WordPress

Lakukan 8 Tips Maintenance WordPress Ini Secara Rutin

Lakukan 8 Tips Maintenance WordPress Ini Secara Rutin

Mengonlinekan website tidak semata-mata tentang mempublish konten baru dan mendesain halaman web yang super menarik. Ada banyak hal tentang maintenance WordPress yang harus Anda ketahui jika ingin semuanya berjalan lancar dan tanpa masalah. Apabila website tidak dipelihara secara berkala, maka performanya bisa menurun.

Untungnya, proses maintenance dan mempercepat WordPress sangat mudah untuk dilakukan. Di artikel ini, kami akan membahas cara untuk:

  1. Memonitor waktu loading halaman.
  2. Membersihkan draft dan trash postingan.
  3. UPdate plugin dan tema.
  4. Backup website.
  5. Mengecek link yang rusak.
  6. Membersihkan cache WordPress.
  7. Mengoptimasi database WordPress.
  8. Update password.

Meski ada tujuh cara yang hendak kami jelaskan, prosesnya sendiri tidak akan memakan waktu lama. Kami akan membantu Anda di setiap prosesnya dengan langkah-langkah yang mudah dipahami.

1. Memonitor Waktu Loading Halaman

Waktu yang dibutuhkan website untuk loading berperan sangat penting, terlebih lagi jika itu ada kaitannya dengan pengalaman dan kepuasan para klien atau visitor. Jika waktu loadingnya lama, visitor akan merasa frustrasi lalu meninggalkan website Anda. Keadaan ini didefinisikan sebagai high bounce rate. Pada akhirnya, konversi akan menurun.

Umumnya, website hanya membutuhkan waktu kurang dari dua detik untuk meload konten. Jika performa ini terganggu, user akan menunggu lama dan akibatnya mereka kecewa dan kemungkinan besar tidak akan membuka website Anda lagi. Karena itulah, Anda diwajibkan untuk mengetes waktu loading secara berkala. Lakukanlah hal tersebut dengan menggunakan suatu layanan yang disebut Pingdom Tools:

Mempercepat WordPress dengan mengecek waktu loading terlebih dulu di Pingdom Tools

Untuk menggunakan Pingdom Tools, masukkan URL utama dari situs Anda dan pilih test server. Hasilnya bervariasi, tergantung pada server yang Anda gunakan. Sebagai contoh, jika website dibuat di server US, maka sebaiknya jalankan test dari New York atau San Jose:

New York atau San Jose

Bagaimanapun juga, hasil tes seharusnya hanya dua detik di seluruh test server. Lakukan test ini berulang kali untuk menghitung waktu loading rata-rata dan mendapatkan hasil yang akurat:

Waktu loading

Setidaknya sekali dalam sebulan lakukanlah tes untuk mengetahui waktu loading situs sehingga Anda tahu ada masalah apa saja yang kerap dan sedang dihadapai sebelum semuanya memburuk dan memengaruhi performa website. Jika waktu loading halaman lama, maka ada masalah yang terjadi di website. Untungnya, cara mempercepat website WordPress sangat mudah. Di samping itu, pastikan website Anda dibuat di web hosting yang berkualitas.

2. Membersihkan Draft dan Trash Postingan

Semakin lama umur website Anda, maka semakin banyak pula ‘sampah’ yang tertimbun di dashboard. Sebagai contoh, draft postingan, halaman situs yang gagal didesain, komentar-komentar yang ditandai sebagai spam atau dihapus, dan masih banyak lagi.

Tak jarang, semua data tersebut dapat memperlambat performa website Anda. Di samping itu, menjaga dashboard tetap bersih dari ‘sampah’ adalah hal yang harus dilakukan setiap saat. Dengan dua alasan inilah Anda sebaiknya menghapus item-item tersebut dari dashboard secara berkala. Prosesnya mudah dan dapat dilakukan langsung dari dashboard.

