Cara Memasang Google Analytics di WordPress Bagi Pemula
access_time
hourglass_empty
person_outline

Cara Memasang Google Analytics di WordPress Bagi Pemula

Mengoptimasi performa website dapat dilakukan dengan berbagai macam tool. Ada yang berbayar, ada juga yang gratis. Bagi Anda yang masih pemula, bisa menggunakan tool gratis, seperti Google Analytics. Di tutorial ini, kami akan membahas cara memasang Google Analytics di WordPress beserta fungsi dan kegunaannya.

Buat website baru tak harus mahal. Hostinger memiliki layanan hosting yang dikhususkan untuk website berbasis WordPress. Daftar sekarang dan nikmati diskon hingga 90%!

Beli WordPress Hosting

Cara Membuat Akun di Google Analytics

Sebelum mengetahui cara pasang Google Analytics di WordPress, ada baiknya kita bahas cara membuat akunnya terlebih dulu. Prosesnya simpel, dan yang paling penting Anda sudah punya akun Google.

Berikut langkah-langkah untuk mendaftar dan mengakses tool ini:

  1. Apabila Anda dalam mode sign out dari akun Google atau belum memiliki satu pun akun di Google, klik link yang menuju ke halaman registrasi.

Cara memasang Google Analytics di WordPress - Halaman registrasi

  1. Buka Google Analytics, klik Set up for free untuk memulai proses pendaftaran.
  2. Di halaman Create Account, masukkan nama akun, atur Account Data Sharing Settings, dan klik Next.
  3. Pada bagian berikutnya, pilih faktor apa saja yang ingin dianalisis. Klik opsi Web, lalu Anda akan dibawa ke langkah selanjutnya.
  4. Masukkan informasi website (misalnya, nama, URL, kategori industri, zona waktu, dll) pada bagian ketiga. Setelah itu, klik Create.
  5. Google Analytics akan menampilkan pesan Terms of Service. Tandai boks, lalu klik I Accept.
  6. Selesai! Kini Anda sudah punya akun Google Analytics.

Cara Memasang Google Analytics di WordPress

Ada dua cara pasang Google Analytics di WordPress. Pertama, menggunakan plugin, dan yang kedua, memasangnya secara manual. Berikut langkah-langkahnya.

Cara Memasang Google Analytics di WordPress Menggunakan Plugin

Jika Anda tidak ingin merusak tampilan tema, gunakan plugin dari layanan pihak ketiga. Selain mudah, plugin ini meminimalisir risiko merusak kode.

Baca tutorial cara install plugin WordPress.

Ada banyak plugin yang menawarkan fleksibilitas tinggi untuk memasang Google Analytics WordPress. Meskipun demikian, tidak semuanya dipakai, kan? Nah, untuk artikel ini, kami sudah memilihkan salah satu plugin terbaik, yaitu MonsterInsights.

Sebagai plugin yang telah diunduh oleh lebih dari dua juta pengguna (dan mungkin akan terus bertambah), MonsterInsights memiliki semua kebutuhan market yang Anda inginkan dari sebuah plugin dashboard Google Analytics. Keunggulan utama plugin ini terletak di kemampuannya yang bisa membuat laporan berdasarkan parameter pilihan.

Jika Anda sudah cukup puas dengan fitur dasar dari tool web analytics, gunakan free lite Version MonsterInsights. Namun, kalau menginginkan lebih banyak opsi dan fitur, Anda bisa mengupgradenya ke Plus version dengan biaya berlangganan sebesar 99.50 USD per tahun. Paket premium ini sangat cocok untuk bisnis atau usaha kecil.

Berikut cara menambahkan Google Analytics WordPress menggunakan MonsterInsights:

  1. Masuk ke dashboard WordPress dan pilih Plugins-> Add New.
  2. Cari plugin Google Analytics Dashboard Plugin for WordPress by MonsterInsights. Unduh dan aktifkan.

Cara pasang Google Analytics di WordPress dengan plugin MonsterInsights

  1. Kembali ke dashboard WordPress. Opsi plugin Insights akan muncul.
  2. Scroll ke bawah dan klik tombol Launch the Wizard! Ikuti instruksi untuk menyelesaikan proses pemasangan. Notifikasi akan ditampilkan untuk menghubungkan MonsterInsights ke akun Google Analytics.

Wizard MonsterInsights

  1. Ikuti langkah-langkahnya dan lengkapi informasi yang dibutuhkan. Setelah itu, klik Finish Setup & Exit Wizard.
  2. Selamat! Anda baru saja menyelesaikan proses integrasi. Pilih Insights -> Reports untuk melihat performa situs.

Cara Memasang Google Analytics di WordPress dengan Cara Manual

Setelah membuat akun Google Anaylitcs, cari kode lacak (tracking code) dan tempatkan di website.

