access_time
hourglass_empty
person_outline

6 Langkah untuk Memulai Bisnis Fashion Online Sendiri

Ingin seperti rekan Anda atau orang lain yang berhasil mendirikan butik sendiri? Dengan adanya internet, kini Anda bisa membangun bisnis fashion online tanpa perlu menyewa toko fisik terlebih dulu. Anda bisa berjualan berbagai produk fashion di internet, misalnya perhiasan atau pakaian. Melalui artikel ini, kami akan memberikan informasi mengenai cara memulai toko butik online dalam 6 langkah mudah.

1. Buat Perencanaan Bisnis

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat perencanaan bisnis. Dengan adanya perencanaan tersebut, Anda bisa lebih mudah dalam mengelola dan menjalankan butik online. Rencana bisnis (business plan) juga sangat penting bagi Anda yang berencana untuk meminjam sejumlah dana dari bank dan/atau investor.

Pada dasarnya, sebuah rencana harus memuat deskripsi bisnis, tujuan bisnis, dan cara atau langkah untuk mewujudkan bisnis tersebut.  Tak hanya itu, rencana yang baik juga harus menyertakan pengoperasian bisnis, seperti produksi, distribusi, marketing, dan lain-lain.

Sebagai pemilik toko butik online, ada beberapa elemen penting yang harus Anda ketahui dan tambahkan ke dalam rencana bisnis:

1.1 Menentukan Brand Butik Online

Dengan melakukan branding pada butik, Anda bisa lebih mudah dalam menjalankan bisnis fashion online – mulai dari menentukan target audience, produk yang hendak dijual, hingga cara pemasaran.

Untuk menentukan brand butik, mulailah dengan menetapkan target pasar. Jika ini adalah bisnis online Anda yang pertama, maka kami sarankan untuk fokus pada area atau wilayah tertentu terlebih dulu sebelum berniat untuk mengekspansi bisnis lebih jauh. Dengan berfokus pada audience dalam lingkup kecil, Anda dapat memaksimalkan strategi bisnis dan pemasaran dengan lebih baik.

Buatlah daftar karateristik atau ciri-ciri yang dimiliki oleh target pasar Anda, misalnya dimulai dari:

  • Lokasi
  • Pekerjaan
  • Jenis kelamin (gender)
  • Rentang umur
  • Pendapatan

Setelah itu, lakukan riset yang lebih mendalam untuk mencari tahu mana saja dan siapa saja yang sesuai dengan karakteristik yang diharapkan. Ada banyak aspek yang bisa Anda jadikan landasan saat melakukan riset, misalnya alasan atau motivasi seseorang dalam membeli suatu produk, perilaku konsumen, kesukaan atau ketidaksukaan akan suatu produk atau jasa, dan lain sebagainya.

Dari aspek-aspek tersebut dan hasil riset, buatlah customer persona yang adalah representasi fisik dari target pasar dan juga calon konsumen. Customer persona akan berfungsi sebagai panduan untuk membangun brand butik online yang Anda miliki.

Langkah selanjutnya adalah menentukan niche. Fokuslah hanya pada satu lingkup atau bidang saja. Dengan demikian, Anda bisa lebih mudah dalam memahami dan menguasai target pasar dan bisnis yang dijalankan.

Sebagai contoh, jika yang jadi target bisnis fashion online Anda adalah pekerja kantoran pria, maka niche pasarnya adalah pakaian formal atau pakaian kerja khusus pria. Atau Anda bisa mempersempit lingkup tersebut dengan hanya menjual aksesoris tertentu, misalnya dasi atau tas kantor.

Setelah menentukan konsumen yang ditargetkan dan produk yang akan dijual, tindakan berikutnya yang harus diambil adalah membuat nama bisnis. Nama bisnis yang bagus sebaiknya singkat, mudah diingat, dan mudah diucapkan. Dengan begini, nama bisnis Anda akan lebih melekat di ingatan para calon konsumen. Di samping itu, pastikan juga nama bisnis merepresentasikan brand toko butik online Anda.

Pilihlah nama bisnis yang belum digunakan oleh orang lain sehingga dapat didaftarkan sebagai entitas bisnis.

Apabila sudah menemukan nama bisnis yang tepat, mulailah membuat identitas visual bagi brand yang meliputi desain butik, logo, paket mockup, dan lain-lain. Pastikan desain visual yang dirancang terlihat menarik untuk setiap pelanggan.

1.2. Mencari Supplier

Jika Anda tidak memproduksi barang fashion sendiri, maka yang harus dilakukan berikutnya adalah mencari supplier. Supplier akan bertindak sebagai sumber yang menyediakan barang-barang yang hendak Anda jual di toko butik online.Satu hal penting yang harus Anda ingat sembari mencari supplier adalah memastikan produk yang dimiliki sesuai dengan konsep butik online Anda. Jika memungkinkan, mintalah sample atau contoh produk agar Anda bisa mengecek kualitasnya.