Mari kita mulai dari draft postingan dan halaman yang sudah dihapus. Untuk membersihkan dashboard dari sampah draft, buka tab All Posts atau All Pages dan lihat apakah ada item yang tertinggal di bagian Trash:

Trash WordPress

Jika ada itemnya, klik link Trash. Cek secara menyeluruh dan saksama apakah ada item yang ingin dipertahankan atau sebaiknya dihapus saja. Setelah itu, pilih semua item yang ada di area Trash dan klik menu Bulk Actions. Pilih opsi Delete Permanently dan klik Apply:

Opsi Delete Permanently

Ulangi proses ini untuk menghapus tipe konten lainnya, seperti postingan dan halaman situs.

Tempat sampah WordPress kini sudah kosong. Saatnya menangani sejumlah komentar yang telah dihapus. Prosesnya sama dengan yang dilakukan terhadap postingan dan halaman. Buka tab Comments dan lihat apakah masih ada item di area Spam dan Trash. Jika ada, segeralah hapus item tersebut dengan proses yang sama dengan proses penghapusan draft postingan dan halaman.

Dashboard kini sudah bersih. Lakukan pembersihan setidaknya sekali dalam sebulan, tergantung pada seberapa banyak konten yang Anda publish di situs dan seberapa banyak komentar yang dituliskan pembaca.

3. Update Plugin dan Tema

Plugin dan tema adalah salah satu keistimewaan yang ada di WordPress. Anda punya akses ke ribuan plugin dan tema yang tentunya bisa menambahkan fitur penting untuk website. Namun, semakin banyak plugin yang diinstall, maka semakin banyak pula risiko yang harus ditanggung.

Apabila Anda lupa memperbarui plugin dan tema, maka kemungkinan besar kedua tool tersebut akan memengaruhi kinerja situs. Software yang usang dan jarang atau malah tidak diperbarui akan mendatangkan masalah ke versi terbaru WordPress setelah diupdate atau dengan plugin lainnya. Di samping itu, plugin dan tema yang sudah outdated akan membuat keamanan situs Anda lebih rentan sehingga penjahat internet bisa ‘masuk’ dan menginvasi website Anda dengan malware.

Agar masalah terkait keamanan tidak terjadi, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengecek tab Plugins secara teratur. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah ada notifikasi update atau tidak:

Update plugin

Hal yang sama juga dilakukan terhadap tema. Jika ada informasi terkait update, maka Anda akan mendapatkan notifikasi di tab Themes. Setelah itu, klik Update Now.

Anda juga bisa cek update dari tema utama atau plugin yang punya peran penting terhadap performa website sebelum menginstallnya. Meskipun tindakan ini dirasa merepotkan, tetap ada kelebihannya, yakni menghemat waktu dan Anda juga bisa mencari tahu apakah terdapat bug pada update atau tidak.

4. Backup Website

Selama Anda masih harus melakukan maintenance pada WordPress, penting untuk membackup website terlebih dulu guna meningkatkan keamanan dan memastikan bahwa semua proses dapat berjalan mulus tanpa masalah. Dengan membuat backup WordPress, Anda tidak perlu khawatir soal apa pun.

Misalnya, jika website rusak atau error, Anda hanya perlu merestore backup terbaru. Sama halnya jika Anda dengan tidak sengaja menghapus informasi sensitif atau sedang menghadapi masalah kompatibilitas suatu plugin.

Masalahnya, sebagian besar orang sadar harus membuat backup website, tapi hanya sedikit yang melakukannya. Padahal WordPress sudah menyediakan sejumlah opsi untuk membackup situs.

Sepengetahuan kami, Anda tidak perlu membuat banyak backup. Setidaknya backuplah situs sekali seminggu. Hanya saja, jika Anda mempublish konten baru berkali-kali dalam seminggu, maka Anda bisa atur untuk backup harian demi keamanan yang maksimal.

5. Mengecek Link yang Rusak

Sebagian besa halaman website menyertakan beberapa link atau tautan. Link ini merujuk ke halaman lainnya dalam website Anda atau mungkin mengarah ke domain lain. Seiring dengan berjalannya waktu, beberapa link tersebut mungkin tidak lagi berfungsi – atau bahkan rusak – karena URL destinasi tidak ada lagi.