Untuk menambahkan kode Google Analytics ke file functions.php, Anda harus menginstall child theme terlebih dulu. Mengapa demikian? Alasannya, selain lebih mudah dimodifikasi, child theme juga akan mengamankan semua perubahan yang dibuat ketika memperbarui parent theme.

Baca artikel ini untuk informasi selengkapnya.

Mencari Kode Lacak (Tracking Code) Google Analytics

Setelah proses pendaftaran selesai, Anda akan diarahkan ke area khusus untuk mencari kode Google Analytics. Berikut langkah-langkah untuk mencari tracking code secara manual:

  1. Login akun Google Analytics dan buka menu Admin di sisi kiri bawah.
  2. Klik menu Tracking Info, kemudian klik submenu Tracking code.
  3. Nah, di sini Anda bisa melihat Tracking ID dan Global Site Tag. Simpan kedua kode tersebut.

Google tracking code

Masuk ke WordPress untuk memulai proses konfigurasi.

1. Kode functions.php

Ada beberapa cara untuk menambahkan web analytics ini ke WordPress dengan code snippet.

Tempat pertama untuk menambahkan tracking code Google Analytics adalah file functions.php. Buat fungsi baru yang berisikan code snippet.

CATATAN: Untuk tindakan pencegahan, buat salinan cadangan sebelum file dimodifikasi.

  1. Masuk ke dashboard WordPress, pilih Theme Editor yang ada di menu Appearance.
  2. Buka file Theme Functions(functions.php) melalui kolom di kanan.
  3. Tambahkan code snippet di bawah ini ke file tersebut. Ganti ‘Tracking ID’ dengan Tracking ID yang sudah Anda dapatkan di langkah sebelumnya.
add_action('wp_head','my_analytics', 20);
function my_analytics() {
?>
<!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
<script async src="https://www.googletagmanager.com/gtag/js?id=UA-26575989-48"></script>
<script>
  window.dataLayer = window.dataLayer || [];
  function gtag(){dataLayer.push(arguments);}
  gtag('js', new Date());
  gtag('config', 'UA-26575989-48');
</script>
<?php
}
  1. Klik Update File untuk menyimpan perubahan.
2. Kode header.php

Tracking code Google Analytics juga bisa ditambahkan ke file Theme Header (header.php).

  1. Buka kembali Theme Editor.
  2. Pilih file Theme Header (header.php) di kolom sebelah kanan.

WordPress Google Analytics Header

  1. Salin dan letakkan code snippet ke header area atau, lebih spesifik lagi, di atas tag </head>.
  2. Klik Update File untuk menyimpan perubahan.

Google Tag Manager

Cara lain untuk menambahkan tool web analytics ini ke WordPress adalah dengan Google Tag Manager. Fitur ini memampukan Anda untuk bertindak lebih ‘cepat’. Artinya, Anda bisa mengedit tag untuk melacak konversi, mengecek site analytics, dll.

Tag bisa ditambahkan atau diubah sesuka hati, atau Anda juga bisa menggunakan tag pihak ketiga untuk web dan aplikasi mobile. Bagusnya lagi, script dapat diperbarui atau ditambahkan lebih banyak melalui user interface Tag Manager dan bukannya WordPress.

Google Tag Manager

Setelah sign up, unduh plugin Tag Manager WordPress. Masuk ke dashboard WordPress, pilih Plugins -> Add New -> Cari Google Tag Manager -> Activate.

Tambahkan Google Tag ID ke plugin. Caranya, masuk ke situs Tag Manager dan klik Admin. Di halaman ini, tersedia ID yang diawali dengan GTM. Salin ID tersebut.

Tag Manager

Kembali ke WordPress dan pilih Settings -> Google Tag Manager. Letakkan ID yang sudah disalin sebelumnya ke boks Google Tag Manager ID.

Google Tag Manager WordPress

Apa Itu Google Analytics

Google Analytics adalah salah satu tool web analytics yang paling banyak digunakan. Layanan gratis dari Google ini menampilkan banyak data berharga serta informatif terkait trafik website dan perilaku pengunjung situs. Dari data ini, Anda bisa membuat perencanaan untuk mengembangkan situs.

Jika tertarik belajar tool web analytics ini, Anda bisa mendaftar di Analytics Academy Courses. Kursus ini gratis dan memiliki masing-masing tingkatan untuk beginner, advanced, dan power user.

Mengapa Google Analytics Itu Penting

Tujuan utama pembuatan blog adalah menjaring lebih banyak pengikut dan juga meningkatkan jumlah trafik. Nah, untuk mencapai tujuan ini, Anda bisa mengandalkan Google Analytics.