Sebagian perusahaan atau bisnis fashion online membeli produk dari wholesale supplier online, seperti Maker’s Row atau Alibaba.

Alibaba

Sedang beberapa bisnis lainnya bekerja sama langsung dengan pabrik atau perusahaan manufaktur, seperti Indie Source atau Ever Shiny. Metode ini memiliki keunggulan tersendiri karena Anda bisa meminta perusahaan manufaktur untuk memproduksi barang-barang sesuai dengan keinginan Anda dan menyediakannya dalam jumlah besar.

Evershiny

Baik dengan membeli melalui wholesale supplier ataupun bekerja sama dengan perusahaan manufaktur, kedua opsi ini membantu Anda dalam menghemat biaya produksi. Akan tetapi, Anda harus menyediakan gudang atau tempat khusus untuk menyimpan produk jualan.

Ada satu metode yang bisa Anda jadikan alternatif jika ingin menekan biaya produksi dan juga tidak perlunya membangun gudang, yaitu dengan menjadi seorang dropshipper. Butik Anda akan berperan sebagai perantara yang menghubungkan supplier dengan konsumen. Meskipun memilih metode dropshipping, Anda bisa mengganti nama brand produk dengan nama brand Anda sendiri. Namun, hal itu tergantung pada kebijakan masing-masing supplier.

Salehoo dan AliDropship merupakan dua supplier besar yang bisa Anda pilih jika ingin memulai bisnis fashion online dengan metode dropshipping.

Salehoo

1.3. Membuat Perencanaan untuk Penyimpanan dan Pengiriman Barang

Jika metode yang dipilih adalah dropshipping, maka Anda tidak perlu memikirkan tempat penyimpanan dan cara pengiriman barang. Semuanya akan ditangani langsung oleh supplier.

Sebagai gantinya, Anda harus jadi ‘garda depan’ bila ada konsumen yang mengeluh tentang kualitas produk yang buruk atau terjadinya masalah saat pengiriman. Menangani pengembalian barang karena satu dan lain hal juga bukanlah perkara mudah. Jadi, Anda harus memastikan semua hal penting seperti ini ke supplier.

Di sisi lain, jika memutuskan untuk bekerja sama dengan wholesaler atau perusahaan manufaktur, maka Anda sendirilah yang harus mengelola pengadaan barang. Meski terdengar sedikit merepotkan, cara ini cukup efektif karena akan lebih mudah bagi Anda untuk melacak pengiriman barang dan juga mengecek kualitasnya. Terlebih lagi, Anda juga bisa berhemat. Bagaimana caranya?

Pertama, Anda bisa menyimpan produk di rumah. Namun sebelum melakukannya, pastikan dulu Anda sudah mengetahui aturan yang berlaku. Beberapa daerah atau wilayah menetapkan regulasi khusus terkait seberapa banyak barang jualan yang bisa disimpan di rumah. Apabila jumlah barang yang disimpan di rumah melebihi kapasitas yang disebutkan dalam aturan, maka mau tak mau Anda harus menyewa gudang atau ruang kosong.

Kedua, mengenai opsi pengiriman. Anda bisa melakukan penghitungan biaya berdasarkan berat produk atau lokasi, atau justru memberlakukan tarif tetap untuk semua tipe produk. Sebelum memutuskan mana opsi yang akan dipakai, lakukanlah riset terlebih dulu.

Pastikan Anda memiliki kebijakan pengembalian barang yang jelas. Tulislah jangka waktu kapan konsumen bisa mengirimkan kembali barang yang rusak atau berkualitas tidak baik dan menerima pengembalian dana. Dalam kebijakan tersebut, sertakan pula syarat dan ketentuan suatu barang bisa dikembalikan dan juga prosedur pengirimannya.

Jika Anda sama sekali tidak ingin berurusan dengan pengadaan dan pengiriman barang, maka Anda bisa menggunakan jasa pihak ketiga yang menawarkan layanan penuh (fulfillment service). Mereka akan membantu Anda dalam melakukan penyimpanan, pengiriman, dan pengembalian barang. Tentunya dengan harga yang telah ditetapkan. ShipWire dan ShipBob adalah contoh pihak ketiga yang menawarkan jasa ini. 

ShipBob

2. Mendaftarkan Bisnis Fashion Online

Sebelum membuka butik online secara resmi, Anda harus mengurus dan melengkapi berbagai dokumen terlebih dulu.

Dokumen yang diminta tentu tidak sama antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Oleh karena itu, ada baiknya bila Anda melakukan riset terlebih dulu dan berkonsultasi dengan pihak hukum setempat untuk melengkapi satu per satu dokumen.

