Website

Meningkatkan Performa Website – Gzip Compression

Meningkatkan Performa Website dengan GZip Compression

Pengenalan

Saat seseorang mengunjungi website Anda, sebuah permintaan (request) dikirimkan ke server Anda untuk memberika file yang diminta. Semakin besar filenya, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk memuatnya. Dengan mengkompres halaman website dan CSS sebelum dikirim ke browser Anda, akan membantu mengurangi waktu loading karena ukuran filenya menjadi lebih kecil.

Singkatnya, gzip akan mencari string yang serupa di dalam sebuah file teks dan mengganti string tersebut sementara, sehingga bisa membuat semua ukuran file menjadi lebih kecil. gzip compression benar-benar sangat bermanfaat dalam web, karena HTML dan file CSS menggunakan banyak teks dan spasi yang berulang-ulang. Dengan demikian, gzip bisa mengkompres ukuran halaman dan CSS hingga 60% s/d 70%.

PENTING! Gzip bisa mempercepat website Anda, namun akan mengkonsumsi lebih banyak resource CPU. Sebelum Anda mengaktifkannya, pastikan bahwa penggunaan CPU Anda stabil.

Yang Anda butuhkan

Sebelum memulai, yang Anda butuhkan adalah:

  • Akses ke file .htaccess
  • Akses cPanel (opsional)

Langkah 1 – Mengaktifkan gzip compression

Anda bisa mengaktifkan gzip di website Anda menggunakan mod_gzip atau mod_deflate. gzip compression dengan mod_deflate secara umum direkomendasikan karena algoritma konversinya lebih baik dan modulnya sendiri kompatibel dengan versi Apache yang lebih tinggi. Informasi lebih lengkap mengenai kedua metode tersebut bisa Anda temukan di artikel Linux Journal ini.

Opsi 1 – Meng-edit file .htaccess

gzip compression melalui mod_deflate (direkomendasikan) bisa diaktifkan dengan menambahkan kode berikut ini ke file .htacces Anda (jika Anda belum mengetahui caranya, Anda bisa lihat disini):

Jika server Anda tidak mendukung mod_deflate, Anda bisa mencoba mod_gzip sebagai alternatifnya:

Setelah perubahan disimpan, gzip compression akan langsung aktif.

Opsi 2 – CMS Plugin

Pengguna WordPress bisa mengaktifkan gzip compression dengan cara meng-install plugin seperti GZip Ninja Speed Compression.

Dengan Joomla, Anda bisa meng-gzip webstite Anda melalui menu System -> Global Configuration -> Server. Anda juga bisa melihat panduan kami untuk performa Joomla disini.

Opsi 3 – Gzip melalui cPanel

Jika Anda memiliki lisensi cPanel, Anda bisa meng-gzip semua website di dalam akun hosting Anda menggunakan Optimize Website. Panduan detailnya bisa dilihat disini.

Opsi 4 – Hosting berbasis Windows

Jika Anda menggunakan server Windows, Anda bisa mengaktifkan kompresi HTTP untuk content statis atau dinamis dengan menggunakan perintah berikut ini:

appcmd set config /section:urlCompression /doDynamicCompression:True

appcmd set config /section:urlCompression /doStaticCompression:True

Untuk lebih spesifik, Anda bisa melihat panduan Microsoft ini.

Langkah 2 – Menguji gzip compression

gzip compression bisa diuji dengan berbagai tool seperti WebPageTest atau GTMetrix.
Berikut ini adalah hasil SEBELUM gzip compression ditambahkan:

gzip compression

Sebagai perbandingan, berikut ini adalah hasil SETELAH gzip compression ditambahkan:

gzip-compression-test-2.

Kesimpulan

Dalam panduan singkat ini, kita telah mempelajari bagaimana cara meningkatkan performa website dengan mengaktifkan kompresi mod_gzip atau mod_deflate melalui .htaccess, plugin CMS cPanel dan Windows server.

 

Gabung bersama ratusan ribu pelanggan di seluruh dunia

dan dapatkan tutorial baru langsung di email Anda

Please wait...

Abone olduğunuz için teşekkürler!

Dapatkan harga hemat!

Web Hosting Gratis Domain mulai dari

Rp.10.275
/bln