Berikut empat alasan mengapa Anda harus memasang web analytics ini di WordPress:

  • Memberikan informasi lengkap tentang audiens atau pengunjung situs. Dengan tool ini, Anda bisa tahu siapa saja yang mengunjungi website Anda dan dari mana mereka berasal. Anda juga bisa mengecek apa saja yang mereka lakukan ketika berada di website Anda dan durasi kunjungannya. Dengan mengategorikan audiens, Anda punya gambaran serta rencana yang dikalkulasi dengan baik untuk memperluas jangkauan bisnis.
  • Mengoptimasi strategi pemasaran. Memperoleh insight mengenai segment pasar yang ditargetkan tentu akan mempermudah Anda dalam membuat keputusan. Misalnya, Anda jadi lebih tahu kampanye pemasaran seperti apa yang ingin dilempar ke pasar sehingga hasil yang didapat pun lebih optimal.
  • Mempertahankan kualitas konten. Tool ini memiliki laporan untuk setiap halaman dan link yang menerima lebih banyak klik. Berdasarkan laporan ini, Anda bisa menulis dan membuat konten yang bisa menjawab kebutuhan audiens.
  • Mengidentifikasi waktu paling aktif. Waktu postingan konten menjadi salah satu faktor yang berperan penting dalam memperoleh trafik. Kalau Anda sudah tahu kapan waktu yang paling tepat (di mana pengguna lagi aktif-aktifnya berselancar di internet), Anda bisa menjadwalkan waktu postingan.

Kesimpulan

Google Analytics adalah tool web analytics gratis yang mengumpulkan informasi penting terkait performa web dan target audines. Berdasarkan insight web analytics yang diperoleh, nantinya Anda bisa membuat keputusan yang mampu memperbaiki kualitas website WordPress.

Berikut rangkuman dua cara memasang Google Analytics di WordPress:

  • Menggunakan plugin WordPress Google Analytics – kami merekomendasikan plugin MonsterInsights.
  • Memasangnya secara manual – menambahkan code snippet dan juga tracking code ke file functions.php atau header.php.

Semoga tutorial ini bisa membantu Anda untuk menambahkan tool analytics ke WordPress. Jika ada pertanyaan, silakan tulis di kolom komentar di bawah ini.

Penulis

Author

Ariata C. / @ariata

Ariata suka sekali menulis dan menerjemahkan, dan sekarang ini bekerja sebagai translator di Hostinger Indonesia. Lewat artikel dan tutorial yang diterbitkan di blog Hostinger, Ariata ingin membagikan pengetahuan tentang website, WordPress, dan hal terkait hosting lainnya kepada para pembaca.

Author

Akun Balas

August 30 2017

Setelah saya membaca beberapa artikel di sini paling tidak sedikit banyaknya saya jadi tahu mengenai banyak hal yang berhubungan dengan wordpress. Terimakasih admin artikel anda sangat bermanfaat dan pastinya membantu salam sukses..

    Author

    ariata

    Dibalas pada August 31 2017

    Terima kasih juga. Salam sukses! :)

Author

andy Balas

November 05 2017

saya telah menngunakan cara Pertama menggunakan plugin google analytics dan itu bekerja thanks infonya...

Author

Sri Kuncoro Balas

July 02 2018

Akhirnya ketemu juga... Saya pakai cara kedua... Terima kasih... Sangat bermanfaat...

    Author

    ariata

    Dibalas pada July 04 2018

    Sama-sama, Pak. Senang bisa membantu :)

Author

pengayaan Balas

July 28 2018

terima kasih min, akhirnya bisa dipsang juga tracking id nya berkat tutorial ini

Author

Mandiri Artha Solusi Balas

July 30 2018

Saat saya cek manual kode header.php ternyata sudah ada kode khusus untuk tag pelacakan kemudian saya cek di pengaturan tema, akhirnya ketemu juga form khusus untuk menempatkan kode di atas tag . Terima kasih.

Author

ridlowrites Balas

August 20 2018

terimaksih. artikelnya sangat membantu

Author

nisa al hanbyul Balas

April 07 2019

terimakasih atas artikelnya, sangat membantu sekali

Author

adivaadara Balas

April 10 2019

terima kasih atas informasinya kaka

Author

aizahilya Balas

April 15 2019

terimakasih semoga bermanfaat

Author

Dian Pramono Balas

June 20 2019

itu plugin "Google Analytics Code" nya yang mana non? masa buat artikel linknya tidak disertakan, jadikan pembacanya bingung plugin yang mana yang digunakan di dalam tutorial ini, karena plugin Google Analytics code itu BUANYAK BANGET non :)

    Author

    Ariata C.

    Dibalas pada June 20 2019

    Selamat siang, Sudah kami update perihal link pluginnya, Pak. Terima kasih atas pemberitahuannya :)

Ketik balasan

Komentar*

Nama*

Email*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jadilah bagian dari Hostinger!