Setelah penginstallan selesai, buat backup dari file agar kita bisa memulai dengan file konfigurasi kosong:

Sekarang kita sudah siap ke langkah selanjutnya dan konfigurasikan firewall.

Langkah 2 – Memperbolehkan FTP traffic dari firewall

Agar server FTP dapat berkomunikasi dengan dunia luar, maka Anda harus membuat jalan melalui firewall. Pertama-tama, cari tahu apakah firewall diaktifkan pada mesin atau tidak. Jalankan perintah di bawah ini untuk memverifikasi status:

Jika Anda melihat pesan berikut ini:

Maka itu berarti firewall tidak terinstall dan Anda bisa melanjutkan langkah berikutnya.

Hanya saja, apabila output menunjukkan aturan yang telah dibuat atau pesan yang menyatakan bahwa status firewall aktif, maka Anda harus memverifikasi apakah FTP traffic akan berfungsi. Buka port 20 dan 21 untuk FTP traffic; port 40000-50000 akan disimpan untuk kisaran port pasif yang pada akhirnya akan diatur di dalam file konfigurasi, dan port 990 akan digunakan ketika TLS diaktifkan. Jalankan perintah di bawah ini:

Lihat kembali status:

Seharusnya output akan terlihat seperti ini:

Kita telah membuka semua port yang penting. Kini kita bisa melanjutkan langkah berikutnya.

Langkah 3 – Membuat direktori pengguna

Karena langkah ketiga adalah membuat FTP server di Ubuntu, maka kita akan memilih pengguna yang hendak memanfaatkan akses FTP. Agar lebih mudah, kami akan menambahkan pengguna baru. Untuk melakukannya, gunakan perintah di bawah ini:

Jika diminta, masukkan password untuk pengguna dan lengkapi semua informasi yang dibutuhkan. Idealnya, FTP harus dibatasi pada satu direktori khusus karena alasan keamanan. Vsftpd menggunakan  chroot jails untuk melakukannya. Dengan mengaktifkan chroot, pengguna lokal dibatasi pada direktori home mereka (secara default). Akan tetapi, karena keamanan vsftpd, bisa jadi pengguna tidak dapat menulis pada direktori. Kami tidak akan menghapus hak menulis dari folder utama, melainkan kami hendak membuat direktori FTP yang akan berfungsi sebagai chroot bersamaan dengan direktori file yang dapat ditulisi yang akan bertanggung jawab untuk menyimpan file terkait. Gunakan perintah di bawah ini untuk membuat folder FTP:

Buat kepemilikan dengan menggunakan:

Terakhir, hapus izin menulis:

Sekarang, gunakan perintah berikut ini untuk memverifikasi izin:

Output seharusnya terlihat seperti ini:

Langkah berikutnya, kami akan membuat file yang menyimpan direktori dan menentukan kepemilikan:
Lalu, tambahkan file tes ke direktori yang akan digunakan ketika kita ingin mengetes hal apa pun nantinya:

Langkah 4 – Mengonfigurasikan vsftpd

Sebagai langkah berikutnya untuk setup server FTP di VPS Ubuntu, kita akan mengonfigurasikan vsftpd dan akses FTP kami. Di tutorial ini, kita akan memperbolehkan satu pengguna untuk terhubung degan FTP menggunakan akun shell lokal. Dua kunci konfigurasi yang dibutuhkan dalam langkah ini telah dibuat di dalam file konfigurasi (vsftpd.conf). Lakukan verifikasi terlebih dulu bahwa file konfigurasi memiliki pengaturan yang sesuai dengan apa yang disebutkan di bawah ini menggunakan nano command:

 

Di dalam file yang sama, kami akan menghapus # dan mengaktifkan write_enable:

Chroot juga tidak akan bisa dikomentari untuk memastikan bahwa pengguna yang terhubung via FTP hanya bisa mengakses file di dalam direktori yang diizinkan:

Beberapa value baru juga harus ditambahkan secara manual. Anda hanya perlu menempel (paste) value tersebut pada bagian bawah file. Pertama-tama, user_sub_token akan ditambahkan ke dalam path direktori local-root. Hal ini memperbolehkan konfigurasi digunakan oleh pengguna saat ini dan pengguna lainnya yang ditambahkan setelahnya:
Untuk memastikan bahwa sejumlah besar koneksi tersedia, maka kami akan membatasi jumlah port yang digunakan dalam file konfigurasi:
Di tutorial ini, kami berencana untuk menyediakan akses berdasarkan kasus per kasus. Oleh karena itu, buatlah konfigurasi dengan memberikan akses hanya kepada pengguna yang secara eksplisit telah ditambahkan ke dalam daftar:

Flag userlist_deny berfungsi untuk mengalihkan (toggling) logika; ketika diatur ke “NO”, hanya pengguna yang sudah ada dalam daftar yang diberikan izin untuk mengakses. Setelah itu, klik CTR+X dan konfirmasi perubahan file.