Di Indonesia, setiap pelaku usaha kecil wajib untuk mengurus Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) agar bisnis yang dijalankan dilindungi hukum. Selain itu, adanya IUMK akan menghindarkan para pemilik usaha kecil dari pihak atau oknum nakal yang tidak bertanggung jawab. Beberapa kelengkapan dokumen yang harus Anda urus untuk mendapatkan izin ini adalah surat pengantar dari RT atau RW, fotokopi KTP dan dokumen aslinya, fotokopi KK dan dokumen aslinya, serta foto berukuran 4×6 cm.

Terakhir, daftarkan bisnis online Anda ke Direktorat Jenderal Pajak untuk mendapatkan nomor wajib pajak.

3. Buat Website untuk Butik Anda dengan Menggunakan Platform Ecommerce

Walaupun ada banyak cara untuk memperkenalkan bisnis fashion di internet, kami tetap menyarankan Anda untuk membuat website sendiri dengan menggunakan platform eCommerce. Dengan begitu, Anda punya kontrol penuh terhadap proses pembayaran, desain butik online, dan juga pengalaman berbelanja konsumen.

Beberapa platform eCommerce yang umum digunakan adalah WooCommerce, PrestaShop, dan Magento.

Untuk memudahkan Anda dalam memilih platform eCommerce, berikut kami beri deskirpsi singkat mengenai masing-masing tool beserta kelebihan dan kekurangannya.

WooCommerce

Membangun website bisnis fashion online dengan WooCommerce

WooCommerce merupakan plugin WordPress yang dapat mengubah semua jenis website menjadi toko online. Untuk dapat menggunakan plugin ini, Anda harus memiliki website berbasis WordPress yang umumnya dijalankan di web hosting. Itu berarti Anda harus mencari provider hosting yang tepat dan berlangganan salah satu paket web hosting-nya.

Berdasarkan data yang ada di situs Built With, WooCommerce telah menjadi rumah bagi lebih dari 30.000 website. Wajar bila platform ini menjadi platform ecommerce yang paling banyak dipakai hingga saat ini.

Setelah menginstall dan mengaktifkan plugin, Anda bisa langsung memulai membangun butik online. WooCommerce akan memandu Anda langkah demi langkah dan secara otomatis membuatkan halaman web untuk toko butik online Anda. Interface yang dimiliki juga mudah digunakan sehingga Anda bisa mengelola website dengan mulus.

Kelebihan

  • Gratis – sama sekali tidak ada biaya untuk memperoleh plugin ini. WooCommerce telah dilengkapi dengan fitur dasar eCommerce, termasuk proses pembayaran dan store analytics.
  • Banyaknya koleksi ekstensi – WooCommerce memiliki banyak sekali koleksi ekstensi yang bisa Anda atur dan sesuaikan dengan gaya serta konsep butik online. Terdapat juga sejumlah situs pihak ketiga yang menawarkan ekstensi premium.
  • Hadir dalam bentuk aplikasi mobile – Anda bisa mengelola toko online dari mana saja ketika Anda sedang tidak berada di depan komputer atau laptop.

Kekurangan

  • Tidak ada bantuan live chat – jika ada pertanyaan atau masalah mendesak dan Anda membutuhkan bantuan saat ini juga dari pihak WooCommerce, Anda hanya bisa menghubungi mereka melalui email. Untungnya, ada panduan resmi WooCommerce dan juga artikel serta tutorial di internet yang bisa Anda andalkan untuk mencari solusi dan jawabannya.

Akhir kata, karena kemudahannya, WooCommerce adalah pilihan yang tepat bagi para pemula yang belum terlalu paham manajemen website dan toko online. Hanya saja, karena ketidaktersediaan live chat, Anda harus siap untuk menyelesaikan masalah atau kendala sendiri.

PrestaShop

Membuat website toko butik online dengan PrestaShop

PrestaShop adalah platform yang dirancang secara khusus untuk toko online. Karena sifatnya yang open-source, Anda dapat mengunduh dan menginstallnya langsung di web hosting tanpa harus membayar sepeser pun.

PrestaShop dilengkapi dengan fungsi dasar eCommerce, seperti kustomisasi elemen website toko online, pengelolaan pesanan, dan penanganan pertanyaan konsumen. Platform ini memungkinkan Anda untuk memberlakukan diskon saat seorang konsumen memilih checkout.

Jika merasa perlu untuk menambahkan ekstensi, Anda bisa menemukannya di marketplace PrestaShop.

Kelebihan 

  • Fitur lokalisasi – ubah pengaturan toko online sehingga dapat diakses oleh pengunjung dari berbagai negara. Anda juga bisa memasang terjemahan, berbagai jenis mata uang, dan aturan pajak daerah atau negara.
  • Fungsi SEO bawaan – ubah dan atur meta tag produk agar lebih mudah muncul di hasil pencarian search engine.
  • Analytics yang komprehensif dan lengkap – menu Stats mencakup berbagai aspek toko online, mulai dari produk terlaris, newsletter pendaftaran, hingga sumber trafik.

