WordPress

Cara Pindah dari Squarespace ke WordPress

Cara Pindah dari Squarespace ke WordPress

Pengantar

Apakah Anda sudah terlanjur membuat website pada Squarespace, tapi kemudian berpikir jika sudah saatnya untuk bermigrasi dari Squarespace ke WordPress karena platform ini lebih fleksibel?

Banyak pengguna yang memulai webmasters menggunakan Squarespace untuk proyek pertama mereka. Ini bukan hal yang baru, Squarespace merupakan tool yang bagus untuk memudahkan pengguna membuat website yang menarik. Bahkan tool ini menangani registrasi nama hosting dan domain sehingga Anda bisa berkonsentrasi membuat situs. Kurva belajarnya (learning curve) tidak begitu sulit jika dibandingkan dengan WordPress. Akan tetapi, meskipun bagus untuk situs dasar, Squarespace terbatas dalam beberapa hal:

  • Integrasi e-commerce-nya sangat terbatas
  • Fungsinya sulit untuk di-extend
  • Terbatasnya themes dan customization

Untungnya, migrasi dari WordPress ke Squarespace itu mudah. Pada tutorial kali ini, Anda akan mengetahui secara lengkap bagaimana caranya bermigrasi dari Squarespace ke WordPress.

Catatan: Tutorial kali ini menunjukkan beberapa cara untuk bermigrasi ke platform self-hosted WordPress. Langkah-langkah yang tertulis di bawah ini tidak bisa digunakan jika Anda menghosting blog pada WordPress.com.

Yang Anda Butuhkan

Sebelum memulai tutorial ini, Anda membutuhkan:

Langkah 1 – Mengekspor Konten Squarespace

Pertama-tama, Anda harus mengekspor data website dari Squarespace. Sayangnya, Anda tidak bisa mengeskpor apa pun secara otomatis. Itu berarti Anda harus meng-copy/paste beberapa bagian dari website untuk dipindahkan ke WordPress secara manual. Berikut daftar konten yang tidak bisa diekspor:

  • Halamaan index, event, album, dan product.
  • Folder.
  • Audio, video, dan product blocks.
  • Style changes dan custom CSS.

Yang bisa diekspor:

  • Blog (hanya satu blog).
  • Halaman basic dan gallery.
  • Text dan image blocks.
  • Text in embedded blocks.

Ikutilah langkah-langkah di bawah ini untuk memulai prosedur ekspor:

  1. Log in ke akun Squarespace Anda.
  2. Pada menu sebelah kiri klik Settings.
    Squarespace settings
  3. Di bawah Website klik Advanced.
    Squarespace Advanced settings
  4. Klik Import/Export.
    Import / Export option
  5. Karena Anda hendak mengekspor website, klik tombol Export.
    Squarespace website export
  6. Pada kotak dialog yang terbuka, Anda bisa memilih tempat website akan diekspor. Pilihan yang tersisa sekarang hanyalah WordPress, dan itu yang harus Anda pilih.
    Exporting Squarespace to WordPress platform
  7. Setelah export download file jadi, pilihan Download akan muncul. Untuk mengunduhnya ke komputer Anda, klik tombol tersebut.
    Downloading the export file

Setelah proses download selesai, Anda bisa lanjut ke langkah berikutnya.

Langkah 2 – Mengarahkan Domain Squarespace ke WordPress

Jika Anda sedang menggunakan nama domain yang lazim (yourdomain.com) dengan website Squarespace dan ingin tetap terus menggunakan nama domain tersebut di situs WordPress yang baru, maka Anda harus mengubah detail DNS.

Proses untuk mengubah DNS bergantung pada lokasi di mana nama domain Anda teregistrasi. Jika nama pendaftar domain Anda adalah Squarespace, maka detail DNS harus diubah di kontrol panelnya. Lihat halaman ini langkah demi langkah. Jika nama domain teregistrasi dengan perusahaan yang berbeda, misalnya, GoDaddy, maka detail DNS dapat diubah di sistemnya. Prosesnya sama dengan kebanyakan registrasi, dan petunjuknya bisa Anda ikuti di sini.

PENTING: DNS membutuhkan 48 jam untuk bisa tersebar ke seluruh dunia. Selama penyebaran tersebut, website Anda mungkin tidak bisa diakses.

Langkah 3 – Mengimpor Konten dari Squarespace ke WordPress

Langkah 3.1 – Menginstall WordPress

Karena tutorial ini memuat cara untuk bermigrasi ke WordPress, Anda harus menginstall CMS. Langkah-langkah di bawah ini menunjukkan betapa mudahnya menginstall WordPress pada Hostinger. Jika sebelumnya Anda sudah memiliki WordPress dan siap untuk mengimpor konten dari Squarespace, Anda bisa lanjut ke Langkah 3.2.

