Cara Update WordPress: Temukan Informasi Lengkapnya di Sini!
access_time
hourglass_empty
person_outline

Cara Update WordPress: Temukan Informasi Lengkapnya di Sini!

Jika Anda sedang mencari tips untuk update WordPress, maka Anda membaca tutorial yang tepat. Template, plugin, bahkan core WordPress dapat diupdate dengan mudah.

Di tutorial ini, Anda akan mempelajari cara update WordPress tanpa mengubah struktur dan susunan yang sudah Anda.

Mengapa Harus Update WordPress?

Timbul pertanyaan, haruskah saya memperbarui versi WordPress? WordPress yang saya miliki sekarang, kan, sudah memiliki fungsionalitas terbaik. Well, ada beberapa kelebihan yang akan Anda dapatkan jika versi WordPress terus-menerus diperbarui.

  • Bugs dapat diperbaiki dan tingkat keamanan menjadi lebih baik.
  • Banyaknya fitur dan fungsionalitas yang ditawarkan.
  • Peningkatan kecepatan dan performa di setiap versi terbaru WordPress.
  • Kompatibel dengan template, plugin, dan teknologi web yang modern dan terbaru.

Sebelum Update WordPress

Buat persiapan penting untuk mencegah segala kemungkinan error sebelum Anda mengklik tombol update atau melakukan berbagai perubahan pada situs WordPress.

Terkadang error muncul begitu saja. Apabila tidak ada rencana cadangan, maka Anda tak akan tahu apa yang harus diperbuat dengan webiste yang bermasalah.

Saran kami bagi pemula, buatlah backup situs sesering mungkin.

Untuk cara update WordPress manual, matikan semua plugin terlebih dulu.

Biasanya masalah yang muncul akibat plugin diperbarui tidak begitu signifikan. Hanya saja, jika itu sampai terjadi, maka Anda tidak dapat mengakses website.

Error terjadi karena perubahan terbaru pada WordPress tidak sejalan atau tidak kompatibel dengan plugin yang telah diinstall.

Setelah proses upgrade selesai, aktifkan kembali plugin.

Jika backup sudah selesai dibuat dan semua plugin telah dimatikan, maka langkah berikutnya adalah update WordPress.

Sebelum template dan plugin, update core WordPress terlebih dulu.

Cara Update WordPress Core

Di bagian ini, Anda akan mempelajari cara memperbarui WordPress:

  • Melalui dashboard admin WordPress.
  • Menggunakan FTP secara manual.
  • Menggunakan SSH dan WP-CLI
  • Secara otomatis melalui cPanel, wp-config.php, dan functions.php.

Update WordPress Melalui Dashboard Admin

Cara termudah untuk mengupdate WordPress adalah melalui dashboard admin.

Jika update core WordPress tersedia, maka Anda akan melihat notifikasi yang muncul di atas dashboard admin.

Notifikasi update WordPress di dashboard admin

Klik link Please update now untuk memulai proses update.

WordPress akan mengalihkan website Anda ke mode maintenance hingga proses update berakhir.

Proses update ini melibatkan penonaktifan dan pengaktifan kembali plugin serta mengunduh dan menginstall WordPress di antara hal lainnya.

Setelah update selesai, WordPress akan mengarahkan Anda ke halaman Updates. Di bagian ini, Anda bisa memperbarui template dan plugin.

Update WordPress

Jika WordPress merilis versi terbarunya secara besar-besaran, katakanlah versi yang sekarang 4.8 dan Anda hendak mengupgradenya ke 4.9.5, maka setelah proses update berakhir, Anda akan diarahkan ke halaman Welcome to WordPress, seperti yang ditunjukkan pada screenshot di bawah ini.

Cara update WordPress

Pada screenshot di atas, Anda bisa melihat bahwa poin keamanan dan bug selalu diperbaiki dan diperbarui setiap kali WordPress di-update ke versi terbaru.

Misalkan saja Anda sudah selesai mengupgrade platform WordPress ke versi terbaru. Sekarang gilirannya untuk update template dan plugin.

Sebenarnya ada banyak cara update WordPress, termasuk otomatis dan manual. Jika Anda tidak bisa masuk ke dashboard WordPress tapi tetap ingin mengupgradenya, maka sebaiknya gunakan program FTP, misalnya FileZilla.