Kekurangan 

  • Paket untuk bantuan premium – jika Anda membutuhkan bantuan yang cepat dan sesegera mungkin, maka Anda harus membeli paket bantuan premium yang mereka tawarkan.
  • Harga ekstensi yang mahal – hanya tersedia sedikit module dan tema yang gratis.

Sama seperti WooCommerce, PrestaShop juga merupakan platform eCommerce yang powerful. Hanya saja, tool ini mungkin bukan pilihan yang tepat bila Anda sangat mempertimbangkan bujet.

Magento

Membuat web butik online dengan Magento

Meskipun umumnya digunakan oleh perusahaan dan bisnis besar, bukan berarti Magento tidak bisa dipakai oleh usaha kecil dan menengah. 

Ada dua versi Magento – Open Source dan Commerce. Versi pertama, Open Source, dapat diunduh dan diinstall gratis di web hosting Anda. Sementara itu, versi kedua, Commerce, merupakan paket premium. Kedua paket ini menggunakan software yang sama.

Walaupun versi Commerce punya lebih banyak fitur, versi Open Source sedikit lebih powerful. Jika memilih versi Open Source, Anda bisa membuat toko online yang teroptimasi perangkat mobile yang dilengkapi dengan fitur pembayaran dan checkout terintegrasi. Tak hanya itu, versi ini juga menawarkan beragam fungsi untuk menjual produk kepada konsumen yang berasal dari luar negeri.

Kelebihan

  • Dapat dikustomisasikan – software Magento menawarkan berbagai opsi pengaturan untuk mengonfigurasikan situs eCommerce, mulai dari metode pengiriman, penghitungan pajak, hingga manajemen katalog produk.
  • Memiliki banyak ekstensi – Magento memiliki lebih dari 5000 koleksi esktensi di aplikasi marketplacenya sehingga Anda bisa jadi lebih mudah untuk mengembangkan bisnis fashion online yang dimiliki.
  • Fitur pencarian bawaan – gunakan fitur ElasticSearch untuk membuat kolom pencarian dan menempatkannya di toko online. Dengan adanya kolom ini, konsumen bisa lebih mudah mencari barang yang diinginkan.

Kekurangan

  • Bukan platform yang ramah bagi user pemula – jika dibandingkan dengan dua platform sebelumnya, Magento lebih sulit untuk dipelajari dan dikelola. Bahkan fitur yang dikhususkan bagi user pemula pun, seperti Page Builder, hanya terbatas di versi Commerce.

Kesimpulannya, Magento merupakan platform yang tepat untuk membuat baik toko butik online kecil maupun besar. Hanya saja, untuk menggunakannya dan mengelolanya, Anda harus menyewa jasa web developer.

Atau Anda perlu meuangkan waktu untuk belajar coding. Anda bisa mengandalkan knowledge base dan forum bantuan Magento untuk mengetahui berbagai hal tentang coding. Meski akan susah di awal, toh Anda akan menikmati hasil akhir terbaik berupa toko online yang berkembang dan menjadi lebih besar.

Pastikan untuk memilih platform eCommerce sesuai dengan prioritas dan kebutuhan Anda. Apabila Anda mencari tool yang menawarkan harga terjangkau dan juga user-friendly, maka WooCommerce adalah pilihan terbaik. Magento, di sisi lain, merupakan opsi terbaik jika Anda menginginkan platform yang andal untuk jangka panjang.

Setelah memastikan mana platform yang akan digunakan, langkah selanjutnya adalah membeli layanan hosting untuk ecommerce. Hostinger menawarkan paket ecommerce hosting yang telah dioptimasi untuk platform WooCommerce, Prestashop, dan Magento.

Jangan lupa untuk membuat nama domain. Nama domain bisa diambil dari nama bisnis, tapi cek ketersediaannya lebih dulu agar bisa didaftarkan.

4. Mengatur Desain Website untuk Butik Online Anda

Cara termudah untuk mendapatkan desain terbaik bagi website Anda adalah dengan menggunakan tema. Perhatikan beberapa hal di bawah ini ketika mencari tema eCommerce:

  • User-friendly – sebaiknya pengunjung mendapatkan kemudahan saat mengakses dan menjelajahi toko online Anda sehingga saat itu juga mereka bisa melakukan transaksi.
  • Responsif – pengguna perangkat mobile ‘menyumbangkan’ setengah bagian dari total trafik di internet. Oleh karena itu, carilah tema yang mobile responsif dan mampu mengakomodasi kebutuhan pengguna seperti mereka.
  • Mencerminkan brand Anda – pilih tema yang desainnya sesuai dan konsisten dengan brand Anda. Atau pilihlah tema yang menawarkan pengaturan tampilan yang dapat dikustomisasikan.

