Cara Membuka File ZIP & Membuatnya di Berbagai Perangkat

Apabila sedang mencari cara membuka file zip atau rar dan cara membuatnya, Anda sudah membaca artikel yang tepat. Di panduan ini, kami akan menjelaskan langkah-langkahnya dalam cara yang mudah dipahami.

Memang, pada awalnya format .zip hanya digunakan di sistem operasi (OS) Windows. Namun, kini format file tersebut mulai umum digunakan di perangkat lain, seperti Mac. Selain .zip, ada juga file kompresi dengan format .rar.

Untuk mengekstrak file-file tersebut, Anda bisa menggunakan software bawaan OS maupun menggunakan tool eksternal. Yuk langsung saja! Simak tutorial cara ekstrak file .zip dan .rar serta cara membuatnya, menggunakan tool bawaan dan pihak ketiga.

Cara Membuka File Zip dan Rar di Windows

Sama seperti saat membuat file zip, Anda tidak memerlukan software apa pun dan bisa langsung menggunakan menu konteks Windows.

1. Cara Ekstrak File Part agar Menjadi 1 Folder

Beberapa file yang berukuran besar mungkin akan dikompresi dalam beberapa file ZIP atau RAR, yang dibagi menjadi beberapa part. Nah, Anda bisa mengekstrak file-file part ini ke dalam satu folder.

Tapi sebelumnya, Anda memerlukan WinRar untuk melakukan langkah ini. Kalau belum memiliki WinRar, silakan download di sini.

Ikuti cara ini untuk ekstrak file part menjadi 1 folder:

  1. Pilih semua file part yang akan diekstrak
  2. Masukkan file-file tersebut ke dalam satu folder
  3. Buka folder tersebut, lalu pilih semua file part
  4. Klik kanan, lalu pilih Extract Here
  5. Semua file part akan diekstrak dalam satu folder
Masukkan semua file part ke dalam satu folder lebih dulu.
Tekan CTRL+A untuk memilih semua file part, lalu Extract Here.

2. Cara Ekstrak File secara Langsung

Cara ini sangat mudah karena Anda tidak perlu tool apa pun untuk mengekstrak file atau folder.

Berikut cara extract file secara langsung di Windows:

  1. Buka direktori tempat file zip berada
  2. Klik kanan file tersebut
  3. Pilih Extract All
  4. Tentukan direktori untuk ekstrak file
  5. Klik Extract, lalu file pun akan di-unzip

3. Cara Ekstrak File dengan Windows Explorer

Di beberapa versi Windows, fitur Extract All tidak bisa diakses langsung dari menu context. Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan Windows Explorer:

  1. Temukan file Zip yang ingin Anda ekstrak.
  2. Klik kanan, Open With, pilih Windows Explorer
  3. Setelah itu, Windows Explorer akan terbuka.
  4. Pilih item yang ingin diekstrak, lalu seret atau salin ke lokasi yang diinginkan.

Cara Membuat File Zip di Windows

Pertama, kami akan menjelaskan cara membuat file zip di Windows dulu. Anda bisa langsung melakukan langkah ini tanpa software apa pun. Cukup dengan menggunakan menu konteks (klik kanan), Anda pun bisa men-zip file atau folder dan mengompresinya.

Berikut cara membuat zip di Windows:

  1. Temukan file atau folder yang ingin di-zip
  2. Klik kanan file atau folder tersebut
  3. Arahkan kursor ke Send to
  4. Pilih Compressed (zipped) folder
  5. Ubah nama file Zip atau biarkan apa adanya

Kalau menggunakan Windows 11, cara membuat file zip bisa lebih singkat. Cukup klik kanan file atau folder, lalu klik Compress to ZIP file.

Bagaimana, mudah sekali kan? Windows sudah melengkapi OS-nya dengan fitur praktis ini, sehingga Anda bisa langsung memanfaatkannya.

Cara Zip dan Unzip dengan Tool Lain

Meskipun pada dasarnya Anda tidak perlu mendownload tool lain untuk cara unzip file di Windwos, ada beberapa tool yang bisa membantu Anda menyesuaikan, mengatur password, dan memperbaiki file zip lebih lanjut.

Berikut rekomendasi kami:

1. 7-zip

7-Zip adalah program open-source gratis dengan tingkat kompresi 2-10% lebih tinggi dibandingkan dengan WinZip dan PKZip. Tool ini juga memiliki ekstensi sendiri, yaitu .7z, yang mengompresi data 30-70% lebih kecil daripada format .zip.

Meskipun hanya tersedia untuk Windows, 7-Zip juga memiliki port untuk command line Linux/Posix yang disebut p7zip.

Untuk mengekstrak file dengan 7-zip, ikuti langkah berikut:

  1. Klik kanan file yang ingin Anda ekstrak. 7-zip akan tercantum pada menu konteks kalau Anda sudah menginstalnya.
  2. Arahkan mouse ke program tersebut, lalu Anda akan melihat menu drop-down dengan sejumlah command. Klik Extract Files.
  3. Di menu selanjutnya, pilih lokasi simpan dengan mengklik ikon tiga titik. Biarkan opsi ini apa adanya kalau Anda ingin ekstrak file di folder yang sama dengan aslinya. Klik OK.
  4. Atau, Anda juga bisa memilih Extract Here untuk langsung menyimpan file di lokasi arsip atau Extract To [Nama File] untuk membuat folder dari data yang diekstrak.