Cara Update WordPress Manual Via FTP

Cara update WordPress manual tidak sesulit yang dibayangkan. Meskipun banyak langkah yang harus dilakukan, Anda bisa menerapkannya dengan mudah.

Catatan: Di tahap ini, Anda dapat menggunakan program FTP, seperti FileZilla atau File Manager. Selain itu, Anda juga harus membuka direktori root WordPress.


Di tutorial ini, kami akan menggunakan FileZilla.

Username, password, host/hostname, dan port FTP merupakan informasi login yang diperlukan agar program FTP dapat digunakan. Jika Anda menggunakan layanan hosting di Hostinger, informasi tersebut bisa ditemukan di Control Panel -> FTP accounts.

Akun FTP Hostinger

Sebelum update WordPress, buat backup situs dan matikan semua plugin terlebih dulu.

Langkah 1 – Unduh Versi Terbaru WordPress

Unduh WordPress dari wordpress.org

Buka WordPress.org dan unduh versi terbaru WordPress dengan mengklik Download.

Unzip arsip WordPress di komputer menggunakan WinRar atau WinZip.

Di dalam folder wordpress, terdapat sub-folder, seperti wp-admin, wp-includes, dan wp-content dan juga file individual, misalnya index.php, wp-login.php, wp-config-sample.php dan lain-lain.

Langkah 2 – Buka Direktori Root WordPress

Masukkan informasi FTP dan buka direktori root WordPress.

Membuka direktori root WordPress via FTP

Setelah itu, pindahkan file dari versi terbaru WordPress yang ada di komputer ke direktori root WordPress yang ada di host Anda.

Dengan kata lain, kami akan menggantikan beberapa file dan folder di web host Anda dengan file dan folder yang sesuai dari arsip WordPress yang Anda unzip beberapa saat lalu.

Penting: Pada saat mengganti semua file dan folder di dalam direktori root WordPress, sebaiknya lakukan dengan pelan. Jika Anda melakukanya dengan terburu-buru lalu ada kesalahan, maka website Anda bisa rusak dengan mudahnya. Mohon untuk mengikuti setiap instruksi yang ada.


Hapus folder wp-admin dan wp-includes yang sudah ada di web host Anda. Jika Anda menggunakan FileZilla, pilih folder, klik kanan, dan pilih Delete:

Menghapus folder WordPress via FTP

Jangan mengutak-atik folder wp-content karena di dalamnya tersimpan template, plugin, dan media yang sedang terpasang di website WordPress Anda.

Langkah 3 – Upload Versi Terbaru

Setelah menghapus folder wp-includes dan wp-admins, upload versi terbaru WordPress dari komputer Anda.

Buka folder WordPress di komputer Anda melalui panel di sebelah kiri, akan ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Pilih folder wp-includes dan wp-admin, klik kanan, dan pilih Upload:

Mengupload file WordPress via FTP

Jika Anda mendapatkan confirmation dialog box, pilih Overwrite dan klik OK.

Buka wp-config-sample.php dan cari barisan kode yang harus disalin ke file wp-config.php yang sudah ada di web server Anda.

Buka admin area (yoursite.com/wp-admin/upgrade.php/) untuk mengecek apakah ada kesalahan atau tidak. Upgrade database Anda.

Cara Update WordPress Via WP-CLI

Di tahap ini, kami asumsikan bahwa Anda sudah memiliki akses SSH ke direktori root WordPress. Sebagai contoh, direktori kami adalah public_html. Jika Anda tidak tahu cara mengakses akun via SSH, silakan baca tutorial ini.


Mengupdate WordPress via WP-CLI berarti Anda harus memperbarui database dan file WordPress.

Jika Anda sudah menginstall WordPress di folder terpisah, misalnya public_html/your-site, kemudian direktori root WordPress Anda adalah your-site, maka sebagai langkah pertama, gunakan command cd untuk beralih ke root direktori WordPress:

cd public_html

Kedua, mengecek jika sudah ada versi terbaru WordPress:

wp core check-update

Contoh output:

+---------+-------------+---------------------------------------------------------------+
| version | update_type | package_url |
+---------+-------------+---------------------------------------------------------------+
| #.#.# | minor | https://downloads.wordpress.org/release/wordpress-#.#.#.zip |
| #.#.# | major | https://downloads.wordpress.org/release/wordpress-#.#.#.zip |
+---------+-------------+---------------------------------------------------------------+

Jika versi terbaru belum tersedia, maka akan muncul pesan “Success: WordPress is at the latest version”.

