Website WordPress

Cara Membuat Web Lowongan Kerja (dan Mengiklankannya untuk Mendapatkan Penghasilan)

Cara Membuat Web Lowongan Kerja (dan Mengiklankannya untuk Mendapatkan Penghasilan)

Semakin canggih teknologi dan zaman yang terus berkembang, orang-orang lebih suka mencari dan melamar pekerjaan melalui situs lowongan pekerjaan daripada mengunjungi perusahaan satu per satu. Keadaan ini didukung dengan adanya banyak web lowongan pekerjaan yang menghubungkan pencari kerja dengan perusahaan atau individu yang menawarkan lowongan. Tentu saja ini menjadi kesempatan emas bagi Anda yang ingin mencari uang di internet. Mengapa? Karena Anda bisa mendapatkan penghasilan dengan membuat web lowongan kerja.

Di artikel ini kami akan membahas cara membuat website lowongan kerja dengan lima langkah mudah:

Langkah #1: Register Domain

Langkah #2: Cari Hosting Terbaik

Langkah #3: Pilih Platform

Langkah #4: Install Plugin WordPress Khusus untuk Membuat dan Mengonlinekan Situs Lowongan Pekerjaan

Langkah #5: Menambahkan Sistem Bayar Keanggotaan

Cukup ikuti lima langkah di atas untuk membuat web lowongan kerja. Jika sudah berhasil mengonlinekannya, maka saatnya menawarkan jasa Anda ke perusahaan atau individu yang sedang mencari talent.

Langkah #1: Buat dan Register Nama Domain yang Tepat untuk Web Lowongan Pekerjaan yang Akan Anda Onlinekan

Hal paling pertama yang harus dipersiapkan dalam membuat website apa pun, termasuk situs lowongan pekerjaan, adalah nama domain. Tidak ada kriteria khusus dalam menentukan nama domain. Anda bebas membuat nama domain yang sesuai dengan deskripsi website. Namun, ada beberapa tips yang sebaiknya Anda pertimbangkan ketika membuat nama domain:

Jangan hanya membuat satu nama domain saja. Setidaknya buatlah dua hingga tiga nama domain, atau sebanyak mungkin yang Anda butuhkan. Dengan demikian, Anda memiliki alternatif nama domain kalau-kalau domain utama yang diinginkan telah digunakan user lain. Contoh nama domain yang mampu mendeskripsikan website Anda secara keseluruhan adalah findworkonline.com, youronlineclassifieds.com, remotetechjobs.com, dan lain sebagainya. Untuk mengecek ketersediaan domain, gunakan fitur cek domain di Hostinger:

Cek domain untuk membuat web lowongan kerja

Segera daftarkan nama domain incaran Anda kalau masih tersedia agar tidak ‘direbut’ oleh user lain. Namun Anda perlu ingat bahwa nama domain merepresentasikan website sehingga pertimbangkanlah beberapa hal terlebih dulu, entah itu panjang pendeknya atau keefektifannya. Memang Anda bisa mengganti atau mengubah nama domain, tapi prosesnya akan sangat panjang dan sulit serta dapat berdampak pada Optimasi Mesin Pencari (SEO) situs. Jadi, berhati-hatilah sebelum mengambil keputusan.

Langkah #2: Cari Hosting Terbaik

Setelah membuat nama domain, langkah selanjutnya dari cara membuat web lowongan kerja adalah memilih hosting yang andal dan tepercaya. Saat ini ada banyak provider hosting yang menawarkan berbagai layanan dan paket hosting dengan harga terjangkau. Namun sebelum Anda sampai pada suatu kesimpulan, berikut beberapa tips yang sebaiknya dipertimbangkan ketika mencari web hosting:

  • Memiliki performa yang bagus. Provider hosting dikatakan berkualitas apabila mereka bersedia memberikan layanan yang bermutu dan terjamin meskipun yang ditawarkan adalah paket dasar.
  • Menawarkan berbagai pilihan hosting dengan harga yang bervariasi. Karena Anda akan membuat website baru dari nol, maka pilihan yang paling sesuai adalah paket hosting dasar. Apabila suatu saat nanti traffic website semakin tinggi dan banyak, maka Anda bisa mengupgradenya ke paket premium.
  • Bantuan pelanggan yang siap kapan pun. Jika Anda mengalami kesulitan untuk meminta bantuan dari tim support, maka itu tandanya Anda harus memilih provider hosting lain.

