Website

Mencari CMS yang Mudah Digunakan? Ini 15 Alternatif WordPress Terbaik 2018

Mencari CMS yang Mudah Digunakan? Ini 15 Alternatif WordPress Terbaik 2018

Sejauh ini, WordPress merupakan sistem manajemen konten yang paling banyak digunakan untuk membuat blog maupun website. Namun, jika Anda tidak begitu menyukai software antarmuka, atau tidak suka apabila harus mengunduh plugin hanya untuk mengunduh plugin untuk memaksimalkan platform CMS ini, maka Anda bisa mencari sistem manajemen konten lain yang sesuai kebutuhan Anda. Untungnya, ada banyak alternatif WordPress yang berkualitas dan dapat Anda pilih.

Di artikel ini, kami akan membahas 15 platform alternatif WordPress dari segi kelebihan, tipe situs yang cocok untuk alternatif WordPress, dan harga. Di artikel ini, kami harap Anda sudah bisa menentukan pilihan alternatif WordPress yang sesuai dan tepat.

1. Joomla!

Joomla

Joomla merupakan sistem manajemen konten yang berkualitas dan open source. CMS ini menghadirkan interface yang sangat fleksibel, sistem menu-building yang intuitif, dan banyak sekali tool Search Engine Optimisation yang powerful. Anda pun bisa mengembangkan fungsionalitas dari situs Joomla dengan bermacam-macam ekstensi, yang cara kerjanya hampir sama dengan plugin WordPress.

Joomlah adalah salah satu alternatif WordPress yang paling banyak digunakan, dan alasannya sendiri sudah sangat jelas. Platform ini memberikan keleluasaan bagi Anda untuk mengontrol alur kerja konten dan layout template, menunjukkan tampilan situs Joomla yang hampir sama dengan tema WordPress. Fitur populer lain yang ditawarkan Joomla adalah built-in Access Control List (ACL). Fitur ini memudahkan administrasi sistus dan pemberian akses kontributor.

Keunggulan Joomla:

  • Menyertakan framework application-building PHP.
  • Menawarkan fitur manajemen cache built-in yang dapat meningkatkan kecepatan dan performa situs Joomla.
  • Memiliki 15 tipe custom field, sehingga Anda bisa dengan cepat membuat konten tertentu pada situs.
  • Menyediakan core security yang sangat ketat.

Harga:

Sistem manajemen konten ini bisa Anda dapatkan secara cuma-cuma meskipun ada beberapa ekstensi premium yang harus dibeli.

Kesimpulan:

Joomla merupakan CMS yang tepat bilamana Anda hendak membuat situs dengan skala besar atau kompleks tanpa harus melakukan coding. Platform default ini sedikit lebih unggul dibandingkan WordPress dalam hal administrasi dan pengembangan group. Sebagai contoh, terdapat fitur messenger yang dedicated untuk mengembangkan kolaborasi.

2. Ghost

Logo CMS Ghost

Ghost merupakan CMS open source lainnya yang paling banyak digunakan. Sistem manajemen konten ini lebih banyak digunakan untuk membuat blog atau publikasi online yang menarik dan stylish (dibandingkan dengan website kompleks).  Ghost dilengkapi dengan fitur serba guna untuk mengatur layout halaman, menjadwalkan post, memasukkan kode analytics, dan masih banyak lagi – semuanya dari satu software antarmuka yang efisien. Ghost juga memudahkan Anda untuk mengoptimalkan dan memproduksi konten di berbagai channel distribusi (memaksimalkan jumlah pengunjung situs).

Kelebihan lain yang ditawarkan Ghost adalah platform ini benar-benar ditujukan untuk para developer. Selain memberikan Anda kesempatan untuk mengontrol integrasi API dan pengembangan tema, Ghost juga menyediakan sistem backup konten (sehingga Anda tidak perlu khawatir jika konten hilang karena website rusak atau tidak bisa diakses).