Ketiga, jalankan command berikut ini untuk update WordPress:

wp core update

Contoh ouput:

Updating to version #.#.# (en_US)...
Downloading update from https://downloads.wordpress.org/release/wordpress-#.#.#-no-content.zip...
Unpacking the update...
Cleaning up files...
No files found that need cleaned up.
Success: WordPress updated successfully.

Kini Anda sudah tahu cara update WordPress via WP-CLI. Sekarang update database, template, dan plugin. Untuk memperbarui:

database, jalankan command:

wp core update-db

template, jalankan command:

wp theme update --all

plugin, jalankan command:

wp plugin update --all

Cara Update WordPress Otomatis

Jika hanya sebagian kecil saja yang diperbarui WordPress, maka CMS tersebut akan terupdate sendiri secara otomatis. Namun, tahukah Anda bahwa Anda juga bisa mengatur WordPress agar diupdate secara otomatis meski CMS ini melakukan perbaruan secara besar-besaran?

Jika Anda tidak begitu memahami soal kode, maka Anda bisa mengatur update otomatis dengan menggunakan plugin, seperti Easy Updates Manager.

Atau mungkin Anda merasa menggunakan plugin sedikit merepotkan dan memusingkan? Anda bisa mengaktifkan update WP core otomatis dengan menambahkan line berikut ini ke file wp-config.php:

define('WP_AUTO_UPDATE_CORE', true);

Perlu diingat bahwa update minor core dan file translation sengaja diset sebagai default untuk memantapkan performa.

Selanjutnya, tambahkan constant berikut ini untuk memodifikasi core updates:

define( 'WP_AUTO_UPDATE_CORE', true );
  • True berarti update development, minor dan major diaktifkan
  • False berarti update development, minor dan mayor dinonaktifkan
  • Minor berarti update minor diaktifkan, sedangkan update development dan major dinonaktifkan.

Menggunakan Filter API

Anda dapat menggunakan filter API alih-alih constants. Filter adalah fungsi yang memungkinkan Anda untuk memanipulasi variabel. Dengan menggunakan API filter, Anda memiliki kontrol lebih dalam menargetkan tipe tertentu dari auto update atau plugin untuk berbagai modifikasi.

Sebagai contoh, jika Anda ingin menonaktifkan semua update otomatis, gunakan:

add_filter( 'automatic_updater_disabled', '__return_true' );

Atau, jika Anda ingin update hanya pada semua tipe core, tambahkan filter berikut:

add_filter( 'auto_update_core', '__return_true' );

Anda dapat mengatur update secara terpisah:

Mengaktifkan update minor:

add_filter( 'allow_minor_auto_core_updates', '__return_true' );

Mengaktifkan update major:

add_filter( 'allow_major_auto_core_updates', '__return_true' );

Mengaktifkan update development:

add_filter( 'allow_dev_auto_core_updates', '__return_true' );

Sebaliknya, ganti value true dengan false untuk menonaktifkan update.

Auto update hanya berlaku pada plugin dan tema yang berada dalam situasi khusus serta dikontrol oleh tim WordPress. Untuk mengupdate tema dan plugin secara otomatis, gunakan filter berikut ini:

Untuk plugin:

add_filter( 'auto_update_plugin', '__return_true' );

Untuk tema:

add_filter( 'auto_update_theme', '__return_true' );

Notifikasi Email

Sebagai administrator, Anda akan mendapatkan notifikasi update dari WordPress melalui email.

Jenis email yang akan Anda terima adalah:

Result email, menginformasikan tentang update yang berhasil seperti: “Your site has updated to wordpress (version number.)” Notifikasi ini berarti update otomatisnya bekerja. Anda tidak perlu menggubris email ini karena seperti yang dikatakan dalam email tersebut: “No further action is needed on your part. For more on version X.X, see the About WordPress screen”

Email notification. Ketika menerima notifikasi email seperti “WordPress (version number) is available. Please update”, itu berarti Anda harus update WordPress secara manual karena update otomatis gagal.