  1. WordPress dapat diinstal secara manual atau dengan menggunakan Autoinstaller yang bisa ditemukan di control panel Anda di bawah Website. Pada tutorial ini, Autoinstaller yang akan digunakan karena dapat menghemat waktu.
    Autoinstaller in control panel
  2. Setelah mengklik Autoinstaller, halaman dengan semua pilihan auto installs akan terbuka. Anda bisa scroll dan mencari WordPress atau mengetik nama di kolom pencarian dan klik.
    Finding WordPress Autoinstaller
  3. Isilah informasi secara detail dan klik Install.
    Filling in your details
  4. Akan muncul sebuah pesan yang meminta Anda untuk me-refresh halaman sekali lagi. Tunggu beberapa menit dan refresh. Sekarang WordPress sudah selesai diinstall.
    Wordpress installed

PENTING: Tulis username administrator dan password Anda karena kedua hal ini akan dibutuhkan untuk mengakses WordPress admin area.

Langkah 3.2 – Mengimpor Konten

Pada langkah ini, Anda akan mengimpor konten ke WordPress. Ikutilah langkah-langkah di bawah ini:

  1. Log in ke WordPress Admin Area dengan menambahkan /wp-admin/ di akhir domain Anda.
  2. Pergi ke Tool > Import. Di daftar platform, Anda tidak akan bisa melihat tampilan Squarespace karena tengah mengekspor konten dalam format file WordPress compatible XML. Oleh karena itu, Anda harus mengklik Install yang ada di bawah WordPress. Setelah proses instalasi selesai, klik tombol Activate.
    Importing website
  3. Pilih file yang akan diekspor (Choose File) dan klik tombol Upload file and import.
    Selecting the file to import
  4. Setelah file diupload, akan muncul layar di mana Anda bisa memilih apakah ingin import the author, create a new user, atau assign an existing user. Pilihlah yang sesuai dengan keinginan Anda. Anda juga bisa memilih apakah ingin import files dan attachment atau tidak. Klik tombol Submit setelah semuanya selesai.
    Selecting users

PENTING: Jika waktu untuk mengimpor habis atau error, matikan pilihan Download file and import file attachments. Karena tergantung pada ukuran akun Squarespace dan konfigurasi hosting server Anda, cara ini membuat proses impor tidak berjalan sempurna.

Setelah proses mengimpor selesai, akan muncul pesan selamat berwarna hijau. Anda sudah bisa mereview website WordPress. Pastikan semua konten telah diimpor dengan baik.

Langkah 4 – Mengimpor Gambar dari Squarespace ke WordPress

Saat menjelajahi website Anda sendiri, mungkin akan terlihat beberapa gambar yang masih terpampang di Squarespace. Hal ini normal. Terkadang WordPress importer gagal untuk mengimpor gambar secara otomatis dari Squarespace. Ini berarti Anda harus menambahkan gambar tersebut secara manual atau dengan menggunakan plugin Import External Images.

  1. Install dan aktifkan plugin Import External Images di WordPress. Jika tidak mengerti cara menginstall plugin WordPress, Anda bisa mengecek [tutorial ini] (/tutorial/wordpress/how-to-install-wordpress-plugins.
  2. Setelah proses instalasi selesai, klik Media > Import Images
    Importing images
  3. Gambar akan muncul di bawah daftar Process all posts. Klik Import Images Now.

Setelah proses impor selesai, kunjungi sekali lagi WordPress Anda dan cek kembali post yang menyertakan gambar.

Langkah 5 – Memperbaiki Permalink dan Membuat Redirects

Langkah 5.1 – Memperbaiki Permalinks pada WordPress

Jika Anda tidak ingin search engine rangking dan incoming traffic turun atau hilang, maka perhatikan langkah ini karena sangat vital.

Squarespace menggunakan struktur link yang berbeda dari WordPress. Bermigrasi dari WordPress tanpa mengubah permalink hanya akan membuat pengunjung Anda tiba di halaman 404 error. Misalkan URL blog post di website Squarespace Anda terlihat seperti ini:

Atau jika Anda menggunakan nama domain yang lazim:

Pada langkah ini, Anda akan mempelajari cara untuk membuat struktur link WordPress yang sama dengan yang dibuat di Squarespace:

  1. Pergi ke Settings > Permalinks dan pilih Day and Name karena pilihan ini yang sama persis dengan struktur URL Squarespace.
  2. Anda akan lihat kalau value di Custome Structure telah berubah.
  3. Tambahkan blog prefix Anda agar terlihat seperti ini:
  4. Klik tombol Save Changes di bagian bawah.
    Change WordPress Permalinks to Match Squarespace