Keunggulan Ghost:

  • Menyertakan manajemen subscription dan fitur integrasi RSS feed.
  • Menggunakan Markdwon, teks plain tingkat lanjut dengan format syntax yang mengubah konten ke HTML terstruktur.
  • Menawarkan tool administrasi yang mudah digunakan untuk mengalihkan role dan permission.
  • Menyediakan dukungan terintegrasi AMP, agar waktu loading mobile lebih cepat dan peringkat yang lebih baik di mesin pencarian.

Harga:

Paket di CMS Ghost bervariasi, mulai dari paket Personal (ditujukan untuk satu blog sederhana, seharga $19 atau kira-kira Rp. 267.000) sampai paket Business (yang bisa digunakan untuk membuat sampai 50 website, seharga $199 atau kira-kira Rp. 2.800.000).

Kesimpulan:

Jika Anda mencari software antarmuka yang powerful tapi minimalis untuk membuat konten dan juga tidak ingin membebankan website dengan menginstall berbagai plugin, maka Ghost merupakan alternatif WordPress yang layak untuk diperhitungkan. Ghost juga merupakan platform yang tepat jika ingin membuat blog sederhana tetapi powerful, dengan berbagai fitur SEO built-in.

3. Textpattern

Logo Textpattern

Texpattern merupakan salah satu CMS paling ringan dan alternatif WordPress terbaik. Diprogram dengan bahasa template berbasis tag yang simpel tapi canggih, Textpattern menawarkan berbagai cara untuk menyusun konten Anda. Software antarmukanya bahkan mudah digunakan oleh pemula, dan selain itu, platformnya didukung dengan panduan dan tutorial yang lengkap.

Sama seperti WordPress, Textpattern dapat dengan mudah dikelola melalui penggunaan plugin yang diupdate secara teratur oleh kontributor. Tersedia juga berbagai tema front-end dan back-end yang dapat Anda pilih. Semua tema ini bisa dengan mudah dikelola sesuai keinginan dan kebutuhan Anda.

Keunggulan Textpattern:

  • Menyediakan berbagai pilihan modifikasi platform, tema, dan plugin gratis.
  • Menggabungkan manajemen komentar yang efisien dan fitur log visitor.
  • Memiliki fitur subscription yang bisa dikelola, memungkinkan para pengunjung situs untuk menyesuaikan feed konten sesuai kebutuhan mereka.

Harga:

Meskipun menjadi salah satu sistem manajemen konten yang powerful, memiliki panduan dan tutorial yang lengkap, dan menjadi alternatif WordPress yang patut dipertimbangkan, Anda masih bisa mendapatkan Texpattern secara cuma-cuma.

Kesimpulan:

Jika Anda adalah seorang developer yang hendak mencari platform untuk HTML dan CSS coding, atau mungkin Anda adalah seorang blogger yang ingin mengelola situs sederhana daripada antarmuka default WordPress, maka Textpattern merupakan solusi yang tepat. Platform ini juga menjadi solusi terbaik jika Anda mencari CMS yang bisa dipelajari dengan mudah dan cepat karena telah dilengkapi oleh panduan dan tutorial.

4. Tiki Wiki

Logo Tiki Wiki

Tidak seperti alternatif WordPress lainnya, Tiki Wiki tidak terlalu fokus pada ekstensi pihak ketiga dan lebih menitikberatkan pada mantainance seperangkat fitur inti yang canggih. Karena platform ini berfokus pada framework inti yang powerful dan mudah diupdate, Tiki Wiki menjadi opsi terbaik bagi Anda yang ingin membuat proyek kolaboratif atau mendesain website dengan komponen jejaring sosial yang kuat.

Tiki Wiki mudah diinstall, dilengkapi dengan tutorial yang komprehensif, dan didukung oleh salah satu tim open source terbesar di dunia. Platform ini juga sangat aman dan dibuat dengan menggunakan teknologi dasar yang sangat andal (termasuk MySQL dan Bootstrap). Fitur-fitur ini menjadikan Tiki Wiki sebagai sistem manajemen konten terbaik untuk developer web apa pun.

