Website

Cara Upload Website

Cara Upload Website

Pengenalan

Mengupload website adalah salah satu langkah paling awal yang harus dilakukan seseorang untuk mempublikasikan karyanya di Internet. Dalam tutorial ini akan dibahas contoh cara upload website paling umum menggunakan 3 tool dasar, yaitu File Manager dari Hostinger, aplikasi FTP dan File Manager dari cPanel.

Yang Anda butuhkan

Sebelum memulai, yang Anda butuhkan adalah:

  • Akses ke control panel akun hosting Anda
  • File website Anda (lebih diutamakan yang sudah di-compress ke dalam format arsip .zip atau .tar.gz)
  • (Opsional) Aplikasi FTP dan detail login FTP dari akun hosting Anda

Opsi 1 – Cara upload website melalui File Manager Hostinger

  1. Buka bagian File di control panel dan pilih File Manager.
    Letak file manager di control panel
  2. Setelah itu, buka direktori public_html, yang berada di root directory domain Anda (contoh: http://www.domainanda.com/). File Anda harus diupload di sana. Direktori juga bisa diganti tergantung dari URL mana Anda ingin mengaksesnya. Jika Anda ingin konten tampil di http://www.domainanda.com/blog, maka konten Anda harus diletakkan di dalam direktori public_html/blog.
    Direktori public html
  3. Untuk mengupload, klik kanan mouse Anda dan pilih opsi Upload files.
    Upload file
    Buka backup Anda yang telah di-compress melalui bagian Select Files, klik Upload untuk melanjutkan dan tunggu proses transfer selesai.
    Langkah akhir upload file
  4. Untuk meng-unzip, klik kanan dan klik Extract.
    Extract arsip via file manager
    Anda perlu memilih di direktori mana file akan diekstrak. Sebagai contoh, instalasi akan diupload ke direktori public_html/test.
    Selesai mengextract
    Untuk memindahkan file Anda, pilih semua file, klik kanan dan klik Move. Dalam contoh ini, kita akan memindahkan konten dari public_html/test ke public_html.
    Memindahkan file dari public html
    Setelah konten terletak di direktori yang Anda inginkan, Anda bisa mengaksesnya menggunakan browser apa pun.

Opsi 2 – Upload file website dengan FTP

Ada pengguna yang lebih senang menggunakan aplikasi FTP / FTP client seperti FileZilla, SmartFTP, CoreFTP, dll, untuk mengupload file website-nya. Sebagai contoh, kita akan menggunakan FileZilla.

  1. Pertama, Anda perlu mempersiapkan detail login FTP Anda. Di Hostinger, info tersebut bisa Anda lihat di control panel pada bagian FTP Access. Jika Anda kurang yakin apa password FTP Anda, Anda bisa langsung me-reset password dengan klik Change account password.
    Informasi FTP client di panel hostinger
  2. Buka FileZilla dan masukkan info detail login FTP Anda ke kolom bagian atas, lalu klik Quickconnect.
    Informasi koneksi Filezilla
  3. Setelah Anda terhubung ke server FTP, gunakan file browser di sisi kiri program untuk menemukan file website di komputer Anda. Setelah Anda menemukan file website-nya, gunakan file browser di sisi kanan untuk membuka direktori public_html di sisi server hosting. Setelah Anda selesai, Anda bisa drag-and-drop file dari sisi kiri ke kanan, agar langsung otomatis diupload ke server.
    Upload via Filezilla
    (OPSIONAL) Cara yang serupa, Anda juga bisa mengupload file arsip yang dikompres melalui FTP dengan cara drag-and-drop dari kiri ke kanan. Nantinya Anda perlu mengekstrak file arsip lewat File Manager. Lihat Opsi 1 – Upload file website melalui File Manager di atas untuk melihat instruksi lebih detail mengenai cara mengekstrak file arsip melalui File Manager.
    Upload arsip via Filezilla
  4. File website Anda sekarang sudah diupload ke direktori public_html dan sekarang Anda seharusnya sudah bisa mengakses website Anda melalui URL website. Mari kita buka website dan cek apakah proses upload via FTP sudah berhasil atau belum.
    WordPress berhasil di-upload
    Berhasil! Sekarang kita sudah melihat halaman default instalasi WordPress, yang artinya kita sudah sukses melakukan cara upload website dan bisa lanjut ke proses instalasi WordPress berikutnya.