Bagi yang baru membuat website, kami sarankan untuk menggunakan paket dasar shared hosting. Layanan ini hadir dalam pilihan harga yang cukup terjangkau. Sebagian besar penyedia hosting menawarkan berbagai macam paket shared hosting yang memungkinkan Anda untuk upgrade demi mendapatkan resource yang cukup.

Karena Anda akan membuat web lowongan kerja, situs yang ‘tidak biasa’, maka kami sarankan untuk memilih Virtual Private Server (VPS). Paket hosting ini menawarkan dedicated space dan resource yang cukup banyak untuk sejenis website lowongan kerja. VPS bahkan merupakan salah satu layanan hosting yang dapat diskalakan (scalable).

Tentu Anda bertanya-tanya mengapa kami malah menyarankan Virtual Private Server padahal shared hosting saja sudah cukup? Situs lowongan pekerjaan merupakan suatu website yang membutuhkan banyak fitur unik serta kompleks dan juga traffic yang datang setiap harinya pasti dalam jumlah besar. Bayangkan Anda akan menerima banyak pertanyaan jika memposting sejumlah lowongan pekerjaan. Oleh karena itu, yang Anda butuhkan adalah paket hosting yang mampu ‘menampung’ aktivitas semasif itu.

Untuk paket dasar VPS, Anda tidak perlu bayar mahal. Bahkan harganya tidak jauh beda dengan harga paket Bisnis shared hosting di Hostinger:

VPS hosting untuk membuat web lowongan pekerjaan

Pesan kami, luangkanlah waktu Anda untuk mencari provider hosting yang benar-benar berkualitas dan tepercaya. Jika sudah menemukannya dan provider hosting tersebut menawarkan paket hosting sesuai kebutuhan dan keinginan Anda, maka segeralah mendaftarkan diri di layanannya.

Langkah #3: Pilih Platform untuk Mengonlinekan Website Lowongan Kerja

Platform adalah tool berikutnya yang harus Anda persiapkan setelah hosting dan domain. Kami merekomendasikan Sistem Manajemen Konten (CMS) untuk digunakan sebagai platform bagi website dengan kompleksitas tinggi, seperti situs lowongan kerja. Dengan software ini, Anda bisa membuat website yang memuat banyak konten, seperti blog post atau daftar pekerjaan (job listing).

Platform CMS terdiri atas berbagai tipe yang sebagian di antaranya sangat mudah digunakan meskipun Anda sama sekali tidak paham tentang web development. WordPress, misalnya, merupakan platform yang sudah sangat terkenal akan kemudahan dan fleksibilitasnya. Meskipun sampai saat ini banyak orang yang mengartikan WordPress hanya untuk blogging, CMS ini ternyata dapat digunakan untuk mengonlinekan berbagai jenis website:

cara membuat website lowongan kerja di WordPress

Kelebihan utama WordPress terletak pada level kustomisasinya. Dengan tersedianya sistem plugin dan tema, Anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk membuat website yang kaya akan fitur, misalnya job listing dan aplikasi.

Platform lain yang bisa Anda gunakan untuk membuat web lowongan kerja adalah Joomla dan Drupal. Joomla menawarkan opsi konfigurasi website yang lebih beragam dibandingkan WordPress. Sebagai contoh, CMS ini memiliki fitur SEO bawaan yang dapat diandalkan untuk menarik lebih banyak trafik ke web lowongan pekerjaan yang Anda buat:

Mengonlinekan website lowongan kerja di Joomla

Joomla merupakan pilihan yang tepat jika Anda hendak membuat website yang menawarkan pengaturan berbagai bahasa. Hal ini dikarenakan Joomla telah dilengkapi dengan tool khusus bahasa. Sayangnya Joomla tidak menawarkan kemudahan seperti yang dilakukan oleh WordPress. Bagi Anda yang masih awam atau pemula di bidang web development, maka menggunakan Joomla akan cukup menantang.