Keunggulan Tiki Wiki:

  • Menggunakan antarmuka single yang canggih untuk membuat berbagai tipe konten (mulai dari halaman wiki dan kalender acara sampai ke polling dan kuis online).
  • Menawarkan sistem tracking database yang mudah, sangat ideal untuk membuat laporan dan mendeteksi bug.
  • Menawarkan sejumlah array untuk mengedit konten serta fitur administratif.
  • Menyertakan manajemen keanggotaan dan fitur fasilitas pembayaran.

Harga:

CMS yang mudah digunakan ini tidak mematok biaya alias Anda bisa mendapatkannya dengan gratis.

Kesimpulan:

Jika Anda mencari platform CMS yang mudah digunakan untuk membuat proyek kolaboratif atau situs pembelajaran, maka Tiki Wiki merupakan pilihan yang tepat. Meskipun CMS ini tidak menawarkan opsi kustomisasi yang fokus pada tampilan website sebanyak yang ditemukan di WordPress, Tiki Wiki mengurangi kemungkinan masalah terkait kompatibilitas plugi.

5. WebsiteBaker

Logo WebsiteBaker

WebsiteBaker merupakan sistem manajemen konten terbaik untuk developer dan designer website. Software antarmukanya yang sederhana memudahkan Anda untuk membuat template layout sendiri menggunakan XHTML, CSS, dan jQuery. Anda juga bisa memanfaatkan editor built-in What You See Is What You Get (WYSIWYG). Editor ini membantu Anda meninjau perubahan coding yang ditampilkan di situs.

Fungsionalitas WebsiteBaker dapat dikelola dan dikembangkan via modul yang bisa Anda unduh. Ada banyak modul untuk menambahkan galeri gambar, formulir subscription, kalender acara, dan lain-lain. Di samping itu, Anda juga akan diberikan opsi untuk mengedit modul yang diunduh menggunakan berbagai tool admin. Bahkan WebsiteBaker menawarkan sejumlah template yang bisa Anda unduh untuk mengelola tampilan situs.

Keunggulan WebsiteBaker:

  • CMS paling ringan sehingga memungkinkan developer untuk membuat local test envrionment yang stabil hanya dengan sekali klik.
  • Menyertakan sistem manajemen file yang canggih untuk memungkinkan Anda dalam melakukan bath-upload file ke situs.
  • Menggabungkan manajemen user yang lebih aman serta sistem administrasi.
  • Menawarkan fitur berbagai bahasa.

Harga:

Meskipun WebsiteBaker tergolong ke dalam sistem manajemen konten gratis, alternatif WordPress ini memberi opsi bagi para user untuk melakukan donasi.

Kesimpulan:

Meskipun tidak memiliki fitur selengkap WordPress, platform default WebsiteBaker unggul dari segi kecepatan. Selain itu, sistem ‘droplet’ revolutionary WordPress – metode untuk menambahkan kode PHP ke area mana pun di situs – menghadirkan opsi yang lebih fleksibel daripada yang ditawarkan oleh platform inti WordPress.

6. Jekyll

Logo Jekyll

Hal paling mendasar yang membedakan Jekyll dengan alternatif WordPress lainnya adalah faktor kemudahan. Platform ini mengganti kebutuhan akan plugin, tema, dan manajemen database dengan basic terminal window interface. Hanya saja, jika Anda belum sepenuhnya menguasai tentang coding, maka Jekyll bukanlah alternatif WordPress yang tepat.

Jekyll merupakan pembuat (generator) situs yang stabil dan memungkinkan Anda untuk membuat konten sebagaimana file teks dapat dimasukkan ke folder. Setelah file dibuat, gunakan Jekyll untuk membuat shell situs dengan memanfaatkan bahasa template Liquid. Jekyll menggabungkan konten dengan shell sehingga situs statis dapat dibuat dan bisa diupload ke semua tipe server.

Keunggulan Jekyll:

  • Menyediakan fitur migrasi blog.
  • Menyertakan berbagai opsi template.
  • Menawarkan panduan yang cepat dan lengkap untuk membantu Anda memahami dasar-dasar platform Jekyll.