Kita akan lanjut pada langkah berikutnya, yaitu pembuatan dan penambahan pengguna ke file:

Jalankan perintah di bawah ini untuk memverifikasi bahwa pengguna benar-benar aktif:

Output harus “alex” seperti yang ditunjukkan dalam screnshot berikut ini:
ftp-user-ditambahkan-di-dalam-ubuntu-vps
Restart daemon menggunakan perintah di bawah ini untuk memuat perubahan konfigurasi:
Sebagai gantinya, kita akan mengarahkan file konfigurasi ke sertifikat yang baru saja dibuat. Tambahkan baris berikut ini:
Sekarang kita akan mengaktifkan SSL dan memastikan bahwa hanya klien yang sudah mengaktifkan SSL yang dapat menghubungi kami. Ubah value ssl_enable ke YES:
Tambahkan baris berikut ini untuk membuat keamanan yang lebih baik: (Koneksi tak dikenal tidak akan diperbolehkan melewati SSL)
Konfigurasikan server untuk menggunakan TLS dengan:
Kita akan menambahkan 2 opsi lagi. Pertama, penggunaan kembali SSL tidak begitu berpengaruh karena hanya akan membuat sebagian besar aplikasi FTP rusak. Kedua, kita akan menggunakan high encryption cipher suites, yang mana itu berarti bahwa panjang key sama dengan (atau lebih besar dari) 128 bit.
Restart sekali lagi untuk menerapkan konfigurasi baru:
Selamat! Anda sudah melakukan konfigurasi server FTP pada VPS Ubuntu Anda agar bisa digunakan secara bersamaan dengan protokol SSL/TLS.

Langkah 6 – Mengetes koneksi dengan FileZilla

Sekarang ini, sebagian besar aplikasi FTP mendukung konfigurasi enkripsi TLS. Oleh karena itu, akan lebih baik jika Anda mengetes apakah server FTP Ubuntu Anda berfungsi sebagaimana mestinya.  Kami akan menggunakan aplikasi FTP FileZilla untuk mengetes koneksi. Buka FileZilla, klik pada ikon Site Manager.

filezilla-site-manager

Klik tombol New Site pada jendela yang dituju untuk memasukkan informasi server FTP Ubuntu.

menambahkan-ubuntu-ftp-server-di-filezilla

Lengkapi semua informasi yang dibutuhkan dengan rincian server FTP Ubuntu yang baru saja dibuat. Karena kita mengonfigurasikannya untuk menggunakan TLS, maka kita juga akan menandakan enkripsi tersebut ke explicit FTP over TLS. Konfigurasi akhir akan terlihat seperti ini:

Setelah itu, klik Connect dan layar yang meminta Anda untuk memasukkan password pengguna FTP akan muncul.

password-pengguna-ftp-filezilla

Anda harus melakukan verifikasi sertifikat SSL server FTP Anda pada VPS Ubuntu.

Setelah mengonfirmasi, direktori root dengan file tes akan tampil di layar Anda.

berhasil-terhubung-ke-ubuntu-ftp-server

Selesai! Sekarang Anda sudah bisa mentransfer berbagai file dari komputer ke server FTP Ubuntu dan sebaliknya.

Kesimpulan

Kami telah menyajikan langkah demi langkah dalam tutorial ini agar pengguna lokal dapat mentransfer file dengan aman melalui FTP dengan SSL/TLS pada server FTP Ubuntu. Kami juga telah menyediakan cara mengetes koneksi menggunakan FileZilla untuk memastikan bahwa semuanya berfungsi normal.

Gabung bersama ratusan ribu pelanggan di seluruh dunia

dan dapatkan tutorial baru langsung di email Anda

Please wait...

Abone olduğunuz için teşekkürler!

Dapatkan harga hemat!

Web Hosting Gratis Domain mulai dari

Rp.10.275
/bln