Drupal, di sisi lain, adalah tool yang ideal bagi orang-orang yang sudah paham dan berpengalaman di bidang pengembangan web. Platform ini dapat diskalakan, menawarkan sejumlah fitur tingkat lanjut, dan memiliki performa yang baik karena ‘keringanannya’:

Onlinekan website lowongan kerja di Drupal

Satu-satunya kekurangan yang dimiliki Drupal adalah tool ini penuh dengan istilah teknis. Oleh karena itu, untuk memahaminya, setidaknya Anda harus menguasai bidang web development.

Dari ketiga platform yang disebutkan, kami memilih WordPress untuk dijadikan contoh di tutorial ini. Hal ini dikarenakan kemudahan yang ditawarkannya, bahkan untuk pengguna awam sekalipun. Meskipun memilih WordPress, bukan berarti Hostinger tidak mensupport Joomla dan Drupal. Anda bebas menginstall platform mana pun yang sesuai dengan kebutuhan.

Langkah #4: Menginstall Plugin Khusus dan Mengonlinekan Website Lowongan Kerja

WordPress tidak memiliki fitur bawaan yang memudahkan Anda membuat web lowongan kerja. Tugas Anda adalah menginstall plugin khusus setelah sebelumnya WordPress berhasil diaktifkan di server hosting.

Simple Job Board adalah salah satu plugin yang memang ditujukan untuk membuat dan mengonlinekan situs lowongan pekerjaan. Kami memilih plugin ini karena namanya merepresentasikan kemudahan yang dimilikinya:

Plugin Simple Job Board

Setelah menginstall dan mengaktifkan plugin, tab Job Board akan muncul di dashboard. Klik tab dan daftar semua lowongan pekerjaan akan muncul (jika ini website pertama, maka daftarnya kosong):

Job listing (daftar lowongan pekerjaan)

Klik opsi Add New dan Anda akan diarahkan ke WordPress editor. Di dalam editor ini Anda dapat menentukan judul untuk job listing dan menuliskan deskripsi singkatnya:

menambahkan job baru

Scroll lagi ke bawah dan Anda akan lihat bagian Job Features. Informasi yang Anda tambahkan di sini akan muncul pada list yang terletak di bawah deskripsi job utama. Dengan kata lain, di sinilah tempatnya jika Anda ingin menuliskan keunggulan pekerjaan yang hendak diiklankan:

Tulis keunggulan pekerjaan yang diiklankan

Di bawah Job Features ada area yang disebut Application Job Fields. Plugin akan setup bagian upload file secara default sehingga pelamar bisa menyertakan resume mereka:

Menyertakan resume

Pengaturan berikutnya dan yang terakhir adalah Job Data. Pada bagian ini Anda dapat memasukan informasi mengenai perusahaan atau individu yang menawarkan pekerjaan, seperti nama perusahaan, website, tagline, bahkan logo. Biasanya Anda hanya perlu memasukkan informasi nama dan website perusahaan:

Informasi dan data pekerjaan

Setelah semua informasi ditambahkan, mulailah mengiklankan pekerjaan di situs Anda. Lowongan pekerjaan tersebut dapat dilihat jika Anda mengakses URL, misalnya, urlwebsiteanda.com/lowongan atau urlwebsiteanda.com/job. Halaman ini yang nantinya memuat semua daftar pekerjaan yang diposting dan diiklankan di website Anda:

Arsip lowongan kerja

Plugin Simple Job Board juga mengaktifkan bar pencarian yang bisa digunakan oleh pengunjung untuk melihat informasi lowongan kerja secara menyeluruh. Untuk mengecek apakah ada pengunjung yang melamar ke salah satu lowongan pekerjaan, maka Anda dapat melihatnya dengan membuka tab Job Board > Applicants. Di tab itu pulalah Anda (atau user lain yang diberikan hak khusus) dapat mereview resume.