Harga:

Alternatif WordPress ini bisa Anda gunakan secara gratis.

Kesimpulan:

Jekyll merupakan platform terbaik untuk membuat situs yang cepat, aman, dan andal tanpa harus menghabiskan waktu dengan mengunduh add-ons dari penyedia pihak ketiga. Akan tetapi, sistem manajemen konten ini tidak seintuitif alternatif WordPress lainnya.

7. CMS Made Simple

Logo CMS Made Simple

CMS serba guna ini memiliki peringkat yang lebih tinggi dibandingkan dengan alternatif WordPress lainnya. Hal ini dikarenakan platform ini menawarkan banyak desain yang bisa dikelola sendiri dan juga framework yang bisa dikembangkan. Dilengkapi dengan sistem template Smarty, CMS Made Simple menjadi CMS yang mudah digunakan oleh para developer. Sistem manajemen konten ini memampukan developer untuk membuat modul sendiri yang bisa diterapkan ke situs apa pun.

Selain software antarmuka drag-and-drop, CMS Made Simple membuat proses pembagian dan administrasi terasa lebih mudah. Hal signifikan yang membedakan CMS Made Simple dari WordPress adalah di dalam template database platform, developer mampu mengontrol tampilan dari layout website (tanpa harus mengunduh dan menginstall plugin).

Keunggulan CMS Made Simple:

  • Menawarkan sejumlah modul dan plugin untuk mengembangkan fungsionalitas.
  • Memungkinkan kustomisasi website via shortcode.
  • Dilengkapi dengan tutorial dan panduan serta mudah digunakan oleh para developer.

Harga:

CMS Made Simple adalah platform gratis.

Kesimpulan:

Jika Anda mencari CMS yang bisa dikembangkan dan fleksibel, maka CMS Made Simple adalah alternatif terbaik. Platform ini menawarkan keunggulan dan kelebihan yang hampir sama dengan WordPress dan selain itu, juga menyediakan lebih banyak tool yang dapat dimanfaatkan developer.

8. Serendipity

Logo Serendipity

Jika Anda mencari CMS yang mudah digunakan untuk membuat blog, maka Serendipity merupakan alternatif WordPress terbaik. Didukung oleh PHP dan bersifat open source, Serendipity menawarkan caching yang dinamis untuk pembuatan dan loading halaman yang lebih cepat, fitur anti-spam yang andal, dan software antarmuka yang user-friendly. Platform ini pun sangat scalable, dan bisa mengakomodasi berbagai blog.

Sama seperti WordPress, fungsionalitas Serendipity dapat dikelola dengan mengunduh dan menginstall sejumlah plugin terkait. Akan tetapi, bedanya dari WordPress, Serendipity memiliki kategori terpisah untuk plugin front-end dan back-end sehingga developer bisa memfilter pencarian plugin yang lebih efektif. Tema pun dikategorikan dengan cara ini.

Keunggulan Serendipity:

  • Menawarkan berbagai varian tema dan plugin.
  • Menyertakan fitur katalog dan tag entry tingkat lanjut.
  • Dapat dikonfigurasikan untuk menggunakan basis single code bagi bermacam-macam blog.

Harga:

Serendipity merupakan sistem manajemen konten alternatif WordPress yang bisa diakses secara gratis.

Kesimpulan:

Jika Anda mencari CMS paling ringan untuk membuat blog dan dilengkapi dengan bantuan yang andal, ruang lingkup fungsionalitas yang luas, dan berbagai ekstensi, maka Serendipity adalah solusi yang sangat tepat.

9. Grav

Logo Grav

Meskipun antarmuka Grav hampir sama dengan WordPress, tetap saja berbeda dalam beberapa hal. Grav memiliki API yang powerful yang dapat memaksimalkan dan menyederhanakan fleksibilitas pengembangan website, misalnya, serta menyertakan sistem caching yang canggih untuk menawarkan performa tertinggi dan berkualitas.