Opsi 3 – Upload file website via File Manager di cPanel

Masuk ke cPanel di akun hosting Anda dan ikuti instruksi berikut:

  1. Klik icon File Manager yang terletak di bawah kategori Files.
    Letak File manager
  2. Setelah masuk ke File Manager, buka direktori public_html.
    Letak direktori public_html
  3. Klik Upload setelah masuk ke direktori public_html.
    Letak tombol upload
  4. Anda bisa klik “Select File” untuk memilih file satu per satu atau langsung drag-and-drop beberapa file ke area yang bergaris-garis.
    Upload file dari komputer Anda
  5. Dalam contoh ini, kita akan mencari dan mengupload file arsip instalasi WordPress default, namanya wordpress.zip
    Memilih arsip WordPress dari sistem
  6. Setelah proses upload selesai, kembali ke File Manager dan Anda akan melihat file arsip tadi sudah berada di direktori public_html. Klik kanan pada arsip dan pilih Extract untuk mengekstrak arsip.
    Mengextract arsip
  7. Jika Anda diminta untuk menentukan dimana lokasi arsip harus diekstrak, isikan dengan /public_html.
    Menentukan di mana hasil extract disimpan
  8. Arsip selesai diekstrak, semua file sekarang sudah berada di dalam direktori public_html. Kembali ke public_html dan lihat file yang sudah berhasil dipindahkan.
    Cek file
  9. Website Anda sekarang sudah berhasil sepenuhnya diupload dan bisa diakses melalui URL website Anda. Sekarang, Anda hanya perlu mengakses website Anda dan cek apakah semuanya berjalan normal/tidak. Ketik nama domain Anda (misalnya: http://www.domainanda.com/), cek kondisi web. Sebagai contoh, disini kita melihat halaman instalasi default WordPress, yang artinya file website sudah berhasil di-upload dan bisa lanjut ke langkah berikutnya.WordPress berhasil di-upload

(OPSIONAL) Jika Anda melihat directory listing seperti gambar di bawah ini, ikuti tutorial ini.

Daftar direktori

Kesimpulan

Selamat! Anda sudah belajar cara upload website. Seperti yang Anda lihat, Anda bisa mengupload banyak file dalam 1 waktu dengan aplikasi FTP, namun file tetap akan diupload 1 per 1 oleh sistem. Hasilnya, proses upload menjadi lebih lama. Sehingga, yang paling disarankan adalah agar Anda mengkompres terlebih dahulu folder file website Anda sebelum mengupload. Setelah berada di server, Anda tinggal mengekstrak, jauh lebih cepat.

Di sisi lain, FIle Manager berguna untuk mengupload 1 atau 2 file secara cepat, karena Anda tidak membutuhkan program terpisah untuk melakukannya. Anda juga bisa mengupdate website Anda langsung, dengan cepat, sambil mengerjakan hal lainnya di control panel hosting Anda.

4 Comments

Click here to post a comment

  • mohon info step by step untuk prose pengupload file adobe muse saya,
    sebelumnya saya sudah mengikuti step by step pada tutorial upload hostinger https://www.hostinger.co.id/tutorial/cara-upload-website/#Yang-Anda-butuhkan
    step yang sudah saya coba dengan upload melalui hostinger, net2ftp, dan file zila namun step yang sudah saya coba tetap web buatan saya tidak bisa diakses
    Detail Website
    Akses website Anda pada http://ukinowedding.xyz
    Akses website Anda dengan www. http://www.ukinowedding.xyz
    Alamat IP Website 31.220.104.191
    Nama Server server121.hostinger.co.id
    mohon info dan panduan nya

    • Pada dasarnya pengaturan Adobe Muse sama seperti FTP. Upload file adobe muse bisa melalui FTP -> buka FileZilla dan masukkan host (IP akun atau nama domain Ibu). Username dan Password bisa dilihat melalui cPanel -> Akun -> Detail. Semoga dapat membantu 🙂

Gabung bersama ratusan ribu pelanggan di seluruh dunia

dan dapatkan tutorial baru langsung di email Anda

Please wait...

Abone olduğunuz için teşekkürler!

Dapatkan harga hemat!

Web Hosting Gratis Domain mulai dari

Rp.10.275
/bln