Link rusak adalah masalah yang tidak bisa disepelekan karena akan membingungkan visitor serta membuat image website Anda menjadi tidak profesional. Apabila halaman di situs Anda memuat banyak sekali link rusak, maka user akan menganggap link tersebut tidak lagi diperbarui atau tidak diedit.

Anda juga bisa mengecek semua link postingan dan halaman secara manual. Namun, cara ini tidak kami sarankan jika website Anda punya banyak konten. Untuk website yang lebih besar, gunakan tool seperti WP Broken Link Status Checker:

WP Broken Link Status Checker

Meskipun belum diupdate, plugin ini masih menjadi salah satu tool favorit kami untuk mendeteksi link rusak yang ada di situs Anda. Agar bisa digunakan, pertama-tama install dan aktifkan plugin terlebih dulu. Tab WP Link Status akan muncul di dashboard. Klik opsi Add new scan yang ada di bawah tab:

Tambah New Scan

Di layar selanjutnya, Anda dapat mengonfigurasikan plugin untuk mencari baik link maupun gambar yang rusak. Bahkan Anda juga dapat mengatur tampila plugin dan tipe link rusak yang harus diuji (internal atau eksternal):

Konfigurasi New Scan

Setelah itu, klik Save and run crawler dan tunggu hingga prosesnya selesai. Jalannya proses, biasanya, tergantung pada ukuran website. Jika proses sudah selesai, notifikasi seperti di bawah ini akan muncul:

Hasil Crawler

Jika crawling results diklik, daftar dari semua URL rusak yang ditemukan plugin akan muncul, terutama anchor text dan halaman tempat plugin tersebut terinstall. Kini terserah Anda apakah ingin mengedit halaman tersebut lalu mengganti URL atau menghapusnya.  Untungnya, link rusak bukanlah sesuatu yang hampir setiap hari terjadi. Meski demikian, sangat disarankan bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan link setiap beberapa bulan sekali.

6. Bersihkan Cache WordPress

‘Caching’ website merupakan salah satu cara termudah untuk mempercepat WordPress agar visitor betah. Cara kerjanya adalah browser user akan menyimpan bagian dari data situs Anda ke komputer lokal mereka sehingga mereka tidak perlu mereload halaman setiap kali masuk ke website Anda.

Hanya saja, Anda perlu membersihkan cache secara berkala, apalagi jika melakukan update secara besar-besaran. Tindakan ini memastikan bahwa semua visitor melihat setiap perubahan yang terjadi. Jika Anda sudah lebih dulu menginstall plugin caching, maka prosesnya bisa menjadi lebih mudah karena sebagian besar plugin tersebut memiliki fungsionalitas bawaan yang akan mebantu Anda membersihkan cache.

Contohnya, plugin WP Super Cache adalah plugin cache yang paling banyak digunakan. Jika Anda sudah menginstall plugin ini, buka tab Settings > WP Super Cache dari dashboard. Anda kemudian akan diarahkan ke halaman pengaturan plugin. Di sana, Anda akan lihat opsi Delete Cache yang berlokasi di bawah tab Easy:

Delete Cache

Klik opsi tersebut. Sebaiknya bersihkan cache setiap kali Anda membuat perubahan pada website. Dengan demikian, visitor akan melihat versi terbaru situs dan bukannya salinan yang di-cache.

Proses ini agak berbeda karena tergantung pada plugin yang Anda gunakan. Di artikel sebelumnya, kami telah membahas tentang cara membersihkan cache menggunakan beberapa plugin terpopuler. Jika tidak ada panduan terkait plugin yang digunakan pada artikel, Anda bisa mencari informasi lengkapnya di situs resminya.