Jika platform yang dipilih adalah WooCommerce, maka Anda bisa mencari temanya di direktori WordPress. Semua tema yang tersedia dapat terintegrasi dengan plugin WooCommerce. Atau Anda juga bisa memanfaatkan koleksi template gratis dan premium.

Tema dan template WooCommerce

Marketplace PrestaShop memiliki sejumlah tema. Pun ada situs, seperti PrestaBrain, yang menyediakan template yang telah dioptimasi untuk platform PrestaShop.

PrestaBrain

Pilihan tema di platform Magento, sayangnya, tidak begitu banyak. Namun jangan putus asa, karena Anda masih bisa mendapatkan koleksi tema di situs, seperti ThemeForest dan TemplateMonster. Situs-situs seperti ini juga punya banyak koleksi template untuk WooCommerce dan PrestaShop.

Tema Magento di TemplateMonster

Setelah menentukan tema, mulailah mengatur dan mengonfigurasikan seluruh desain website. Tambahkan nama dan logo brand di header untuk menandai butik online Anda. Kustomsasikan pula warna, tipografi, layout, elemen halaman situs, dan lain-lain.

5. Atur Website Butik

Di sini kami akan membahas cara mengatur website butik. Untuk contoh platformnya, kami menggunakan WooCommerce. Anda boleh menggunakan platform lain karena kami hanya menjelaskan gambaran umumnya saja.

5.1. Menambahkan Produk

Untuk menambahkan produk, pilih Products -> Add New  di dashboard WordPress. Anda kemudian akan diarahkan ke layar post editor. Di layar ini, Anda bisa memasukkan dan menambahkan nama dan deskripsi produk .

Lihat sisi kanan halaman dan pilih tags dan categories untuk produk. Anda juga bisa menambahkan gambar Produk atau mengupload banyak gambar sekaligus ke galeri Produk agar pengunjung bisa melihat produk tertentu dari berbagai sudut. Pakailah foto atau gambar beresolusi tinggi.

Menambahkan Produk Baru di WooCommerce

Scroll ke bawah dan pilih Product data untuk menambahkan harga, informasi ketersediaan barang, metode pengiriman, atribut, dan lain-lain.

Area Product Data

Untuk deskripsi singkat yang muncul di halaman produk, Anda bisa menambahkannya di box yang telah disediakan.

Deskripsi Singkat Produk

Klik Preview untuk melihat tampilan produk. Jika semuanya sudah sesuai, pilih Publish atau Save Draft jika Anda masih belum ingin memperkenalkannya ke publik.

5.2. Mengonfigurasikan Halaman Produk

Halaman produk merupakan tempat di mana semua produk dan barang jualan ditampilkan. Bagaimana cara Anda mengatur dan menjadikannya menarik sangat memengaruhi keinginan dan niat konsumen untuk mengeksplorasi situs Anda lebih jauh.

Berikut kami berikan tutorial singkat tentang cara setup atau mengatur halaman produk di WooCommerce.

Setelah melewati langkah-langkah Setup Wizard WooCommerce, Anda akan mendapatkan halaman Produk yang dibuatkan oleh plugin ini. Halaman ini disebut Shop. Namun, jika Anda tidak menggunakan Setup Wizard, maka lakukanlah langkah-langkah di bawah ini:

  1. Masuk ke dashboard dan pilih Pages -> Add New.
  2. Buat nama untuk halaman produk di bar Title. Anda bisa menggunakan nama ‘Produk’, Shop’, ‘Store’, atau nama lain yang serupa.
  3. Klik Publish.
  4. Lihat menu di sisi kiri, pilih WooCommerce -> Settings dan klik tab Produts.
  5. Pada kolom Shop page, pilih halaman produk yang baru saja Anda buat.

Buat Halaman Shop di WooCommerce

  1. Klik Save Changes.

Untuk mengedit halaman produk, klik Appearance -> Customize di dashboard. Pilih opsi WooCommerce yang ada di menu bar sebelah kiri dan klik Product Catalogue.

Halaman Produk

Di halaman katalog, Anda bisa memilih untuk menampilkan produk atau kategori, mengkustomisasikan penyortiran produk, dan menentukan seberapa banyak produk yang akan diperlihatkan dalam satu halaman.

Kembali ke menu sebelumnya dan pilih Product Images. Pilih rasio gambar produk.