Selain itu, Grav juga memiliki formulir tingkat tinggi sehingga Anda dapat mengonfigurasikan tampilan konten dan membuat custom field untuk semua halaman di situs Anda. Bahkan Grav juga menawarkan editor markdown dan ‘package manager’ yang canggih agar Anda bisa mencari dan mengunduh plugin dengan mudah.

Keunggulan Grav:

  • Menawarkan processing media tingkat lanjut dan kemampuan mengedit gambar.
  • Menawarkan fitur canggih untuk memfilter konten, termasuk fitur untuk membuat sebanyak mungkin taxonomy, tag, dan kategori yang Anda butuhkan.
  • Menawarkan fitur backup dan restoration yang user-friendly dan andal.

Harga:

Grav adalah sistem manajemen konten yang open source dan bisa Anda dapatkan secara gratis.

Kesimpulan:

Grav diklaim sebagai alternatif WordPress yang open-source dan telah mendapatkan sejumlah penghargaan. Jika Anda mencari CMS yang mudah digunakan seperti WordPress tapi berbasis pada flat-file, maka Grav adalah jawabannya.

10. Craft CMS

Logo Craft CMS

Craft CMS merupakan platform open-source yang memiliki fitur lengkap. Selain menawarkan software antarmuka untuk membuat HTML dan API konten, CMS ini memudahkan Anda untuk meninjau semua perubahan yang dilakukan di situs Anda pada real time. Dengan Craft CMS, Anda juga bisa menjalankan da mengelola berbagai situs dari satu instalasi. Pada platform ini, Anda akan memperoleh fitur localization yang telah terinstal untuk situs terjemahan sederhana.

Satu hal yang membuat Craft CMS menjadi salah satu alternatif WordPress terbaik adalah Matrix field type generator. Sistem ini memungkinkan Anda untuk membagi post ke dalam berbagai block (konten yang lebih kecil dan sederhana) sehingga bisa menyajikan tampilan yang rapi dan teratur. Banyak user yang kemudian menyadari bahwa metode ini lebih canggih dibandingkan dengan menambahkan gambar ke basic text editor.

Keunggulan Craft CMS:

  • Menawarkan sistem manajemen aset yang canggih sehingga Anda dapat menyimpan file di cloud dan menguploadnya jika perlu.
  • Menawarkan koleksi plugin untuk mengembangkan fungsionalitas.
  • Menawarkan relationship engine agar Anda dapat menautkan asset, tag, dan kategori secara bersama-sama.

Harga:

Versi gratis dari Craft CMS cocok digunakan untuk membuat situs pribadi yang sederhana, sedangkan versi pro-nya dapat dibeli seharga $299 atau kira-kira Rp. 4.210.000 (dan $59 atau kira-kira Rp. 830.000 per tahun untuk biaya update).

Kesimpulan:

Craft CMS memberikan Anda kesempatan untuk mengelola front-end customization. CMS ini menjadi pilihan terbaik jika Anda mencari software antarmuka yang memudahkan Anda dalam menyusun konten secara konsisten.

11. Statamic

Logo Statamic

Statamic ingin menunjukkan bahwa CMS ini sangat berbeda dari WordPress. Hal yang paling membedakan kedua CMS ini terletak pada penggunaan database. Statamic tidak menggunakan database melainkan local files untuk menyimpan semuanya. Statamic pun dibuat menggunakan Laravel framework PHP cutting-edge sehingga masalah keamanan yang biasa terjadi di WordPress bisa teratasi dengan baik.

Meskipun Statamic dijalankan di server, sistem manajemen konten ini bisa dimanfaatkan untuk membuat proyek kolaborasi. Fungsi control panel memudahkan Anda untuk mengupload dan mengategorikan konten.

Keunggulan Statamic:

  • Menawarkan berbagai variasi fitur add-ons dan opsi tema.
  • Menggabungkan fungsi built-in untuk mengelola form yang unlimited.
  • Menawarkan fitur yang canggih untuk mengedit gambar.