7. Optimasi Database WordPress

WordPress menyimpan semua infomasi situs pada database. Setiap perubahan yang dibuat di situs disimpan di dalam salah satu tabel database. Masalahnya, semakin besar situs Anda berkembang, maka semakin banyak pula informasi yang tersimpan di database. Postingan yang dihapus dan draft halaman – seperti yang telah kami bahas sebelumnya – adalah contoh data yang disimpan WordPress meskipun Anda tidak terlalu membutuhkannya.

Karena itulah, Anda diharuskan untuk menghapus semua informasi yang tidak dibutuhkan dari database secara berkala. Dengan kata lain, Anda perlu ‘mengoptimasi’ database. Proses ini bisa dilakukan secara manual dengan membuka database dari control panel hosting. Namun, database sangat rentan, dan Anda butuh waktu lama untuk mencari tabel yang perlu dihapus.

Untuk itu, kami merekomendasikan plugin optimasi database, seperti WP-Optimize:

Plugin WP Optimize

Plugin ini berfungsi untuk menganalisis tabel dataabse untuk semua informasi di WordPress yang tidak lagi dibutuhkan. Ini merupakan salah satu keunggulan dari plugin WP Optimize karena Anda tidak perlu lagi mengonfigurasikan apa pun.

Setelah plugin terinstall dan aktif, buka tab WP-Optimize di dashboard. Di sana Anda akan melhat daftar yang berisikan semua data yang harus dihapus plugin, termasuk revisi postingan, spam, sampah komentar, dan masih banyak lagi:

Optimasi dijalankan

Klik opsi Run all selected optimizations dan tunggu beberapa saat. Untuk mempercepat loading WordPress, optimasi sebaiknya dilakukan setiap beberapa bulan sekali. Prosesnya sederhana sehingga Anda tidak akan menemukan kesulitan jika ingin melakukan maintenance seperti ini berulang kali.

8. Update Password

Cara meningkatkan kecepatan WordPress yang terakhir, yaitu mengupdate password. Mungkin Anda sudah tahu bahwa mengganti password sesering mungkin dan tidak menggunakan password yang sama terus-menerus merupakan hal yang sangat penting. Namun, dalam raktiknya, sebagian besar dari kita kerap lupa akan hal ini.

Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk mengamankan website, dan mengganti password admin setiap beberapa bulan sekali adalah salah satunya. Prosesnya mudah. Dengan begini, Anda meminimalisir risiki situs disusupi oleh orang atau user yang tidak dikehendaki.

Jika Anda bukan satu-satunya admin yang punya akses ke dashboard, maka sangat disarankan untuk mengajak user lain agar mengubah password.

Apabila saat ini password belum diganti karena Anda lupa akan kata sandinya, maka kami menyarankan Anda untuk mengunakan password manager. Tool ini membantu Anda membuat password yang lebih aman daripada yang sedang Anda pikirkan saat ini. Bahkan password manager juga ‘menyimpan’ informasi password Anda sehingga lebih mudah dalam mengingatnya.

Kesimpulan

Di balik keberhasilan sebuah website, ada proses maintenance yag harus dilakukan agar semuanya bisa berjalan lancar dan tanpa masalah. Maintenance WordPress mungkin terkesan tidak begitu mendesak, tapi tindakan ini dapat memastikan website Anda memiliki performa terbaik sehingga visitor betah. Selain itu, membuat backup website dan mengupdate WordPress juga merupakan cara untuk mempercepat WordPress.

Apakah Anda punya pertanyaan tentang maintenance dan cara mempercepat website WordPress yang telah kami bahas? Silakan tuliskan pada kolom komentar di bawah ini!

Tambah Komentar

Klik di sini untuk menulis komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Gabung bersama ratusan ribu pelanggan di seluruh dunia

dan dapatkan tutorial baru langsung di email Anda

Please wait...

Abone olduğunuz için teşekkürler!

Dapatkan harga hemat!

Web Hosting Gratis Domain mulai dari

Rp.10.275
/bln
Promo Black Friday 90% OFF
0
HARI
0
JAM
0
MENIT
0
DETIK
×
[href]
[href]