Gambar produk

Jangan hanya sekadar mengatur dan mengkustomisasikan gambar. Buatlah gambar produk semakin menonjol dengan memerhatikan tips-tips berikut ini:

  • Rapi dan ‘bersih’ – kunci dari halaman produk yang atraktif dan menarik adalah tidak menampilkan terlalu banyak produk. Cara ini juga akan mengurangi ketidaknyamanan pengunjung saat melihat-lihat butik online Anda.
  • Deskriptif – ketika membuat nama dan menambahkan informasi, pastikan detail yang diberikan memudahkan pengunjung dan pembeli dalam mengetahui produk yang Anda jual serta fungsinya.
  • Menggunakan ekstensi – sebagai contoh, add-ons seperti Quick View memudahkan pembeli untuk melihat tampilan atau isi produk tanpa harus meninggalkan halaman produk.

5.3. Mengatur Proses Pembayaran

Menjalankan bisnis fashion online berarti Anda membutuhkan metode pembayaran yang aman agar proses pembayaran dari konsumen dapat berlangsung dengan lancar.

Metode pembayaran yang paling banyak digunakan saat ini adalah PayPal. Dengan metode ini, tak hanya pembeli dari dalam negeri, mereka yang berasal dari luar negeri dan tertarik dengan barang Anda juga akan bisa bertransaksi dengan lebih mudah. Selain PayPal, Anda juga bisa menambahkan opsi pembayaran lain, seperti dengan kartu kredit.

Pembayaran dengan PayPal

Apa pun metode pembayaran yang dipilih, baik PayPal maupun kartu kredit, akan ada sejumlah rasio atau persentase dan juga biaya tetap yang harus dibayarkan. Nominanya tergantung pada daerah atau wilayah di mana Anda tinggal. Untungnya, tidak ada biaya bulanan yang jadi kewajiban sehingga hal ini akan jadi kabar baik bagi Anda yang baru saja memulai bisnis.

Opsi pembayaran lainnya adalah Stripe. Metode ini mendukung berbagai jenis mata uang dan juga dompet digital, seperti Apple Pay dan Google Pay. Stripe juga punya banyak tool yang bisa Anda atur untuk kelancaran proses pembayaran. Hanya saja, untuk mengoperasikan metode ini, Anda setidaknya harus punya pengetahuan dan kemampuan teknis.

Metode pembayaran dengan Stripe

Stripe menawarkan dua paket berlangganan – Integrated dan Customized. Untuk paket Integrated, Anda akan dibebankan persentase sebesar 2.9% dan juga biaya 30 sen per pembayaran. Ada juga biaya tambahan untuk pembayaran internasional dan fitur lainnya. Jika Anda ingin mengatur sendiri desain dan sistem pembayarannya, maka pilih paket Customized.

Di WooCommerce, Anda bisa langsung mengaktifkan PayPal. Pilih WooCommerce -> Settings di dashboard dan klik tab Payments. Nyalakan atau aktifkan PayPal di tombol opsi Enabled.

Mengaktifkan PayPal di WooCommerce

Untuk mengonfigurasikan pengaturan pembayaran, klik Manage. Masukkan Title Description dan email PayPal. Lakukan pengaturan pada Advanced Options di bawah ini jika perlu. Klik Save changes jika sudah selesai mengatur semuanya.

Mengatur PayPal

Jika ingin menggunakan Stripe di WooCommerce, Anda harus menginstall ekstensi. Setelah ekstensi dipasang, atur yang diperlukan dengan terlebih dulu masuk ke tab Payments di WooCommerce -> Settings.

Sebelum mengonlinekan butik di internet, jalankan sejumlah tes terlebih dulu untuk melihat tampilan website. Proofread atau cek kembali teks dan kontennya, periksa apakah ada error, dan lain sebagainya.

6. Mempromosikan Toko Butik Online

Ada banyak cara untuk memperkenalkan dan mempromosikan butik Anda. Dua di antaranya adalah melalui media sosial dan iklan berbayar.

Media Sosial

Media sosial berperan besar dalam pengembangan marketing di industri fashion. Oleh karena itu, banyak orang yang memanfaatkan kelebihan platform ini untuk memperkenalkan bisnisnya.

Membuat Konten Media Sosial

Berikut beberapa cara promosi di media sosial:

  • Memposting foto produk
  • Menampilkan ulasan atau review produk dari konsumen
  • Repost atau memposting kembali foto konsumen yang sedang memakai produk Anda
  • Menyertakan hashtag yang relevan dan sedang trending untuk mendapatkan lebih banyak exposure.
  • Memuat foto di balik layar

Agar konten promosi di media sosial berhasil dikampanyekan, maka Anda butuh perencanaan yang matang. Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan:

  • Pilih platform yang tepat – karena Anda akan terjun di industri fashion, maka pilihlah media sosial yang memiliki elemen visual menarik, seperti Instagram, Pinterest, dan Facebook.
  • Buat akun bisnis – dengan membuat akun bisnis, Anda akan memperoleh berbagai fitur penting untuk mengiklankan produk dan menjangkau lebih banyak konsumen.
  • Atur jadwal posting konten sesuai dengan perilaku konsumen yang ditargetkan – gunakan tool analytics yang disediakan platform untuk mengetahui waktu konsumen paling aktif berinternet.
  • Buat profil feed yang menarik – misalnya, Anda bisa mendesain feed Instagram sesuai warna, seperti yang dicontohkan oleh akun Oak + Fort.