2. Zipware

Sama seperti 7-Zip, Zipware juga merupakan tool ekstrak file khusus Windows. Tapi, tool ini memiliki beberapa fitur unggulan, seperti file manager sederhana, password manager, konversi semua format yang kompatibel menjadi .zip.exe, atau .7z, dan scanning virus.

Proses ekstrak file menggunakan tool ini juga sangat mirip dengan tool lainnya, hanya ada sedikit perbedaan berikut:

  • Extract to this folder – untuk mengekstrak langsung di lokasi zip.
  • Extract to this folder + \Namafile\ – untuk fungsi yang serupa, tapi dengan folder yang dibuat dari file tersebut.
  • Extract to other… – membuka menu drop-down untuk memilih lokasi lain.

Apa pun tool yang Anda gunakan, sebaiknya hapus file .zip asli setelah Anda mengekstrak isinya. Sebab, menyimpan file asli dan file hasil ekstrak tentunya akan cukup memakan ruang penyimpanan.

Cara Ekstrak File ZIP di Mac

Archive Utility adalah tool bawaan Mac yang bisa digunakan untuk membuka format .zip. Untuk esktrak file di Mac, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Klik dua kali file yang ingin Anda unzip.
  2. Setelah diekstrak, file tersebut akan muncul di folder yang sama dengan arsipnya.
cara ekstrak file di macbook
pengaturan archive utility

Apabila Anda ingin mengubah lokasi folder default, buka Internal Hard Drive -> System -> Library -> Core Services -> Archive Utility. Setelah itu, pilih Preference (Preferensi) lalu atur lokasinya dengan mengklik Save Expanded Files.

Kalau menggunakan Linux, baca tutorial kami lainnya mengenai cara unzip di Linux.

Apa Itu File Zip?

File .zip adalah arsip yang berisi satu atau beberapa file yang dikompresi agar ukurannya lebih kecil. Dengan mengubah file menjadi zip, Anda bisa menghemat ruang penyimpanan hingga 80% atau lebih.

Selain itu, mengonversi file besar menjadi zip juga memungkinkan Anda mengupload dan mengirimkannya lebih cepat melalui internet, sekaligus mengurangi risiko file corrupt. Pengguna juga bisa menggunakan format .zip untuk mengenkripsi data demi keamanan yang lebih baik.

Ada banyak software yang bisa digunakan untuk meng-unzip file. Tapi, komputer Anda umumnya sudah dilengkapi dengan program bawaan yang bisa melakukan tugas ini dengan baik.

Kesimpulan

File zip adalah metode pengarsipan yang berguna untuk menghemat ruang penyimpanan karena bisa mengurangi ukuran file.

Anda bisa mengekstrak file ini dengan mudah menggunakan pengaturan default Windows, atau dengan menggunakan software pihak ketiga seperti Zipware dan 7-Zip.

Prosesnya sendiri hanya membutuhkan beberapa klik, sehingga Anda bisa menyelesaikan tugas dalam waktu singkat. Terima kasih sudah membaca artikel kami, kalau ingin menemukan panduan lainnya, silakan kunjungi halaman tutorial kami.

Tanya Jawab (FAQ) Cara Ekstrak File ZIP

Apa format file arsip paling populer?

Meskipun ada berbagai jenis, berikut adalah format file arsip paling populer:
RAR ‒ mendukung pemisahan (splitting) multi-volume dan menawarkan fitur error recovery.
• ZIP ‒ populer di kalangan user desktop karena didukung oleh OS utama tapi perlu software dengan hak milik untuk kompresi dan pengarsipan.
7Z ‒ mendukung operasi multi-threading untuk rasio kompresi yang optimal.
• TAR ‒ format pengarsipan file berbasis UNIX yang sering digunakan dengan algoritma GZIP untuk kompresi file.
• APK ‒ dibuat berdasarkan format file ZIP untuk mendistribusikan paket instalasi OS Android secara eksklusif.
• DMG ‒ format mounted disk image untuk macOS.

Bagaimana cara kerja zip file?

Cara kerja zip adalah dengan menggabungkan beberapa file agar menjadi satu file. Jadi, Anda bisa melakukan tindakan pada file-file ini secara lebih efisien, termasuk kompresi data, enkripsi, dan transfer. Proses ini sering dilakukan dengan mengompresi file yang perlu dikelola bersama-sama sehingga alurnya akan lebih mudah. Struktur data asli dipertahankan tergantung apakah ada metode kompresi yang digunakan.

Author
Penulis

Faradilla A.

Faradilla, yang lebih akrab disapa Ninda, adalah Content Marketing Specialist di Hostinger. Ia suka mengikuti tren teknologi, digital marketing, dan belajar bahasa. Melalui tutorial Hostinger ini, Ninda ingin berbagi informasi dan membantu pembaca menyelesaikan masalah yang dialami. Kenali Ninda lebih dekat di LinkedIn.