Langkah 5.2 – Membuat Redirects pada Squarespace

Tidak seperti nama domain yang lazim, Anda tidak bisa mengarahkan Squarespace subdomain (http://www.yourname.squarespace.com) ke WordPress. Tanpa redirect yang baik, semua incoming traffic dan link yang merujuk ke subdomain akan hilang. Squarespace memiliki tool yang baik, yaitu URL Mappings. Dengan menggunakan URL Mappings, Anda bisa membuat 301 redirect dan 302 redirect serta menarik traffic Anda dari http://www.yourname.squarespace.com dan memindahkan ke website WordPress Anda yang baru. 301 redirect berarti URL telah dihapus permanen, sedangkan 302 redirect merupakan URL yang diubah sementara. Umumnya, 301 redirect lebih baik untuk digunakan karena redirect ini lulus SEO value dan lebih bagus dari 302.

Akses Squarespace administrator dashboard dan kunjungi Settings -> Advanced -> Url Mappings.
Squarespace URL Mappings section

Squarespace memudahkan Anda dalam membuat redirect. Sebagai contoh, jika ingin me-redirect blog post Anda ke WordPress, gunakan syntax berikut ini:

Variable [name] membantu Anda dalam me-redirect banyak halaman dengan hanya satu line code.

Dengan mengikuti langkah ini, dijamin para pengunjung dan mesin pencari akan dapat mengakses blog post Anda di WordPress. Anda bisa menggunakan perintah yang sama untuk membuat redirect ke halaman produk dan events Anda. Jika Anda ingin membuat redirect untuk halaman sebuah halaman, gunakan perintah:

Variable [name] disini tidak digunakan karena kita hanya ingin me-redirect sebuah halaman saja.

Setelah selesai membuat redirect, klik tombol Save di bagian atas halaman.

Squarespace URL Mapping Save Button

Langkah ini memastikan pengunjung Anda dan crawler mesin pencari akan tetap bisa mengakses post Anda di WordPress. Akan tetapi, jika Anda memiliki banyak custom pages di Squarespace, Anda harus mempelajari lebih dalam dan menginstall plugin All 404 Redirect to Homepage. Setelah proses instalasi selesai, kunjungi Settings -> All 404 Redirect to Homepage dan klik tombol Update Options.

WordPress 404 Redirect to Homepage

Setiap pengunjung yang dulunya menemukan halaman 404 not found akan langsung te-redirect ke halaman utama Anda.

Langkah 6 – Memulai dengan WordPress

Setelah konten Squarespace bermigrasi ke WordPress, Anda bisa mulai mengubah tampilan website. WordPress memiliki ribuan theme yang berbeda untuk dipilih. Baik theme yang gratis dan berbayar dapat dengan mudah diinstall di WordPress.

Setelah menemukan theme yang sesuai, Anda bisa meng-customize lebih jauh dengan mengubah colors, menus, background, dll. Anda bisa melakukannya di halaman Appearance -> Customize.

WordPress Customize Theme

Apakah Anda ingin extend fungsi dari situs WordPress Anda? Itu mudah, yang perlu Anda lakukan hanyalah mengklik salah satu dari ribuan plugins WordPress. Lihat petunjuk detail yang kami sediakan jika Anda menginginkan bantuan dalam menginstall WordPress plugins.

Anda dengan mudah bisa membuat eCommerce di WordPress menggunakan Woocommerce. Plugin eCommerce yang sangat berguna ini membantu Anda dalam memilih payment gateway yang berbeda, juga metode pembayaran. Selain itu, pembuatan dan pengadministrasian plugin eCommerce pun sangat mudah.

WordPress memiliki komunitas yang besar dan siap untuk menjawab pertanyaan apa pun yang ingin Anda tanyakan seputar WordPress. Bahkan, ada ribuan in-depth petunjuk dan tutorial yang dibuat untuk CMS ini. Anda mungkin ingin menengok toturial WordPress yang ditulis oleh Hostinger disini.

Kesimpulan

Anda telah mempelajari cara bermigrasi dari Squarespace ke WordPress secara lengkap di tutorial ini. Anda juga telah mempelajari cara mengedit struktur permalink WordPress dan me-redirect subdomain Squarespace ke WordPress.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, tidak semua konten dari Squarespace bisa diimpor secara otomatis. File video dan audio Anda serta produk dan halaman eCommerce harus diimpor secara manual. Proses mengimpor memakan waktu lama bergantung pada ukuran website Squarespace Anda. Namun, tetap saja WordPress layak untuk dimiliki karena platform ini canggih dan lebih fleksibel.

Gabung bersama ratusan ribu pelanggan di seluruh dunia

dan dapatkan tutorial baru langsung di email Anda

Please wait...

Abone olduğunuz için teşekkürler!

Dapatkan harga hemat!

Web Hosting Gratis Domain mulai dari

Rp.10.275
/bln