Instagram Oak + Fort

  • Buat konten yang menarik dan engaging – Anda bisa menambahkan caption yang lucu, membuat polling, mengadakan giveaway, dan masih banyak lagi. Anda juga dapat memposting konten yang memotivasi dan menggugah seperti yang dibuat oleh Nike:

Contoh konten Nike yang menarik

 

Bekerja Sama dengan Influencer

Biasanya influencer memiliki follower setia yang jumlahnya sangat banyak. Bekerja sama dengan influencer akan memungkinkan produk Anda untuk dikenal oleh lebih banyak orang. Selain itu, jika influencer melakukan promosi dengan baik, Anda akan mendapatkan keuntungan yang cukup menggiurkan. Berdasarkan data global yang dimiliki oleh Influencer Marketing Hub, suatu bisnis akan memperoleh pemasukan sekitar 5 US Dollar untuk setiap 1 US Dollar yang dibayarkan ke influencer.

Karena ini pertama kalinya Anda bekerja sama dengan influencer, Anda bisa menawarkan produk gratis atau kode diskon sebagai ‘upah’ telah memperkenalkan produk dan brand Anda.

Berikut beberapa tips dari kami jika Anda ingin menggunakan jasa influencer:

  • Cari influencer yang gaya dan personanya sesuai dengan bisnis fashion online Anda – mereka akan memberi ulasan atau review yang positif dan juga memperkenalkan bahkan merekomendasikan brand Anda.
  • Bekerja sama dengan micro-influenceruntuk saat ini, micro-influencer mungkin belum memiliki follower yang banyak. Namun, influencer seperti ini memiliki tingkat audience engagement yang tinggi dan ke depannya mampu membawa lebih banyak konversi.
  • Membuat program brand ambassador – dengan adanya program ini, kerja sama antara Anda dan influencer akan bertahan lebih lama dan berlaku jangka panjang. Mereka juga bisa mempromosikan brand Anda kapan pun tanpa adanya batasan.

Iklan Berbayar

Bagi yang baru saja terjun ke bisnis online, menggunakan iklan online untuk mempromosikan barang dagangan bukanlah hal yang mudah. Namun, jika Anda meluangkan waktu untuk mempelajari strategi ini, maka Anda akan menuai hasil yang menguntungkan, yakni brand dan produk Anda dapat dikenal dengan baik oleh masyarakat luas.

Google Ads adalah platform periklanan online yang sudah banyak dipakai. Untuk menggunakannya, Anda harus membeli ad space (ruang iklan) untuk kata kunci tertentu yang ada di halaman hasil pencarian search engine terlebih dulu. Ruang iklan ini nantinya akan ditempatkan di bagian atas hasil pencarian organik.

Anda bisa mengatur iklannya agar mengarahkan pengunjung ke website utama atau landing page.

Setelah itu, tetapkan jumlah penawaran di ad auction yang akan jadi patokan apakah iklan online Anda akan ditampilkan atau tidak.

Selain jumlah penawaran, relevan atau tidaknya iklan dengan kata kunci dan juga informasi tambahan yang dimiliki memberi pengaruh yang cukup kuat apakah iklan Anda akan ‘menang’ di ad auction atau tidak.

Platform media sosial, seperti Facebook dan Instagram, memainkan peran yang cukup penting di industri iklan online. Platform ini memiliki tool Audience Insights yang akan menampilkan informasi tentang demografis target pasar dan juga menempatkan iklan yang Anda buat di feed user media sosial yang sesuai dengan jumlah penawaran yang dimasukkan. 

Info Tambahan: Tips Mengelola Butik Online

Mengelola butik online harus dilakukan secara berkesinambungan dan terus-menerus. Berikut beberapa tips untuk mengelola butik online:

Amankan Website Anda dengan Memasang Sertifikat SSL

Tidak dilakukannya tindakan pencegahan yang tepat akan menempatkan bisnis fashion online Anda pada risiko terkena ancaman kejahatan online alias cyberattack. Tak hanya mendapatkan akses untuk masuk ke website, tapi para hacker tersebut juga bisa mencuri data sensitif milik pelanggan Anda, termasuk informasi pembayaran.

Karena itulah, pengamanan website menjadi hal yang sangat krusial. Ada beberapa cara atau metode sederhana untuk melindungi website Anda, seperti dengan menggunakan sertifikat SSL.