Debugging email. Anda akan menerima email ini ketika versi in-development atau kasus rumit muncul.

Anda selalu bisa menonaktifkan notifikasi tergantung pada tipe emailnya.

Untuk menonaktifkan notifikasi result email, gunakan filter ini:

apply_filters( 'auto_core_update_send_email', '__return_false' );

Untuk menonaktifkan notifikasi email notification, gunakan filter ini:

apply_filters( 'send_core_update_notification_email', '__return_false' );

Untuk menonaktifkan notifikasi debugging email, gunakan filter ini:

apply_filters( 'automatic_updates_send_debug_email', '__return_true' );

Untuk setup tertentu, API filter merupakan pilihan yang sangat bagus. Anda bisa membuat custom rule untuk menerima email terkait kasus-kasus tertentu dan juga menolak email yang masuk ke inbox Anda terkait hal-hal yang tidak diinginkan.

Mengatur Update Otomatis Dengan Plugin

plugin wordpress untuk update otomatis

Jika Anda merasa repot dengan sederet kode untuk mengatur update otomatis, kami menyarankan untuk menggunakan plugin ini.

Easy Updates Manager adalah salah satu plugin update WordPress otomatis terbaik. Plugin ini gratis, mudah digunakan, powerful, dan dibekali dengan sederet pengaturan seperti mengaktifkan dan menonaktifkan update core, plugin, dan tema. Jika Anda menginginkan yang lebih dari sekadar fitur dasar, upgrade-lah ke versi premiumnya dengan biaya sebesar 29 USD/tahun.

Cara install plugin ini tidak sulit. Anda hanya perlu masuk ke Dashboard WordPress dan cari Easy Updates Manager di menu plugin. Lalu, instal dan aktifkan pluginnya. Setelah itu, buka Configure untuk mengatur setting pilihan Anda.

menu general untuk akses pengaturan plugin

Cara Update WordPress Template dan Plugin

Setelah mengupgrade ke versi terbaru WordPress, Anda juga jangan lupa untuk memperbarui template dan pluginnya.

Buka dashboard admin WordPress dan klik menu Updates.

Dengan mengklik menu ini, Anda akan diarahkan ke layar update di mana Anda bisa memperbarui core, template, dan plugin WordPress.

Layar update WordPress

Untuk mengupdate template dan plugin, beri tanda centang pada Select All dan klik Update Plugins atau Update Themes untuk mengupdate semua plugin dan template secara bersama-sama.

Alternatif lain yang bisa Anda lakukan, update plugin satu per satu. Buka Plugins -> Installed Plugins, seperti yang ditunjukkan di screenshot di bawah ini.

Update plugin WordPress

Sama halnya jika Anda ingin mengupdate template WordPress. Buka Appearance -> Themes seperti yang ditunjukkan screenshot di bawah ini.

Cara update WordPress template

Catatan: Semua perubahan yang Anda lakukan sebelumnya ke template yang saat ini sedang aktif dan hendak diperbarui akan hilang. Agar perubahan tersebut tidak hilang begitu saja setelah diupgrade, gunakan child theme alih-alih langsung mengedit parent theme.

Kesimpulan

Melalui tutorial ini, Anda telah mempelajari cara update WordPress tanpa harus merusak atau mengganggu susunan serta struktur yang sudah ada.

Jangan lupa untuk selalu membuat backup penuh terhadap situs WordPress meskipun belum diupdate sama sekali.

Selain itu, manfaatkan child theme sehingga tampilan template yang sudah dimodifikasi sesuai keinginan Anda tidak hilangs setelah diupgrade.

Terakhir, unduh template dan plugin WordPress yang dibuat oleh developer terpercaya yang selalu memperbarui produk mereka.

Penulis

Author

Ariata C. / @ariata

Ariata suka sekali menulis dan menerjemahkan, dan sekarang ini bekerja sebagai translator di Hostinger Indonesia. Lewat artikel dan tutorial yang diterbitkan di blog Hostinger, Ariata ingin membagikan pengetahuan tentang website, WordPress, dan hal terkait hosting lainnya kepada para pembaca.

Tutorial terkait

Author

Abu Mashud Balas

October 26 2018

trim tutorialnya, jd tertarik ingin membuatnya.

Ketik balasan

Komentar*

Nama*

Email*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jadilah bagian dari Hostinger!