Harga:

Lisensi Statamic dapat dibeli seharga $199 atau kira-kira Rp. 2.800.000 per website. Dalam paket ini, ditawarkan bantuan langsung selama tiga bulan.

Kesimpulan:

Statamic adalah alternatif WordPress terbaik dari segi keamanan dan fleksibilitas. Jika Anda ingin mengamankan files local, maka Statamic layak untuk dipertimbangkan.

12. ExpressionEngine

Antarmuka ExpressionEngine

ExpressionEngine merupakan alternatif WordPress yang tepat bagi developer karena CMS ini menawarkan workflow yang lebih baik untuk situs-situs yang kompleks. Sistem manajemen konten ini memungkinkan Anda untuk membuat tipe konten tertentu dengan banyak channel dan custom content field. Tak ada lagi alasan untuk tidak mengindahkan CMS ini.

Selain itu, ExpressionEngine juga memudahkan Anda dalam mengelola konten di perangkat mobile dan tablet. Platform ini dapat dikembangkan dan juga telah dilengkapi dengan arsitektur untuk mengatasi masalah dan error.

Keunggulan ExpressionEngine:

  • Menawarkan template layout yang dapat dimodifikasi.
  • Menawarkan berbagai tool SEO default.
  • Menawarkan keamanan yang terjamin.
  • Menawarkan fitur community-building dan permission-management yang canggih.

Harga:

CMS ini menawarkan versi gratis tapi dengan fitur terbatas. Jika Anda menginginkan akses penuh, belilah platform ini seharga $299 atau kira-kira Rp. 4. 210.000. Paket add-on dan tambahan support dibeli terpisah.

Kesimpulan:

Jika Anda tidak begitu menyukai berbagai opsi yang ditawarkan WordPress, atau hubungan antara konten, maka Anda bisa memilih ExpressionEngine.

13. Subrion

Antarmuka Subrion

Jika Anda mencari alternatif WordPress yang responsif, dapat dikembangkan serta dimodifikasi, maka Subrion adalah pilihan yang tepat. Tidak seperti WordPress, Subrion telah dilengkapi dengan fitur SEO dan tool debugging. Namun, platform ini memiliki kesamaan dengan WordPress, yakni bersifat gratis dan open-source.

Anda bisa mengelola tampilan dan fungsionalitas situs Subrion via template dan plugin. Di back end, Subrion menawarkan panel administrasi yang intuitif sehingga Anda bisa melacar aktivitas user di real time.

Keunggulan Subrion:

  • Menawarkan berbagai varian field yang dapat dikustomisasi.
  • Menawarkan sistem pembayaran built-in untuk menguangkan website Anda (tidak perlu menginstall plugin).
  • Menawarkan antarmuka drag-and-drop untuk membuat konten.

Harga:

Subrion bisa didapatkan secara cuma-cuma meskipun Anda tetap harus membeli template dan plugin premium.

Kesimpulan:

Subrion adalah platform yang powerful untuk membuat situs aplikasi, blog pribadi dan sederhana, serta website e-learning atau toko online. Jika Anda mencari alternatif yang hampir sama dengan WordPress tapi menawarkan fitur tambahan yang sudah terinstall di dalamnya, maka cobalah untuk setup Subrion.

14. Shopify

Logo Shopify

Shopify merupakan CMS yang mudah digunakan dan ditujukan untuk membuat situs e-commerce. Situs e-commerce dibuat untuk menjual produk di internet. Selain memudahkan Anda untuk mengatur dan mengelola tampilan situs, Shopify juga berperan layaknya Point of Sale (POS). Platform ini juga menggabungkan berbagai aplikasi shipping agar proses order bisa dilakukan secara otomatis.

Apabila Anda tidak suka mengunduh plugin, seperti WooCommerce, untuk membuat toko online, atau Anda hanya ingin menggunakan antarmuka untuk situs ecommerce, maka Shopify adalah pilihan terbaik.

Keunggulan Shopify:

  • Menggabungkan berbagai opsi manajemen cash flow dan payment gateway.
  • Menawarkan katalog yang cukup banyak untuk tool business gratis.
  • Menawarkan bantuan pelanggan 24/7.