SSL, yang merupakan akronim dari Secure Sockets Layer, menggunakan protokol HTTPS untuk mengenkripsi data yang ditransfer antara website Anda dan browser si pengunjung. SSL juga akan menginformasikan browser bahwa website Anda aman ‘resmi dan sah’ untuk bisa dijelajahi oleh para pengunjung internet tanpa takut risiko keamanan.

Website yang memasang SSL akan ditandai dengan ikon gembok sebelum atau di depan URL website pada kolom alamat situs (address bar). Jika ikon diklik, akan muncul deskripsi singkat yang mengatakan Connection is secure (koneksi aman).

Kelebihan lain menggunakan sertifikat SSL adalah peringkat situs Anda di Google akan naik karena search engine ini memprioritaskan website yang mengaktifkan SSL.

Hostinger menawarkan paket hosting terbaik untuk situs eCommerce yang telah dilengkapi dengan sertifikat SSL gratis. Toko butik online Anda akan terus aman sejak pertama kali dirilis.

Menggunakan Web Analytics

Web analytic merupakan tool untuk melihat dan mengecek performa butik online Anda secara keseluruhan. Tool ini akan menginformasikan mana strategi yang berhasil di pasar dan mana yang tidak. Berdasarkan informasi ini, Anda dapat mengoptimasi situs untuk meningkatkan penjualan.

Google Analytics adalah satu dari sekian web analytics dan sudah banyak dipakai orang. Selain gratis, tool ini juga cukup powerful dan solid karena mampu menampilkan berbagai data tentang pengunjung, mulai dari sumber trafik, jumlah kunjungan, hingga bounce rate.

Google Analytics

Untuk menggunakan Google Analytics, Anda harus membuat akun Google terlebih dulu dan menambahkan website Anda sebagai property. Setelah semuanya sudah di-setup, tool akan menampilkan Tracking ID yang harus Anda tambahkan ke tag <head> di kode website untuk menghubungkan toko butik online dengan aplikasi ini. 

Silakan cek tutorial ini jika platform yang Anda gunakan adalah WordPress.

Manajemen Konsumen

Cara paling penting untuk membuat konsumen dan pelanggan tetap kembali dan melakukan pembelian di situs Anda adalah dengan menawarkan layanan terbaik. Jika seorang pembeli mendapatkan pelayanan yang memuaskan, maka ia akan membagikan pengalaman positif tersebut di internet, entah melalui blog atau platform media sosial lainnya. Secara tidak langsung, pengalaman yang dimiikinya akan menarik calon pembeli lain.

Berikut beberapa tips untuk meningkatkan kualitas pelayanan:

  • Bertindak cepat dan responsif riset menunjukkan bahwa tanggapan yang diberikan secara cepat dan tepat adalah aspek penting untuk membangun pengalaman konsumen yang lebih baik lagi. Nyalakan notifikasi di semua kanal online (website, email, media sosial) yang terhubung dengan butik agar Anda mendapatkan pemberitahuan setiap kali ada konsumen yang menghubungi Anda.
  • Menawarkan promosi – misalnya dengan ongkos kirim gratis atau kode diskon.
  • Mendesain kemasan pengiriman yang lebih personal – buatlah kemasan pengiriman yang merepresentasikan brand Anda. Dengan begini, selain brand Anda yang akan terus diingat, konsumen pun merasa ‘diistimewakan’.

Kesimpulan

Berkat adanya internet, membangun bisnis fashion online sendiri kini tak selalu harus membutuhkan tempat fisik (retail space). Hal tersebut juga tak lepas dari layanan online, seperti web hosting dan platform ecommerce, yang memungkinkan siapapun untuk membuat bisnis dengan mudah dan lancar.

Di artikel ini, kami telah membahas 6 cara mudah untuk mendirikan toko butik online, yaitu:

  1. Buat Perencanaan Bisnis
  2. Mendaftarkan Bisnis Fashion Online
  3. Buat Website untuk Butik Anda dengan Menggunakan Platform Ecommerce
  4. Mengatur Desain Website untuk Butik Online Anda
  5. Atur Website Butik
  6. Mempromosikan Toko Butik Online Anda

Ingatlah, keberhasilan butik online Anda ditentukan dari bisa tidaknya Anda memberikan pengalaman berbelanja terbaik dan memuaskan. Tunggu apa lagi? Awali kesuksesan bisnis fashion online Anda bersama Hostinger. Semoga sukses!

Penulis

Author

Ariata C. / @ariata

Ariata suka sekali menulis dan menerjemahkan, dan sekarang ini bekerja sebagai translator di Hostinger Indonesia. Lewat artikel dan tutorial yang diterbitkan di blog Hostinger, Ariata ingin membagikan pengetahuan tentang website, WordPress, dan hal terkait hosting lainnya kepada para pembaca.

Tutorial terkait

Ketik balasan

Komentar*

Nama*

Email*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jadilah bagian dari Hostinger!