Bagaimana caranya mengatasi Error Internal Server (500)?

Disunting pada:
internal server error server error error internal server internal server 500 internal server error file .htaccess

Ada banyak penyebab mengapa website Anda mengalami Internal Server Error. Dan kasus yang paling banyak terjadi disebabkan karena kesalahan konfigurasi di file .htaccess.

Jika WordPress Anda mengalami 500 Internal Server Error, bacalah tutorial berikut ini.

Meskipun pada umumnya kesalahan ditemukan di script website, error juga bisa teradi karena kesalahan file permissions di script itu sendiri, atau file lain, atau direktori yang digunakan oleh script.

Pastikan bahwa:

  1. Path script sudah diatur dengan benar.
  2. Script di-upload di mode yang benar (ASCII atau Binary - cek readme dari script Anda untuk melihat instruksi khusus. Normalnya, mode yang digunakan adalah ASCII).
  3. Penyebab lainnya adalah permissions (chmod) dari file atau direktori. Permissions yang disarankan adalah 755, atau rwxr-xr-x.

Berikut ini solusi yang bisa Anda gunakan untuk memperbaiki error internal server:

  1. Cek file .htaccess. Mungkin Anda telah menambahkan beberapa konfigurasi tambahan ke file .htaccess (script website pun dapat menerapkan perubahan ini, contohnya plugin yang baru saja diinstall di WordPress kemungkinan akan melakukan perubahan pada file tersebut). Pastikan untuk mengecek kembali konfigurasi .htaccess hingga tak ada error yang ditemukan. Untuk memastikan apakah ada masalah di file .htaccess, hapus atau ubah nama file .htaccess. (PENTING: Backup file .htaccess terlebih dulu jika Anda ingin menghapusnya).
  2. PHP code Timing Out. Jika script PHP Anda membuat koneksi jaringan eksternal, maka timing out bisa terjadi pada koneksi tersebut. Bilamana terlalu banyak koneksi yang dibuat dan terjadi time out, maka akan mengakibatkan internal server error. Untuk mencegah hal ini terjadi, kami sarankan untuk membuat code script PHP yang relevan dengan menggunakan aturan timeout.
  3. Cek Error log. Jika error ini disebabkan oleh PHP, error log apa pun akan di simpan di folder .logsjadi pastikan untuk mengeceknya. Jika log mengandung error, Anda bisa browse solusi yang memungkinkan untuk mengatasi error tersebut.
  4. Cari di Google dengan kata kunci nama script Anda + internal server error. Misalnya, jika internal server error ini terjadi di website WordPress Anda, maka cari dengan kata kunci WordPress internal server error Fix. Bisa jadi pengguna lain telah menemukan solusi karena sudah pernah mengalami masalah seperti ini.

Buatlah seseorang tersenyum hari ini!