Langkah #5: Menambahkan Sistem Anggota Berbayar di Situs Lowongan Pekerjaan

Setelah semua fitur yang diperlukan ditambahkan, kini saatnya ‘mencari uang’ melalui web lowongan pekerjaan yang Anda buat. Di sini kita akan menggunakan plugin Membership & Content Restriction:

Plugin Membership & Content Restriction

Plugin ini memungkinkan Anda untuk meminta pengunjung menyediakan sejumlah biaya jika ingin berlangganan dengan mendaftar terlebih dulu. Konfigurasikan plugin Simple Job Board agar yang ditampilkan di website hanyalah user yang sudah mendaftar. Dengan demikian, hanya member atau anggota berbayar-lah yang bisa melihat dan melamar iklan lowongan kerja yang tersedia.

Berikut tiga hal yang harus diingat agar plugin Membership & Content Restriction dapat berfungsi dengan baik:

  1. Mengaktifkan registrasi user di website WordPress yang Anda miliki.
  2. Pasang sertifikat SSL. Anda bisa membelinya dan mengaktifkannya di Hostinger.
  3. Akun PayPal, untuk mengumpulkan pendapatan yang Anda peroleh lewat layanan berlangganan (subscription).

Buka tab Settings > General yang ada di dashboard. Di dalam tab tersebut terdapat opsi untuk mengaktifkan registrasi user global di website Anda:

Registrasi

Setelah tiga hal di atas berhasil diaktifkan – termasuk setup sertifikat SSL dan akun PayPal – install plugin membership. Gunakan plugin ini untuk membuat satu atau beragam paket rencana subscription agar pengunjung dapat memilih kapan sebaiknya mereka mendaftar layanan berbayar di website Anda:

paket rencana subscription

Kembali ke tab Job Board dan buka salah satu lowongan kerja yang sudah Anda buat sebelumya. Scroll ke bawah layar hingga menemukan Content Restriction. Pilih user yang ingin Anda berikan hak akses untuk melihat dan membuka lowongan pekerjaan tersebut:

Content Restriction

Sekarang Anda sudah tahu cara membuat website lowongan kerja di WordPress serta membatasi akses ke konten. Anda bebas menentukan apakah hanya sebagian lowongan pekerjaan saja yang gratis atau semuanya Anda batasi hanya untuk anggota berbayar. Dua pilihan ini sama-sama menguntungkan Anda. Jadi, pilihlah yang sekiranya baik untuk Anda terapkan.

Kesimpulan

Web lowongan pekerjaan merupakan salah satu tipe website yang bisa Anda manfaatkan untuk mencari penghasilan tambahan. Jika yang Anda buat adalah situs dengan lowongan pekerjaan yang dicari banyak orang, maka Anda tidak memerlukan waktu lama untuk menarik anggota baru. Anda pun dapat menawarkan layanan berlangganan berbayar bagi mereka yang hendak mencari kerja. Dengan begini, situs lowongan pekerjaan yang dibuat terus menghasilkan uang.

Apakah Anda punya pertanyaan tentang cara membuat web lowongan kerja? Silakan tuliskan pertanyaan Anda pada kolom komentar di bawah ini!

Tentang penulis

Ariata C.

Ariata suka sekali menulis dan menerjemahkan, dan sekarang ini bekerja sebagai translator di Hostinger Indonesia. Lewat artikel dan tutorial yang diterbitkan di blog Hostinger, Ariata ingin membagikan pengetahuan tentang website, WordPress, dan hal terkait hosting lainnya kepada para pembaca.

Tambah Komentar

Klik di sini untuk menulis komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dapatkan harga hemat!

Web Hosting Gratis Domain mulai dari

Rp.10.275
/bln