Harga:

Paket standard di Shopify, Basic, menawarkan tool yang dibutuhkan untuk membuat toko online dan bisa Anda beli seharga $29 atau kira-kira Rp. 408.000 per bulan. Paket selanjutnya, Shopify, menawarkan fitur tambahan jika Anda ingin mengembangkan website bisnis. Paket ini bisa dibeli dengan harga $79 atau kira-kira Rp. 1. 112.000 per bulan. Paket terakhir, Advanced Shopify, menawarkan opsi fitur tingkat lanjut dan dapat mengakomodasi hingga 15 akun. Paket ini bisa dibeli dengan harga $299 atau kira-kira Rp. 4.210.000.

Kesimpulan:

Shopify merupakan CMS yang tepat untuk mengonlinekan dan mengelola toko online tanpa masalah. Hanya saja, jika dibandingkan dengan WordPress, sistem manajemen konten ini sedikit lebih mahal karena WooCommerce bisa Anda gunakan secara cuma-cuma jika ingin membuat toko online.

15. Drupal

Logo Drupal

Di kalangan developer, Drupal dikenal sebagai CMS yang mudah digunakan dan alternatif WordPress terbaik untuk membuat berbagai situs kompleks dan berskala besar (terlebih bagi developer yang diwajibkan untuk mengelola banyak data klien). Drupal adalah platform yang menawarkan waktu loading lebih cepat, memiliki panduan dan tutorial yang lengkap, aman, dan opsi kustomisasi yang tidak terbatas secara virtual.

Meskipun Drupal tidak disarankan untuk pemula, CMS ini memiliki keunggulan dalam hal mengonlinekan situs di dunia industri. Sebagai contoh, Drupal menawarkan pilihan prepackaged untuk perusahaan nirlaba, sektor kesehatan, pemerintahan, universitas, dan masih banyak lagi.

Keunggulan Drupal:

  • Menawarkan berbagai varian custom field type, modul, template, dan elemen lainnya untuk membuat website.
  • Menggabungkan fitur environment untuk mengembangkan proyek yang canggih.
  • Menawarkan sejumlah tema dan modul untuk pengembangan fungsionalitas.

Harga:

Drupal adalah CMS gratis dan open source.

Kesimpulan:

Mengombinasikan infrastruktur yang kuat dengan banyaknya fleksibilitas, Drupal merupakan pilihan terbaik untuk marketer, developer, dan creative professional. Meskipun learning curve-nya lebih tajam dibandingkan dengan WordPress, Drupal lebih unggul dalam hal performa dan scalability.

Kesimpulan

Memilih CMS yang mudah digunakan utuk website Anda tidak bisa semudah membalikkan telapak tangan, apalagi Anda tidak ingin memanfaatkan kelebihan-kelebihan yang ada di WordPress. Anda harus melakukan riset terkait opsi antarmuka yang berbeda-beda, add-ons dan ekstensi yang ditawarkan, coding capabilities, dan template layout. Untungnya, ada banyak alternatif WordPress yang bisa Anda pilih.

Jika ada pertanyaan tentang alternatif WordPress, atau ingin mengetahui bagaimana Hostinger menyediakan bantuan untuk CMS yang telah Anda pilih, tulislah pada kolom komentar di bawah ini.

Tentang penulis

Ariata C.

Ariata suka sekali menulis dan menerjemahkan, dan sekarang ini bekerja sebagai translator di Hostinger Indonesia. Lewat artikel dan tutorial yang diterbitkan di blog Hostinger, Ariata ingin membagikan pengetahuan tentang website, WordPress, dan hal terkait hosting lainnya kepada para pembaca.

Tambah Komentar

Klik di sini untuk menulis komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Gabung bersama ratusan ribu pelanggan di seluruh dunia

dan dapatkan tutorial baru langsung di email Anda

Please wait...

Abone olduğunuz için teşekkürler!

Dapatkan harga hemat!

Web Hosting Gratis Domain mulai dari

Rp.10.275
/bln